SPORT
PSSI Tetapkan 5 Klub NTT sebagai Anggota Tetap, Langkah Maju Sepak Bola Flobamora

JAKARTA, PENATIMOR — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menetapkan 5 anggota tetap Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pengukuhan tersebut terjadi pada Kongres Biasa PSSI yang digelar di Jakarta, Selasa (4/6/2024), sekaligus menjadi momentum penting demi masa depan sepak bola NTT.
Lima anggota yang disetujui menjadi anggota tetap PSSI NTT itu ialah Biru Muda Perkasa (BMP) Flotim, BMU Alor Pantar, Platina FC, Nirwana 04 Nagekeo, dan Citra Bakti Ngada.
Penetapan ini merupakan usulan Asprov PSSI NTT dan disampaikan secara resmi pada Kongres PSSI oleh Sekjen PSSI Yunus Nusi.
“Betul sekali, kelima calon anggota itu memang sudah ditetapkan pada Kongres Biasa PSSI di Jakarta. Penetapan ini juga sesuai usulan kami di Asprov PSSI NTT,” ujar Ketua Asprov PSSI NTT, Chris Mboeik, saat dikonfirmasi media, Kamis (12/6).
Chris menuturkan, proses usulan memang diajukan sebelum Kongres, sesuai syarat dan prosedur PSSI. Dalam proses seleksinya, kelima anggota tersebut memenuhi kriteria, yaitu aktif di Asprov PSSI NTT minimal 3 tahun.
Dengan bergabungnya 5 anggota anyar, jumlah anggota tetap PSSI Provinsi NTT kini mencapai 30.
“Kami bersyukur usulan kami diterima dan disetujui. Tentu penambahan anggota ini menjadi energi baru demi majunya sepak bola NTT ke depannya,” tegas Chris.
Sementara itu, Wakil Ketua Asprov PSSI NTT, Ridwan Sujana Angsar, juga menyambut gembira bergabungnya 5 anggota tersebut.
Ridwan berharap, penetapan anggota tetap dapat menjadi momentum penting demi pembinaan dan pengembangan klub di NTT.
“Kita berharap, setelah resmi menjadi anggota, masing-masing klub lebih maksimal lagi menyiapkan tim, mencari dan melatih talenta-talenta terbaik, sehingga nantinya dapat bersaing di level yang lebih luas, sampai tingkat nasional,” ujar Ridwan.
Selain memenuhi syarat administratif, penetapan 5 anggota tetap ini juga menjadi langkah penting demi terciptanya tata kelola sepak bola yang matang, profesional, dan mampu melahirkan bibit unggul dari Nusa Tenggara Timur. (bet)











