Connect with us

HUKRIM

Berkas Perkara Pembunuhan Stefanus Boisala P-21, Nimrot Lau Segera Diadili

Published

on

Kapolsek Alak Kompol I Gede Sucitra (tengah) didampingi Kanit Reskrim Ipda Dirk Y. Hendrik (kanan) saat memantau jalannya rekonstruksi belum lama ini.

Kupang, penatimor.com – Penyidik Unit Reskrim Polsek Alak telah merampungkan penyidikan perkara dugaan tindak pidana pembunuhan korban Stefanus Boisala dengan tersangka Nimrot Lau.

Berkas perkara ini oleh jaksa peneliti Kejari Kota Kupang telah ditetapkan lengkap (P-21) dan layak disidangkan di Pengadilan.

Kapolsek Alak Kompol I Gede Sucitra yang dikonfirmasi wartawan, Senin (4/3), membenarkan.

“Kasus pembunuhan atas nama tersangka Nimrot Lau sudah P-21,” kata Kapolsek.

Dengan penetapan berkas P-21 oleh jaksa, orang nomor satu di Polsek Alak itu sampaikan pihaknya segera melakukan pelimpahan barang bukti dan tersangka atau pelimpahan tahap kedua ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar perkara tersebut cepat disidangkan di Pengadilan.

“Rencana besok tahap dua,” imbuh Kapolsek.

Sebelumnya, untuk merampungkan penyidikan, penyidik Unit Reskrim Polsek Alak telah melakukan rekonstruksi.

Reka ulang dilakukan langsung di tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah RT 10/RW 04, Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak sekira pukul 09.30, Jumat (18/1) lalu.

Tersangka dan tiga saksi dilibatkan dalam rekonstruksi tersebut dengan memeragakan 18 adegan.

Rekonstruksi dilakukan di dua tempat, yaitu di rumah korban Stefanus Boisala dan rumah Nimrot Lau.

Warga setempat tampak memadati lokasi sekitar TKP untuk menyaksikan secara langsung jalannya rekonstruksi.

Semua adegan diperankan oleh tersangka dan ketiga orang saksi sesuai dengan berita acara pemeriksaan (BAP).

Adegan yang diperagakan, dimulai dari sebelum kejadian, saat kejadian dan sampai pelaku melakukan pembunuhan, korban terjatuh dan meninggal dunia.

Motif kasus pembunuhan ini, sesuai hasil pemeriksaan tersangka dan saksi-saksi, adalah tersangka cemburu dan menaruh dendam terhadap korban yang diduga berselingkuh dengan istrinya.

Karena sebelumnya ada peristiwa perzinahan dari korban dan istri tersangka.

Tersangka Nimrot Lau dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (R3)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Proses Kepemilikan Tanah Cacat Prosedur, Senin Jonas Salean Diperiksa, Segera Ada Tersangka Baru

Published

on

Mantan Wali Kota Kupang, Jonas Salean saat didatangi tim penyidik Pidsus Kejati NTT di kediamannya, Selasa (20/2/2024).
Continue Reading

HUKRIM

Pengadilan Tinggi Kupang Kabulkan Banding Bank NTT dalam Sengketa Melawan Mantan Dirut

Published

on

Kuasa Hukum Bank NTT, Apolos Djara Bonga, SH., didampingi Kasubdiv Humas Bank NTT Inggrid Manongga menyampaikan keterangan pers pada Senin (26/2/2024). (Foto: Wily Makani)
Continue Reading

HUKRIM

SADIS! 4 Siswi SD Dinodai Wali Kelas Saat Jam Sekolah, di Ruang Kelas dan Perpustakaan, 3 Hari Berturut-turut

Published

on

Ilustrasi siswi SD. (net)
Continue Reading