HUKRIM
Putra NTT Herry Hermanus Horo Dipromosikan jadi Kajati Banten
JAKARTA, PENATIMOR – Kiprah putra Nusa Tenggara Timur (NTT) di jajaran strategis Kejaksaan Republik Indonesia kembali mencuri perhatian.
Herry Hermanus Horo, S.H., salah satu putra terbaik NTT yang telah menorehkan perjalanan panjang di lingkungan Korps Adhyaksa, dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten.
Promosi tersebut menjadi bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.
Herry Hermanus Horo sebelumnya menjabat sebagai Direktur V/Direktur Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM-Intelijen) Kejaksaan Agung RI.
Dalam jabatan barunya sebagai Kajati Banten, Herry Hermanus Horo menggantikan Bernadeta Maria Erna Elastiyani, S.H., M.H., yang mendapat penugasan baru sebagai Inspektur Keuangan III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung RI.
Mutasi dan promosi tersebut tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 831 Tahun 2026 tanggal 22 Juli 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.
Dalam keputusan tersebut, sebanyak 29 pejabat di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia mendapat mutasi dan promosi dalam berbagai jabatan strategis.
Di antara sejumlah nama yang mendapat amanah baru tersebut, promosi Herry Hermanus Horo menjadi Kajati Banten memiliki arti tersendiri bagi masyarakat NTT. Ia merupakan salah satu putra terbaik Nusa Tenggara Timur yang mampu meniti karier panjang hingga menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan Kejaksaan Agung RI.
Perjalanan karier Herry Hermanus Horo di Korps Adhyaksa menunjukkan proses panjang, dedikasi, pengalaman, dan kepercayaan yang terus diberikan kepadanya untuk mengemban berbagai tugas penting.
Pria yang akrab disapa Hery Horo ini bukanlah sosok baru dalam jajaran elite Kejaksaan. Sebelum dipercaya memimpin Kejaksaan Tinggi Banten, ia telah melewati berbagai jenjang penugasan dan menduduki sejumlah jabatan penting, baik di daerah maupun di tingkat Kejaksaan Agung.
Hery Horo pernah dipercaya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Siak Sri Indrapura, Provinsi Riau, pada 2019.
Setahun kemudian, ia mendapat kepercayaan untuk memimpin Kejaksaan Negeri Kota Bogor.
Sebelum menjabat sebagai Kajari Kota Bogor, Hery Horo juga pernah ditugaskan sebagai Kepala Subdirektorat Pendampingan dan Audit Hukum pada Direktorat Pertimbangan Hukum Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAM-Datun) Kejaksaan Agung RI hingga Agustus 2020.
Pengalaman tersebut memperkuat kapasitasnya dalam bidang hukum perdata dan tata usaha negara, khususnya dalam pendampingan hukum, audit hukum, serta pemberian pertimbangan hukum kepada pemerintah dan lembaga negara.
Karier Hery Horo kemudian terus berkembang. Pada 2022, ia dipercaya menduduki jabatan sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Dari posisi tersebut, ia kemudian mendapat promosi sebagai Asisten Umum Jaksa Agung.
Jabatan tersebut menjadi salah satu posisi strategis yang mempertemukannya dengan berbagai agenda penting di lingkungan Kejaksaan Agung. Hery Horo kemudian dipercaya mengemban tugas sebagai Direktur V/Direktur Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI.
Dalam posisi strategis tersebut, Hery Horo aktif memimpin berbagai agenda intelijen penegakan hukum dan program strategis nasional.
Salah satu tugas penting yang diembannya adalah keterlibatan dalam program Penertiban Kawasan Hutan (PKH).
Program tersebut memiliki cakupan strategis dalam rangka mempercepat penyelesaian tata kelola lahan, menertibkan berbagai aktivitas pertambangan dan perkebunan ilegal, serta memulihkan potensi penerimaan dan aset negara.
Dalam pelaksanaan tugas tersebut, Hery Horo juga dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Kelompok Kerja (Pokja) III Penegakan Hukum Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
Kepercayaan tersebut menjadi gambaran besarnya kapasitas dan pengalaman Hery Horo dalam menangani persoalan strategis yang berkaitan dengan penegakan hukum, pengelolaan kawasan hutan, sumber daya alam, pertambangan, perkebunan, hingga pemulihan aset negara.
Sebagai salah satu putra terbaik NTT, perjalanan Herry Hermanus Horo menjadi catatan tersendiri. Ia mampu meniti karier di tengah persaingan birokrasi dan penegakan hukum nasional hingga dipercaya menduduki jabatan strategis di tingkat pusat.
Kiprahnya juga menjadi gambaran bahwa putra-putri NTT memiliki kemampuan untuk berkiprah di berbagai level strategis pemerintahan dan penegakan hukum nasional.
Karier Hery Horo tidak dibangun dalam waktu singkat. Berbagai penugasan yang pernah dijalaninya membentuk pengalaman yang luas, mulai dari memimpin kejaksaan negeri, menangani persoalan hukum perdata dan tata usaha negara, mendukung tugas-tugas strategis Jaksa Agung, hingga memimpin direktorat penting pada bidang intelijen Kejaksaan Agung.
Kini, pengalaman tersebut akan dibawa ke Banten.
Sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo menghadapi tantangan baru dalam memimpin institusi penegak hukum di wilayah yang memiliki dinamika pembangunan, investasi, ekonomi, industri, serta berbagai persoalan hukum yang kompleks.
Promosi tersebut sekaligus menjadi amanah besar bagi Hery Horo untuk terus memperkuat penegakan hukum, meningkatkan profesionalisme jajaran Kejaksaan, serta memastikan institusi Adhyaksa hadir memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat.
Bagi masyarakat NTT, penunjukan Herry Hermanus Horo sebagai Kajati Banten tentu menjadi kebanggaan tersendiri.
Putra NTT yang meniti karier dari berbagai jenjang penugasan tersebut kini dipercaya memimpin salah satu kejaksaan tinggi di Indonesia.
Herry Hermanus Horo merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (FH Unpad) angkatan 1993.
Dengan rekam jejak panjang, pengalaman lintas bidang, serta berbagai amanah strategis yang pernah diemban, Hery Horo kini mendapat kepercayaan baru untuk memimpin Kejaksaan Tinggi Banten.
Sementara itu, Bernadeta Maria Erna Elastiyani yang sebelumnya menjabat sebagai Kajati Banten mendapat penugasan baru sebagai Inspektur Keuangan III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung RI.
Rotasi dan promosi terhadap 29 pejabat tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya penyegaran dan penguatan institusi Kejaksaan Republik Indonesia.
Bagi Nusa Tenggara Timur, promosi Herry Hermanus Horo menjadi Kajati Banten kembali menambah daftar putra terbaik daerah yang dipercaya mengemban amanah penting di tingkat nasional.
Hery Horo membawa pengalaman, integritas, dan perjalanan panjang pengabdian di Korps Adhyaksa untuk menjalankan tugas baru di Provinsi Banten. (bet)