HUKRIM
Kajari Medan Lantik Tiga Pejabat Strategis, Tegaskan Komitmen Integritas dan Pemberantasan Korupsi

MEDAN, PENATIMOR – Mengawali masa kepemimpinannya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan Ridwan Sujana Angsar, S.H., M.H., langsung melakukan langkah strategis dengan melantik tiga pejabat kunci setingkat kepala seksi di lingkungan Kejari Medan.

Pelantikan ini menjadi sinyal kuat penguatan organisasi dan komitmen penegakan hukum yang profesional serta berintegritas.

Pelantikan berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor Kejaksaan Negeri Medan, Senin (9/2/2026) pagi, dan dihadiri jajaran pejabat struktural, pegawai, serta unsur Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD).

Adapun tiga pejabat yang resmi dilantik yakni Valentino Harry Parluhutan Manurung, S.H., M.H. sebagai Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) menggantikan Dapot Dariama, S.H., M.H.

Kemudian, Zulkarnain Harahap, S.H., M.H., sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) menggantikan Deny Marincka Pratama, S.H., M.H., serta Juanda Ronny, S.H., M.H. sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) menggantikan Mochamad Ali Rizza, S.H., M.H.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam acara tersebut, antara lain Kasubbagbin Edi Syahjuri Tarigan, S.H., M.H., Kasi Datun Anthonius Ginting Muthe, S.H., M.H., Kasi Pengelolaan Barang Bukti Erwinta Tarigan, S.H., serta pegawai tata usaha Kejari Medan.
Hadir pula Ketua IAD Daerah Medan Ny. Melani Angsar bersama jajaran pengurus.

Dalam sambutannya, Kajari Medan Ridwan Sujana Angsar menegaskan bahwa pelantikan dan mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan kebutuhan institusi, guna penyegaran, penguatan kinerja, serta peningkatan profesionalisme aparatur Kejaksaan.

“Jabatan bukan sekadar kedudukan struktural, tetapi amanah dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas, loyalitas, dan dedikasi penuh,” tegas Ridwan.

Ia meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan tugas dan lingkungan kerja baru serta menunjukkan kinerja terbaik sejak awal.
Secara khusus, Ridwan memberikan penekanan pada masing-masing bidang.

Di bidang Intelijen, ia menekankan pentingnya kepekaan terhadap dinamika sosial, kemampuan deteksi dini, serta penyediaan dukungan intelijen penegakan hukum yang akurat dan bertanggung jawab.
Untuk bidang Tindak Pidana Umum, Kajari mengingatkan agar penanganan perkara dilakukan secara profesional, cepat, dan berkeadilan, dengan tetap mengedepankan hati nurani dan kepastian hukum.

Sementara di bidang Tindak Pidana Khusus, Ridwan menegaskan komitmen Kejaksaan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, penanganan perkara secara transparan, serta menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas.

Tak hanya itu, Kajari Medan juga mengingatkan seluruh jajaran agar menjaga marwah institusi, menghindari penyalahgunaan kewenangan, serta membangun sinergi yang kuat baik secara internal maupun eksternal dengan aparat penegak hukum dan para pemangku kepentingan lainnya.

Menutup sambutannya, Ridwan berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, memberikan kontribusi nyata bagi institusi, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Kejaksaan. (bet)









