KOTA KUPANG
Kajati NTT Pimpin Ziarah di TMP Dharma Loka Kupang

Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur Zet Tadung Allo, S.H.,M.H., memimpin ziarah di Taman Makam Pahlawan Dharma Loka Kupang pada Minggu, 21 Juli 2024 pagi. Kegiatan ini dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 dan HUT XXIV Adhyaksa Dharmakarini (IAD).
OBED GERIMU, Kupang
MATAHARI mulai menyinari Kota Kupang dengan sinarnya yang hangat. Tepat pukul 07.20 WITA, suasana di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Loka di Jalan Timor Raya, Pasir Panjang, berubah menjadi khidmat.
Derap langkah kaki terdengar menggema, saat rombongan peziarah yang dipimpin oleh Kajati NTT Zet Tadung Allo tiba di TMP Dharma Loka.
Ini bukan ziarah biasa, melainkan penghormatan mendalam dari seluruh insan Adhyaksa kepada para pahlawan yang telah berkorban demi bangsa dan negara.
Ziarah ini dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) yang ke-64 yang jatuh pada 22 Juli 2024, dan Hari Ulang Tahun XXIV Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) pada 21 Juli 2024.

Di antara barisan yang mengikuti ziarah, terlihat Wakajati NTT N. Rahmat. R., S.H., M.H., serta para pejabat utama. Mereka berdiri dengan sikap penuh penghormatan, mencerminkan betapa pentingnya momen ini.
Ketua IAD Wilayah NTT beserta seluruh anggotanya turut hadir.
Tak ketinggalan, Kajari Kota Kupang dan Kajari Kabupaten Kupang juga hadir, masing-masing dengan Ketua IAD Daerah dan anggota mereka.
Semua berkumpul dengan satu tujuan, yaitu mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang beristirahat di tempat ini.

Upacara dimulai dengan suasana penuh keheningan. Kajati NTT dan Ketua IAD Wilayah NTT melangkah maju, membawa dua karangan bunga yang akan diletakkan di tugu utama TMP Dharma Loka.
Tugu ini berdiri kokoh di tengah taman, menjadi simbol dari semangat dan keberanian para pahlawan. Saat kedua karangan bunga diletakkan, suasana semakin hening.
Setelah upacara singkat tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan tabur bunga di makam-makam para pahlawan.

Satu per satu, Kajati dan Wakajati, para pejabat utama, Ketua dan anggota IAD menghampiri setiap makam, menaburkan bunga dengan penuh rasa hormat.
Bunga-bunga itu bukan sekadar hiasan, melainkan simbol dari doa dan penghormatan yang tulus.
Warna-warni bunga yang ditaburkan melambangkan keberanian, pengorbanan, dan harapan yang terus hidup dalam setiap langkah perjuangan bangsa, khususnya setiap insan korps Adhyaksa di bumi Flobamora.

Di bawah sinar matahari yang semakin menyengat, TMP Dharma Loka menjadi saksi bisu dari sebuah penghormatan yang mendalam.
Setiap langkah kaki, setiap butir bunga yang jatuh, semuanya mengisahkan kembali cerita heroik para pahlawan.
Mereka yang beristirahat di sini telah memberikan segalanya untuk kemerdekaan dan kebebasan yang dinikmati oleh generasi saat ini.

Para peserta ziarah pun meninggalkan TMP Dharma Loka dengan hati yang penuh rasa hormat dan kebanggaan. Mereka membawa semangat juang para pahlawan dalam setiap langkah kehidupan dan tugas mereka sebagai insan Adhyaksa.
Dalam keheningan pagi itu, mereka berjanji untuk terus melanjutkan perjuangan, menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan karya dan pengabdian terbaik.
Kisah ziarah ini menjadi pengingat bagi semua bahwa perjuangan para pahlawan tidak pernah sia-sia.

Mereka mungkin telah tiada, tetapi semangat dan pengorbanan mereka akan selalu hidup dalam hati setiap anak bangsa.
Dengan penuh rasa syukur, para peserta ziarah meninggalkan TMP Dharma Loka, membawa serta semangat para pahlawan dalam setiap langkah mereka menuju masa depan Korps Adhyaksa yang lebih baik. (*)











