HUKRIM
Hilang Saat Mancing di Laut, Mahasiswa UKAW Kupang Ditemukan Tewas

KUPANG, PENATIMOR – Seorang pria ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah dikabarkan hilang saat memancing di Pantai Batu Nona, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Korban diketahui bernama Yohanes Lelo Bora (26) yang juga mahasiswa UKAW Kupang.
Setelah ditemukan oleh tim SAR gabungan, mayat korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly Kupang.
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Nela Amabi dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/11/2022), menyebutkan, pada Minggu 6 November 2022 sekira pukul 21.45 Wita, pihaknya menerima informasi melalui telepon dari Marius yang adalah anggota Tagana Provinsi NTT.
Marius menginformasikan mengenai kondisi membahayakan yang dialami oleh korban Yohanes Yelo Bora.
Setelah dipastikan kebenaran informasi tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang melalui Kasi Operasi dan Siaga memerintahkan Koordinator Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang agar mempersiapkan personel, alut SAR serta peralatan SAR yang diperlukan untuk melaksanakan operasi SAR terhadap peristiwa tersebut.
Tepat pada pukul 22.00 Wita, diberangkatkan tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang dengan menggunakan alut antara lain 1 unit rescue D-Max, 1 unit Rescue Trail, perahu karet dan Mopel 25 PK, dilengkapi dengan palsar air medis serta alat komunikasi, menuju lokasi kejadian, guna melaksanakan operasi SAR.
Pada Minggu sekira pukul 22.16Wita, Tim Rescue tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan keluarga korban, maka dilanjutkan dengan pencarian.
Hingga pukul 03.30 Wita Operasi SAR dengan hasil sementara masih nihil. Operasi pencarian dan pertolongan dilanjutkan Senin (7/11/2022) sekira pukul 06.00 Wita, dan akhirnya berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia sekira pukul 09.55 Wita.
“Kita berharap semua semoga semua potensi SAR yang ada di Kota Kupang dapat bekerja sama dalam mendukung kegiatan operasi SAR tersebut sehingga korban dapat segera di temukan dan di evakuasi oleh tim SAR gabungan,” kata Nela Amabi.
Adapun Tim SAR Gabungan yang terlibat diantara lain dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Dinsos Provinsi NTT (Tagana), Polsek Oesapa, BPBD Kota Kupang, teman dan keluarga korban beserta masyarakat setempat. (nus)






