SOSBUD
Pasiintel Lanal Pulau Rote Hadiri Peresmian Monumen dan Jalan Christian Nehemia Dillak

BA’A, PENATIMOR – Komandan Lanal Pulau Rote yang diwakili Pasintel Kapten Laut (P) Budi Sryono menghadiri kegiatan peresmian monumen tokoh pendiri Rote Ndao serta nama jalan Christian Nehemia Dillak, SH.
Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Ba’a Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao, Selasa (14/2/2023) pagi.
Christian Nehemia Dillak merupakan bupati pertama Rote Ndao periode 2023-2008, dan diabadikan melalui monumen serta nama jalan.
Selain itu para tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Rote Ndao juga diabadikan dengan prasasti di monumen yang terletak di lapangan sepakbola Ba’a.
Selain itu, lapangan sepakbola Ba’a juga akan diganti namanya menjadi lapangan sepakbola Christian Nehemia Dillak, dan akan diresmikan pada saat acara pembukaan El Tari Memorial Cup (ETMC) XXII tahun ini di Kabupaten Rote Ndao.
Hadir pada kesempatan itu Bupati Rote Ndao, Wakil Bupati Rote Ndao, perwakilan DPRD Kab Rote Ndao, Dandim 1627/Kabupaten Rote Ndao, Pasintel Lanal Pulau Rote, Kapolsek Lobalain, Danpos AU DC Saudalle Rote Ndao, Sekda dan para Asisten Kabupaten Rote Ndao, Kabag/Kabid dan Kadis Pemda Kabupaten Rote Ndao, para camat dan Kades Kabupaten Rote Ndao, Tokoh Adat, Tokoh Agama, dan Tokoh Pemuda.

Sementara itu, keluarga besar Christian Nehemia Dillak bersama rumpun keluarga terkait merasa sangat terhormat dan berbangga karena tidak pernah dilupakan oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.
Demikian inti ungkapan hati keluarga besar Dillak beserta rumpun keluarga terkait yang disampaikan ipar kandung Christian Nehemia Dillak, Ignasius Conterius dalam acara peresmian monumen, Selasa (14/02/2023).
Menurutnya, keluarga besar Dillak menyambut momen peresmian ini dalam dua prespektif, yakni Pertama prospekti iman bahwa semua yang terjadi hari ini karena perkenanan dan campur tangan Tuhan.
“Sebelum dimulai kegiatan hujan mengguyur hampir semua wilayah Rote Ndao, namun ketika acara peresmian ini dimulai hujan berhenti. Itu artinya Tuhan bersama kita, Tuhan berkenan, dan Tuhan campur tangan dalam kegiatan ini. Keluarga besar Dillak merasa sangat gembira prespektif iman,” katanya.
Nasu, sapaan akrab Ignasius Conterius mengisahkan, tahun 2022 manakala Ibu Bupati Paulina bersama Pak Sekda dan beberapa pimpinan Perangkat Daerah menemui keluarga Christian Nehemia Dillak menyampaikan niat hati mau membangun monumen, pemberian nama jalan dan lapangan sepak bola ini, kami sangat gembira.
Namun, kata Conterius, kami keluarga juga sedih. Mengapa kami sedih kerena Bu Tian dan Ma Ellen sudah pergi.
“Begitu disampaikan akan dibangun rencana Ibu Bupati tersebut, kami keluarga berdoa dan berharap supaya niat hati dari Ibu Bupati dan Pemkab Rote Ndao terwujud. Dan Puji Tuhan hari ini niat dan harapan itu terjadi,” ungkap Conterius.
Perspektif kedua adalah Sosial Pemerintahan, di mana Ibu Bupati dan Pak Wakil Bupati, Sekda, pimpinan dan anggota DPRD, dan seluruh jajaran eksekutif dan legislatif tidak pernah melupakan Bu Tian, sebutan keluarga besar Dillak kepada Christian Nehemia Dillak.
Dikatakannya, ternyata apa yang dilakukan Bu Tian selama enam tahun memimpin Rote Ndao membekas di Rote Ndao. Dan kami percaya sungguh bahwa apa yang dilakukannya tidak ada hal yang luar biasa, ada hal-hal yang kurang.
“Oleh karena itu, pada kesempatan yang bermartabat ini saya atas nama Bu Tian walaupun dia sudah tidak ada, kami mohon maaf manakala dalam kepemimpinan selama enam tahun ada yang kurang, mari kita kuburkan,” pinta Conterius.
Masih menurutnya, kendati Bu Tian dan Ma Ellen sudah pergi tetap ada empat orang anak mereka, yakni Rini, Deni, Roy, dan Siska yang yatim piatu. Namun dengan kegiatan ini mereka akan merasa tidak sendirian karena ada papa, mama. to’o, dan te’o di sini.
“Kami mengajak agar tali silaturahmi, persahabatan, dan kekeluargaan ini tetap kita bina yang sudah terbina. Kami keluarga besar Dillak yang terkait didalamnya menyampaikan terima kasih. Sodamolek Neu Ita Basan,” tutup Conterius.
Deni, putra kedua Christian Nehemia Dillak mewakili tiga orang saudaranya menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Ibu Bupati, Bapak Wakil Bupati, Sekda, Forkopimda Kabupaten Rote Ndao, Bapak Lens Haning, Bank NTT, tokoh dan keluarga Pejuang Pembentukan Kabupaten Rote Ndao karena walapun ayah mereka sudah tidak ada tetapi anak-anak merasa sangat dihargai.
“Kami semua anak-anak Christian Nehemia Dillak dari hati yang paling dalam menyampaikan rasa terima kasih yang tulus. Acara ini menjadi kebanggan kami anak-anak dan keluarga besar kami,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Pertama Rote Ndao Christian Nehemia Dillak, SH., diabadikan melalui monumen serta nama jalan. Selain itu para tokoh Pejuang Pembentukan Kabupaten Rote Ndao juga diabadikan dengan prasasti di monumen yang terletak di Lapangan Bola Kaki Ba’a.
Selain itu, menurut rencana Lapangan Bola Kaki Ba’a akan diganti nama menjadi Lapangan Sepakbola Christian Nehemia Dillak, dan diresmikan pada saat acara pembukaan El Tari Memorial Cup XXII tahun ini di Kabupaten Rote Ndao.
Hal tersebut disampaikan Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dihadapan para tokoh pejuang Pembentukan Kabupaten Rote Ndao, putra-putri Bupati Pertama Rote Ndao Christian Nehemia Dillak dan keluarga besar Dillak, putra-putri tokoh pejuang dan perwakilan, Bupati Kedua Rote Ndao Bapak Leonard Haning, pejabat yang mewakili Dirut Bank NTT dan Kepala Bank NTT KC Rote Ndao, Forkopimda, Sekda dan para Asisten, pimpinan Perangkat Daerah, dan tamu undangan lain yang menghadiri acara peresmian, Selasa (14/02/2023).
Dalam sambutannya Bupati Paulina mengatakan, kita semua tahu bahwa perjuangan pembentukan Kabupaten Rote Ndao menjadi daerah otonomi digelorakan dan disergikan bersama para tokoh dari seluruh wilayah Rote Ndao baik di Kupang, Jakarta, dan tentunya Rote Ndao.
Dikatakannya, usulan pemekaran Kabupaten Rote Ndao yang ditandatangani 300 tokoh terkait peningkatan status Pembantu Bupati Kupang untuk Rote Ndao menjadi kabupaten definitif, akhirnya berbuah manis dengan dikabulkannya usulan tersebut melalui penetapan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Rote Ndao di Provinsi NTT.
Oleh karena itu, sebagai peringatan atas perjuangan para tokoh, Panitia Perjuangan Pembentukan Kabupaten Rote Ndao, maka pada hari ini 14 Februari 2023, bertepatan dengan momentum Hari Kasih Sayang dan peringatan empat tahun kepemimpinan dirinya dan Wakil Bupati Stefanus M Saek, dilakukan peresmikan Prasati Perjuangan Pembentukan Kabupaten Rote Ndao dan Monumen Christian Nehemia Dillak.
Prasati Perjuangan Pembentukan Kabupaten Rote Ndao dan Monumen Christian Nehemia Dillak ditetapkan melalui Keputusan Bupati Rote Ndao Nomor: 68/KEP/HK/2023 tentang Pemberian Nama serta Pencanagan Nama Jalan Christian Nehemia Dillak. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan pemberian nama jalan lainnya dan fasilitas umum milik Pemerintah Kabupaten Rote Ndao yang lebih lanjut akan ditetapkan melalui Keputusan Bupati Rote Ndao.
“Ini merupakan salah satu monumen bersejarah di Kabupaten Rote Ndao, sebagai wujud penghargaan atas perjuangan para tokoh dan Panitia Perjuangan Pembentukan Kabupaten Rote Ndao, katanya.
Menurutnya, Bapak Christian Nehemia Dillak selaku Bupati Rote Ndao periode 2003-2008, sekaligus Bupati Pertama Rote Ndao telah turut serta dalam meletakan dasar yang kokoh, yang akan dilanjutkan oleh kita sebagai adik dan saudara untuk memperjuangan Rote Ndao lebih baik dan bermartabat.
Pelaksanaan pembangunan prasasti dan monumen ini, kata Bupati Paulina, merupakan inisiatif Pemkab Rote Ndao sejak kepemimpinan Bupati Kedua Bapak Leonard Haning, namun karena kendala administratif berupa SK Panitia Perjuangan Pembentukan Kabupaten Rote Ndao yang belum ditandatangani oleh Ketua Bapak Melkianus Adoe dan Sekretaris Asiel Soruh, sehingga barulah tahun lalu dibangun dan diresmikan saat ini.
“Dengan pembangunan monumen ini kita semua berharap agar generasi yang akan datang tidak pernah melupakan jasa para pejuang dan pendiri Kabupaten Rote Ndao, sehingga menjadi generasi yang cerdas dan bisa memetik pelajaran dari masa lalu untuk kepentingan yang baik di masa depan,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Paulina juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak, putra-putri keluarga besar Bapak Christian Nehemia Dillak, tokoh Perjuangan Pembentukan Kabupaten Rote Ndao yang telah menyambut baik pembangunan prasati dan monumen ini.
Selain itu, terima kasih juga disampaikan kepada Direktur Utama Bank NTT, Direksi, Komisaris, Kepala Bank NTT KC Rote Ndao beserta seluruh jajaran atas perhatian dan dukungan kepada pemerintah dan masyarakat Rote Ndao melalui dana CSR, sehingga prasasti dan monumen ini dapat dibangun dan diresmikan. (*/bet)






