KOTA KUPANG
Sepakbola Mini RCC Cup 2026 Resmi Dimulai, Hadirkan Persaingan Sengit 64 Tim

KUPANG, PENATIMOR – Denyut sepakbola akar rumput kembali menggema di Kota Kupang. Sorak sorai pemain, gemuruh tepuk tangan penonton, hingga semangat persaudaraan para pemuda mewarnai pembukaan Turnamen Sepakbola Mini RCC (Remaja Champar Crue) Cup Tahun 2026 yang resmi bergulir pada Jumat (16/5/2026).
Bukan sekadar kompetisi biasa, RCC Cup 2026 hadir sebagai panggung persatuan generasi muda lintas wilayah di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, sekaligus menjadi simbol konsistensi pembinaan olahraga masyarakat yang telah bertahan selama 17 tahun tanpa putus sejak pertama kali digelar pada 2009.
Mengusung tema “Mempererat Tali Silaturahmi Antara Pemuda se-Kota Kupang”, dan juga dalam rangka menyongsong Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, turnamen bergengsi ini diikuti sebanyak 64 tim terbaik dari berbagai wilayah di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.
Turnamen akan berlangsung panjang dan penuh persaingan sengit, dimulai sejak 16 Mei hingga 1 Juli 2026, dengan total hadiah puluhan juta rupiah serta trofi bergengsi yang diperebutkan para peserta.
Pembukaan RCC Cup 2026 berlangsung meriah di lapangan turnamen yang dipadati masyarakat dan pecinta sepakbola mini.
Atmosfer penuh semangat terlihat sejak awal kegiatan dimulai, memperlihatkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap turnamen rakyat tersebut.

Turnamen secara resmi dibuka oleh Lurah Naikoten I, Budi Imanuel Izac, S.H., didampingi Ketua Panitia Into Boling dan Ketua RW IX Robert Jella.
Turut hadir dalam pembukaan itu para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta pemerintah RT 23, RT 24, RT 25 dan RW IX Kelurahan Naikoten I yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Lurah Naikoten I Budi Imanuel Izac memberikan apresiasi tinggi kepada panitia RCC Cup yang dinilai berhasil menjaga eksistensi turnamen secara konsisten selama bertahun-tahun.
Menurutnya, di tengah tantangan keterbatasan dan dinamika sosial masyarakat perkotaan, RCC Cup mampu bertahan dan terus berkembang menjadi salah satu turnamen sepakbola mini paling bergengsi dan paling dinanti masyarakat Kota Kupang.
“Terima kasih kepada panitia RCC Cup yang terus konsisten menyelenggarakan turnamen ini dari tahun 2009 hingga sekarang tahun 2026. Ini merupakan turnamen tertua dan paling konsisten dalam penyelenggaraannya,” ujar Budi dalam sambutannya.
Ia menilai keberadaan RCC Cup tidak hanya menjadi ajang olahraga semata, tetapi juga menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk membangun kebersamaan, mempererat hubungan sosial, dan menjauhkan diri dari berbagai pengaruh negatif.
Menurutnya, olahraga memiliki kekuatan besar dalam membangun karakter generasi muda, terutama nilai disiplin, kerja sama, solidaritas dan sportivitas.
Karena itu, seluruh peserta diingatkan agar menjunjung tinggi fair play selama pertandingan berlangsung.
“Setiap pemain harus bermain dengan baik, menunjukkan skill dan kemampuan mengolah bola, menjunjung tinggi sportivitas serta bersama-sama menjaga keamanan selama turnamen berlangsung,” tegasnya.

Budi juga berharap RCC Cup terus dipertahankan dan menjadi agenda rutin tahunan yang mampu melahirkan bibit-bibit pemain potensial dari Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.
Sementara itu, Ketua Panitia RCC Cup 2026, Into Boling, mengatakan turnamen tersebut lahir dari semangat kebersamaan para pemuda yang ingin menghadirkan ruang persaudaraan melalui olahraga sepakbola.
Menurutnya, RCC Cup selama ini bukan hanya tentang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah memperkuat hubungan antar pemuda lintas kampung, lintas komunitas dan lintas wilayah.
Ia menyebutkan antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi dengan keikutsertaan 64 tim yang siap bersaing memperebutkan gelar juara.
“RCC Cup hadir untuk mempererat tali persaudaraan antar pemuda dan menjadi wadah positif bagi generasi muda melalui olahraga sepakbola mini,” ujarnya.
Turnamen ini juga menjadi bagian dari semangat menyongsong Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni.
Nilai persatuan, kebersamaan, gotong royong dan toleransi yang terkandung dalam Pancasila disebut menjadi roh utama dalam penyelenggaraan RCC Cup 2026.
Tidak hanya pemain, masyarakat sekitar juga tampak antusias menyambut pelaksanaan turnamen tersebut. Lapangan pertandingan dipenuhi penonton yang datang memberikan dukungan kepada tim favorit mereka.
Suasana penuh kekeluargaan terlihat begitu kuat sejak acara pembukaan berlangsung, menandakan bahwa RCC Cup telah menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat di wilayah tersebut.
Selama lebih dari satu bulan ke depan, RCC Cup dipastikan akan menyajikan pertandingan-pertandingan sengit dan penuh gengsi.
Setiap tim diprediksi akan tampil habis-habisan demi mengamankan tiket menuju babak final dan membawa pulang hadiah utama serta trofi juara.
Dengan sejarah panjang sejak 2009, RCC Cup kini tidak hanya dikenal sebagai turnamen sepakbola mini biasa, tetapi telah menjelma menjadi simbol persatuan pemuda dan kebanggaan masyarakat Kota Kupang.
Di tengah perkembangan zaman, RCC Cup tetap bertahan sebagai turnamen rakyat yang hidup dari semangat kebersamaan, solidaritas dan kecintaan masyarakat terhadap sepakbola.
Dan tahun 2026 ini, semangat itu kembali menyala lebih besar dari sebelumnya. (ric)






