HUKRIM
Dihantam Gelombang di Tengah Laut, Nelayan Sabu Raijua yang Hilang Akhirnya Ditemukan Selamat

KUPANG, PENATIMOR – Drama mencekam di Perairan Sabu Besar, Desa Lobohede, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, akhirnya berakhir lega.
Setelah sempat hilang akibat sampan yang ditumpangi terbalik dihantam gelombang tinggi, seorang nelayan bernama Imanuel Lappa Ga (56) berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat, Selasa, 20 Mei 2026 pagi.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah sampan yang digunakan untuk memancing bersama dua rekannya terbalik di tengah laut pada Senin, 19 Mei 2026 malam.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang menerima laporan kejadian tersebut dari BPBD Sabu Raijua pada Selasa pagi pukul 06.30 WITA.
Laporan disampaikan oleh pihak BPBD Sabu Raijua melalui Iskandar yang menjelaskan bahwa sebuah sampan berpenumpang tiga orang mengalami kecelakaan laut saat memancing di Perairan Sabu Besar.
Peristiwa nahas itu bermula sekitar pukul 20.00 WITA ketika ketiga nelayan berangkat melaut menggunakan sampan untuk memancing. Namun sekitar pukul 24.05 WITA, cuaca buruk disertai gelombang tinggi menghantam perahu hingga terbalik.
Dalam insiden tersebut, dua korban lebih dahulu ditemukan. Satu orang selamat, sementara satu lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan Imanuel Lappa Ga sempat dinyatakan hilang dan menjadi target pencarian Tim SAR Gabungan.
Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Sabu Raijua, Pos TNI AL Sabu, dan Polair Sabu sebelum diteruskan ke Kantor SAR Kupang untuk dilakukan operasi pencarian dan pertolongan.
Korban yang sempat hilang diketahui merupakan warga Desa Lobohede, Kabupaten Sabu Raijua.
Pada Selasa pagi pukul 07.00 WITA, On Scene Coordinator (OSC) memimpin briefing bersama seluruh unsur SAR gabungan sebelum pencarian dimulai sesuai rencana operasi yang telah disusun.
Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan dari Kantor SAR Kupang, BPBD Sabu Raijua, Polair, Pos AL Sabu, aparat kepolisian, serta masyarakat setempat.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 10.15 WITA, OSC menerima informasi dari Kapolsek Hawu Mehara bahwa korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada pukul 09.10 WITA dalam keadaan selamat.
Korban selanjutnya dievakuasi menuju Puskesmas Daieko untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut setelah berjam-jam bertahan di laut.
Usai korban ditemukan, OSC langsung melaksanakan debriefing sekaligus menutup Operasi SAR hari pertama (H1) pada pukul 10.20 WITA. (*/bet)











