Connect with us

SPORT

Hormati Rekomendasi PSSI Pusat, Kubu Fernando Soares Siap Ikuti Jadwal Baru KLB PSSI NTT

Published

on

Ilustrasi PenaTimor.

KUPANG, PENATIMOR – Meski sebelumnya sempat melayangkan surat keberatan atas penundaan Kongres Luar Biasa (KLB) pemilihan Ketua PSSI Nusa Tenggara Timur (NTT), kubu calon Ketua PSSI NTT, Fernando Jose Lemos Osorio Soares, akhirnya menyatakan menghormati rekomendasi PSSI Pusat yang menetapkan jadwal baru kongres pada 3 Desember 2026.

Sikap tersebut ditegaskan Ketua Tim Pemenangan Fernando Soares, Yadin Pua Rake. Ia memastikan pihaknya menerima dan menghormati perubahan jadwal tersebut secara positif dan siap mengikuti keputusan induk organisasi sepak bola Indonesia tersebut.

Bagi kubu Fernando, persoalan utama bukan terletak pada kapan kongres dilaksanakan, melainkan bagaimana seluruh tahapan pemilihan berjalan secara adil, transparan, profesional, serta bebas dari segala bentuk pelanggaran aturan.

“Kapan pun pemilihannya dilaksanakan, yang terpenting adalah kepastian bahwa seluruh tahapan berjalan secara adil, transparan, dan bersih dari segala bentuk pelanggaran. Jadi, kami siap mengikuti jadwal baru tersebut sambil terus memastikan prosesnya sesuai aturan,” tegas Yadin saat diwawancarai media ini, Sabtu (7/11/2026) pagi.

Yadin menjelaskan, surat keberatan yang sebelumnya dilayangkan Fernando Soares kepada Ketua Umum PSSI di Jakarta merupakan langkah konstitusional dan prosedural untuk memastikan proses pemilihan Ketua PSSI NTT periode 2026–2030 berjalan sesuai regulasi organisasi.

Menurutnya, langkah tersebut bukan bentuk penolakan terhadap kewenangan PSSI Pusat, melainkan bagian dari upaya mengawal integritas dan kredibilitas proses demokrasi di tubuh organisasi sepak bola NTT.

“Meskipun dukungan dari para voter sejauh ini sangat baik, fokus utama kami adalah menjaga integritas pemilihan agar tidak ada celah bagi potensi kecurangan atau pelanggaran aturan di kemudian hari,” ujar Yadin.

Ia menambahkan, dinamika dukungan menjelang pemilihan merupakan hal yang wajar dalam sebuah kontestasi organisasi. Karena itu, pengawalan terhadap seluruh proses administrasi dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi sangat penting.

“Pada prinsipnya, surat keberatan yang kami layangkan kemarin adalah bentuk komitmen dan bentuk pengawalan agar proses organisasi berjalan taat asas dan sesuai prosedur regulasi yang berlaku,” lanjutnya.

Sebelumnya, Fernando Soares secara resmi menyampaikan surat keberatan kepada Ketua Umum PSSI di Jakarta melalui surat tertanggal 4 November 2026.

Dalam surat tersebut, Fernando meminta agar penundaan KLB dari jadwal semula 7 November 2026 dibatalkan dan pelaksanaan kongres dikembalikan sesuai agenda awal.

Fernando mempertanyakan perubahan jadwal yang dinilainya berlangsung mendadak, sementara sejumlah tahapan pemilihan telah berjalan, termasuk batas akhir penyerahan surat mandat pemilik hak suara atau voters yang sebelumnya ditetapkan pada 1 November 2026.

Selain persoalan jadwal, Fernando juga meminta penjelasan tertulis mengenai dasar penundaan, evaluasi terhadap potensi benturan kepentingan dalam penyelenggaraan kongres, serta jaminan netralitas seluruh perangkat pemilihan.

Sebelumnya, Sekretaris Komite Pemilihan KLB PSSI NTT, Abdul Muis, APS., menegaskan bahwa perubahan jadwal kongres bukan merupakan keputusan sepihak PSSI NTT maupun Komite Pemilihan.

Menurut Abdul Muis, penundaan tersebut merupakan tindak lanjut atas rekomendasi resmi PSSI Pusat yang mengarahkan pelaksanaan kongres pemilihan ketua PSSI provinsi secara serentak di seluruh Indonesia pada 3 Desember 2026.

“Jadi perlu saya tegaskan di sini bahwa penundaan ini sesuai surat rekomendasi PSSI Pusat, jadi bukan maunya PSSI NTT. PSSI NTT tidak pernah meminta PSSI Pusat untuk menunda kongres,” tegas Abdul Muis di Kupang, Jumat (6/11/2026) sore.

Ia menjelaskan, sebelum rekomendasi tersebut diterbitkan, PSSI NTT telah mengirimkan surat Nomor 040/PSSI-ST/X-2026 tertanggal 27 Oktober 2026 kepada PSSI Pusat, perihal pemberitahuan dan permohonan rekomendasi KLB pemilihan Ketua PSSI Provinsi NTT periode 2026–2030.

PSSI Pusat kemudian menerbitkan Surat Nomor 6556/PGD/678/XI-2026 tertanggal 2 November 2026 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, SE.

Dalam surat tersebut, PSSI Pusat merekomendasikan pelaksanaan KLB pemilihan Ketua PSSI Provinsi NTT pada 3 Desember 2026.

Menindaklanjuti rekomendasi itu, Komite Pemilihan KLB PSSI NTT menerbitkan Surat Nomor 01/KP/XI/2026 tertanggal 4 November 2026 tentang penundaan kongres dari 7 November menjadi 3 Desember 2026.
Selain perubahan jadwal, batas akhir penyerahan surat mandat voters juga diperpanjang hingga 30 November 2026.

Abdul Muis menegaskan, Komite Pemilihan hanya menjalankan rekomendasi PSSI Pusat dan telah menyampaikan perubahan jadwal tersebut kepada kedua calon ketua serta seluruh anggota PSSI NTT yang memiliki hak suara. (bet)

Advertisement


Loading...
error: Content is protected !!