SPORT
Transformasi Sepak Bola Pelajar NTT: Piala Gubernur Soeratin U-17 Resmi Digelar 21 Juli 2025

KUPANG, PENATIMOR – Sepak bola pelajar Nusa Tenggara Timur (NTT) memasuki babak baru. Turnamen yang sebelumnya dikenal sebagai Piala Gubernur U-23, kini resmi berubah format menjadi Piala Gubernur Liga Pelajar Soeratin U-17, dan dijadwalkan mulai bergulir pada 21 Juli 2025.
Transformasi ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan langkah strategis PSSI Provinsi NTT di era duet kepemimpinan Ketua Chris Mboeik dan Wakil Ketua Ridwan Angsar untuk menyiapkan generasi emas sepak bola menuju PON 2028 yang akan digelar di tanah Flobamorata.
Perubahan ini merupakan tindak lanjut dari restrukturisasi organisasi yang diputuskan dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Pusat pada 4 Juni 2025 di Jakarta. Dalam struktur baru, koordinasi turnamen langsung ditangani oleh PSSI Provinsi, menggantikan sistem sebelumnya yang melibatkan struktur Asprov dan Askab-Askot secara terpisah.
“Turnamen ini awalnya dikenal sebagai Piala Gubernur U-23, tapi kini kita transformasikan menjadi Piala Gubernur Liga Pelajar Soeratin U-17. Ini momentum penting untuk menyiapkan generasi sepak bola NTT ke depan,” ungkap Sekretaris PSSI Provinsi NTT, Abdul Muis, saat ditemui di Kupang, Selasa (8/7/2025).
Antusiasme Tinggi: 21 Tim Sudah Mendaftar
Sejauh ini, sebanyak 21 tim dari kabupaten/kota se-NTT telah resmi terdaftar. Jumlah ini diperkirakan akan bertambah, menyusul dorongan kuat dari Gubernur NTT, Melki Laka Lena, agar semua daerah mengirim perwakilan.
“Turnamen ini harus menjadi panggung bagi semua pelajar berbakat dari seluruh NTT. Saya harap semua kabupaten dapat mengirim tim dan mengambil bagian aktif,” ujar Gubernur Melki Laka Lena dalam pertemuan audiensi bersama pengurus PSSI Provinsi beberapa waktu lalu.
Semula, jadwal pembukaan turnamen direncanakan pada 12 Juli 2025, namun ditunda ke 21 Juli karena sejumlah alasan teknis, termasuk finalisasi nama turnamen dan kesiapan tim peserta.
PSSI NTT juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tim yang telah mempersiapkan diri berdasarkan jadwal awal, dan berharap antusiasme serta semangat juang para pemain muda tetap terjaga.
Piala Gubernur Liga Pelajar Soeratin U-17 bukan satu-satunya agenda PSSI NTT. Sejumlah kompetisi lain telah disiapkan sebagai bagian dari kalender resmi tahun 2025, yakni Beach Soccer (Sepak Bola Pantai) – dijadwalkan pada Agustus 2025, Piala Pertiwi (Sepak Bola Putri) – direncanakan September 2025, Piala Ketua TP PKK NTT – kompetisi sepak bola wanita sebagai inisiatif baru dalam pengembangan gender equality di sepak bola daerah.
Liga 4 ETMC 2025 Masih Menunggu Finalisasi
Terkait pelaksanaan Liga 4 NTT El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025, PSSI Provinsi masih menunggu finalisasi kesiapan Kabupaten Ende sebagai calon tuan rumah. Saat ini, proses verifikasi tengah berjalan mencakup aspek anggaran, keamanan, dan infrastruktur.
Jika hasil verifikasi tidak memenuhi standar minimum yang telah ditetapkan, tidak menutup kemungkinan lokasi pelaksanaan ETMC 2025 akan dialihkan ke kabupaten lain.
Lebih jauh, PSSI NTT kini mengusung visi menjadikan sepak bola sebagai industri olahraga yang mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan membuka ruang kerja bagi generasi muda.
“Potensinya besar, tapi harus dikelola secara profesional. Kami akan terus berkoordinasi dengan Dispora NTT dan pemerintah daerah untuk merumuskan skema kemitraan yang jelas antara PSSI dan pemerintah,” tegas Abdul Muis.
Sebagai informasi tambahan, hasil KLB PSSI 4 Juni 2025 menetapkan penghapusan struktur Asprov di seluruh Indonesia. Kini, pemilihan ketua hanya dilakukan satu kali di tingkat provinsi, sementara di tingkat kabupaten/kota dilakukan dengan penunjukan langsung oleh PSSI Provinsi, sebagai upaya memperkuat tata kelola dan efektivitas organisasi.
Dengan segala perubahan dan dinamika ini, harapan besar digantungkan pada Piala Gubernur Soeratin U-17 sebagai titik tolak revolusi sepak bola pelajar di NTT.
Dari lapangan-lapangan sekolah, bibit unggul sepak bola masa depan NTT diharapkan lahir dan bersinar hingga pentas nasional, bahkan internasional.
“Kita mulai dari sini. Dari semangat pelajar, dari mimpi anak-anak muda NTT yang ingin membawa nama daerahnya lewat sepak bola,” kata Sekretraris PSSI NTT, Abdul Muis.
PSSI Provinsi pun memastikan bahwa gelaran perdana Liga Pelajar Soeratin U-17 akan menjadi tonggak awal pembibitan dan pembinaan sepak bola NTT yang berkesinambungan dan profesional. (bet)











