HUKRIM
Terseret Ombak di Pelabuhan Fery Bolok, Nyawa Remaja 18 Tahun Tak Tertolong

KUPANG, PENATIMOR – Perairan di sekitar Dermaga Pelabuhan Fery Bolok, Kabupaten Kupang, kembali memakan korban.
Seorang remaja bernama Marfen Delachrus Tauk (18), warga Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam pada Selasa (11/2/2025) sore.
Korban sempat dievakuasi ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Kapolres Kupang, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kupang Barat, Iptu Syamsudin Noor, membenarkan kejadian tragis tersebut.
“Ya, kejadiannya kemarin sekitar pukul 14.30 WITA. Diduga korban kelelahan saat berenang, ditambah gelombang laut yang cukup tinggi,” ujar Iptu Syamsudin Noor.
Menurut laporan kepolisian, insiden ini bermula ketika korban bersama dua rekannya, Efran Yakob Lekmau (19) dan Heppy Proditus Djabi (30), pergi ke Pelabuhan Fery Bolok untuk memindahkan perahu.
Setibanya di lokasi, Efran dan Heppy lebih dulu melompat ke laut untuk berenang, sementara Marfen sempat ragu karena kondisi air yang bergelombang dan angin yang cukup kencang.
Namun, beberapa menit kemudian, ia memutuskan ikut berenang bersama kedua temannya.
Sekitar 15 menit setelah mereka berenang, Marfen mengeluhkan kelelahan. Melihat kondisi tersebut, kedua rekannya berusaha menolong dengan memegang tangannya dan mencari bantuan.
Mereka memanggil Harun Hermanus Obisuru (49), seorang nelayan yang saat itu berada di atas perahu dekat dermaga. Namun, sebelum perahu sempat mencapai mereka, ombak besar menghantam, menyebabkan korban terlepas dan tenggelam.
Upaya pencarian segera dilakukan oleh saksi dan warga sekitar. Beberapa menit kemudian, korban ditemukan dalam kondisi terapung sekitar 10 meter dari dermaga, namun sudah tidak sadarkan diri.
Imelda Putri Obisuru (26) berusaha memberikan pertolongan pertama dengan cara memompa dada korban hingga mengeluarkan busa dari hidungnya, namun Marfen tetap tidak merespons.
Sekitar pukul 16.00 WITA, pihak keluarga segera membawa korban ke RSUP dr. Ben Mboi Kupang menggunakan mobil taksi pelabuhan.
Tim medis langsung memberikan pertolongan darurat, namun pada pukul 16.15 WITA, korban dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah Marfen Delachrus Tauk kemudian dibawa ke rumah duka di RT 001/RW 001, Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, untuk disemayamkan oleh keluarga dan kerabat.
Iptu Syamsudin Noor menambahkan bahwa sebelum kejadian, anggota KP3 Bolok telah memberikan imbauan kepada warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di perairan sekitar dermaga, terutama mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini. (mel)











