HUKRIM
Empat Putra NTT Lolos AKPOL 2025, Bukti Anak Flobamora Siap Jadi Pemimpin Polri Masa Depan

KUPANG, PENATIMOR — Empat putra terbaik asal Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi dinyatakan lolos terpilih sebagai Taruna Akademi Kepolisian (AKPOL) Tahun Anggaran 2025, usai melewati seluruh tahapan seleksi nasional yang ketat.
Perwakilan Polda NTT yang lolos seleksi Akpol masing-masing Antonius Bernadus Partick Demung, Hilarion Lucky Rianto, Augusto Jerryani Hendrik, dan Geovani Stanley Imanuel Watu.
Keempat calon perwira Polri masa depan ini dinyatakan lulus dalam Sidang Penentuan Akhir (Pantukhir) Tingkat Pusat yang digelar di Gedung Cendekia AKPOL, Kota Semarang, pada Selasa, 29 Juli 2025.
Sidang akhir ini menjadi penentu siapa saja yang benar-benar layak mengenakan seragam kebesaran taruna Polri.
Kehadiran langsung Kepala Biro SDM Polda NTT, Kombes Pol Dr. H. July Agung Pramono, S.H., S.I.K., M.Hum, dalam sidang tersebut menjadi bukti dukungan penuh Polda NTT terhadap putra daerah yang berjuang di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, dari hasil sidang pantukhir pusat, empat anak-anak kita dari NTT dinyatakan lulus terpilih untuk mengikuti pendidikan taruna AKPOL. Ini adalah hasil perjuangan luar biasa dan kebanggaan bagi seluruh masyarakat NTT,” ungkap Kombes July.
Perjalanan menuju AKPOL bukanlah jalan yang mudah. Para calon taruna harus melewati serangkaian tahapan seleksi yang berstandar nasional dan berprinsip ‘clean and clear’, mulai dari tes akademik, psikologi, kesehatan, kemampuan jasmani, hingga penilaian integritas dan kepribadian.
“Yang diuji bukan hanya otak dan fisik, tetapi juga mental, karakter, dan semangat pengabdian. Proses ini tidak boleh dicemari intervensi. Ini demi kualitas masa depan Polri,” tegas Kombes July.
Seleksi dilakukan secara terbuka, dengan pengawasan ketat dan sistem digital yang meminimalkan potensi kecurangan.
Dengan keberhasilan ini, masyarakat NTT kembali menaruh harapan besar agar putra-putra daerah yang lolos mampu mengemban amanah dengan integritas tinggi dan menjadi pemimpin Polri yang membawa perubahan baik.
“Ini bukan akhir, tapi awal dari perjuangan panjang. Mereka harus membuktikan diri, menjadi teladan bukan hanya di AKPOL, tapi juga saat kembali membangun NTT dan melayani masyarakat sebagai Bhayangkara sejati,” ujar Kombes July.
Lebih lanjut, perwira menengah Polri itu menegaskan bahwa keberhasilan ini akan menjadi pemicu bagi Polda NTT untuk terus mencetak lebih banyak calon-calon unggul dari pelosok Flobamora.
“Kami berkomitmen mempersiapkan generasi unggul dari NTT yang siap bersaing, bukan hanya secara fisik, tapi juga dalam moralitas dan kepemimpinan. Ini adalah investasi besar bagi masa depan Polri dan bangsa,” tandasnya.
Keberhasilan empat putra daerah ini menjadi inspirasi kuat bagi generasi muda di seluruh penjuru NTT bahwa mimpi menembus pendidikan tertinggi Polri bukanlah hal mustahil, asal disertai kerja keras, dedikasi, dan disiplin tinggi.
Polda NTT membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda yang ingin mendaftar AKPOL, dan berharap semakin banyak putra-putri dari daerah terpencil sekalipun bisa menyusul jejak ini dan menjadi wajah baru Polri yang humanis, modern, dan berintegritas. (mel)











