Connect with us

SPORT

Bripda Igor Tong Harumkan Nama Polda NTT, Raih Medali Perunggu pada Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII

Published

on

RAIH PERUNGGU - Bripda Igor Tong didampingi Pelatih Kepala AKP Yance Yauri Kadiaman berpose bersama atlet juara lainnya di podium usai mengamankan medali perunggu bagi kontingen Panji Turangga Polda NTT pada Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup VII.

TANGERANG, PENATIMOR – Di tengah persaingan ketat yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari jajaran TNI dan Polri se-Indonesia, Panji Turangga Polda Nusa Tenggara Timur kembali berkibar di panggung nasional.

Kontingen Taekwondo Polda NTT membuka kiprahnya pada Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup VII dengan torehan prestasi membanggakan setelah Bripda Igor Tong sukses mempersembahkan medali perunggu pada kelas Under 80 kilogram kategori TNI-Polri.

Raihan medali tersebut menjadi bukti bahwa semangat juang, disiplin, dan pembinaan olahraga bela diri yang selama ini dilakukan Polda NTT terus membuahkan hasil.

Prestasi itu sekaligus menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya yang masih akan bertanding untuk mengharumkan nama Polda NTT di ajang bergengsi tingkat nasional tersebut.

Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup VII digelar di Indoor Stadium Tangerang dan diikuti ratusan atlet terbaik dari seluruh Indonesia yang berasal dari institusi TNI dan Polri.

Turnamen tahunan ini menjadi salah satu ajang paling bergengsi dalam kalender olahraga bela diri Polri sekaligus bagian dari rangkaian pembinaan atlet dalam peringatan Hari Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2026.

Pada hari kedua pertandingan, Bripda Igor Tong tampil luar biasa sejak babak penyisihan. Dengan teknik yang matang, mental bertanding yang kuat, serta semangat pantang menyerah, ia mampu melewati setiap laga dengan hasil membanggakan.

Perjalanannya menuju babak semifinal tidaklah mudah. Atlet asal Polda NTT tersebut terlebih dahulu mengalahkan lawannya dari Polda Riau sebelum kembali menunjukkan dominasinya saat menghadapi atlet dari Polda Sulawesi Tenggara.

Kemenangan beruntun itu mengantarkan Bripda Igor Tong melangkah ke babak empat besar sekaligus memastikan satu medali perunggu untuk kontingen Panji Turangga Polda NTT.

Pada laga semifinal, Bripda Igor harus mengakui keunggulan atlet tangguh asal Polda Jawa Barat, Wibawa Ferdiansyah, yang akhirnya melaju ke partai final.

Meski langkahnya terhenti, perjuangan Bripda Igor tetap mendapat apresiasi karena berhasil membawa pulang medali pertama bagi kontingen Polda NTT.

Dalam Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup VII, Polda NTT menurunkan lima atlet terbaik yang terdiri dari dua atlet putra dan tiga atlet putri (Polwan).

Mereka adalah Bripda Igor Tong, Bripda Devitson Latuparisa, Bripda Michela Kamengasa, Bripda Intan Maulana, dan
Bripda Florensia Mori Ate.

Seluruh atlet berada di bawah komando Pelatih Kepala AKP Yance Yauri Kadiaman yang didampingi Pelatih Briptu Paskalis Sabon.

Pada hari pertama pertandingan, dua atlet Polwan Polda NTT, yakni Bripda Intan Maulana dan Bripda Florensia Mori Ate, telah lebih dahulu turun bertanding dan menunjukkan semangat juang yang tinggi meski belum berhasil menembus zona medali.

Sementara itu, perjuangan kontingen Panji Turangga Polda NTT masih berlanjut pada hari ketiga kejuaraan. Dua atlet kembali dijadwalkan tampil dan diharapkan mampu menambah koleksi medali bagi Polda NTT, yakni Bripda Michela Kamengasa di kelas Under 62 kilogram dan Bripda Devitson Latuparisa di kelas Under 68 kilogram.

Pelatih Kepala AKP Yance Yauri Kadiaman menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas dukungan penuh pimpinan Polda NTT terhadap pembinaan atlet.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolda NTT yang selalu memberikan perhatian besar terhadap pembinaan olahraga prestasi di lingkungan Polda NTT. Dukungan tersebut menjadi energi dan motivasi bagi seluruh atlet untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta berjuang mengharumkan nama institusi di tingkat nasional,” ujar AKP Yance.

Menurutnya, keikutsertaan dalam Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup bukan sekadar mengejar medali, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter anggota Polri yang disiplin, tangguh, berintegritas, serta memiliki mental juara.

“Taekwondo merupakan olahraga bela diri yang membentuk fisik, mental, kedisiplinan, dan jiwa sportivitas. Melalui kejuaraan seperti Kapolri Cup, kemampuan atlet terus diasah sehingga mampu melahirkan personel Polri yang profesional sekaligus berprestasi,” katanya.

Ia menambahkan, Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara. Ajang ini menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus mempererat soliditas, persaudaraan, dan sportivitas antarpersonel TNI dan Polri dari seluruh Indonesia.

Dengan raihan satu medali perunggu yang telah dipastikan melalui Bripda Igor Tong serta masih tersisanya dua nomor pertandingan pada hari ketiga, kontingen Panji Turangga Polda NTT optimistis dapat kembali mempersembahkan prestasi terbaik dan mengibarkan nama Nusa Tenggara Timur di podium Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup VII. (bet)

Advertisement


Loading...
error: Content is protected !!