Connect with us

HUKRIM

“Kupas” Isi Percakapan Ira Ua dan Santi Mansula, Ahli Bahasa Marsel Robot: Saya Tetap dengan Pendirian, Itu Kalimat Ekspresif!

Published

on

Sidang pemeriksaan saksi meringankan yang dihadirkan penasehat hukum terdakwa Ira Ua di Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang.

KUPANG, PENATIMOR – Ahli Bahasa Dr Marsel Robot memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang terdakwa Ira Asnawati Ua alias Ira Ua di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Kupang, Rabu (15/2/2023) siang.

Dalam persidangan itu, Jefri Samuel selaku Panasehat Hukum terdakwa menanyakan ke saksi ahli perihal keterangan saksi Santi Mansula yaitu kalimat “Sonde bisa sayang”, sebagaimana tertuang dalam dakwaan jaksa penuntut umum.

Pasalnya, saksi Santi Mansula dalam keterangannya, menjelaskan, bahwa saat itu pembahasannya dengan Ira Ua tidak hanya mengenai perselingkuhan antara Astrid dan Randy, melainkan juga menceritakan tentang pengalaman hidup masing-masing.

“Yang saya ingat waktu itu, bahasa Ira menyatakan, “Beta mau gugat cerai, Sa, beta sonde bisa klau b su tau dia punya perbuatan baru beta mau hidup sama-sama dengan dia,” demikian kutipan percapakan Santi Mansula dan Ira Ua.

“Jangan, jangan cerai, pikir Nadira,” balas Santi.

“Wii, sonde bisa sayang kecuali itu anak dengan ate sonde ada baru beta bisa tenang,” balas Ira Ua.

Lanjut Ira, “Kotong liat sha kedepannya, beta belum ada SK 100 persen, jadi katong liat b gugat atau sonde”.

“Tapi b akui lu tenang, klau kena perempuan lain, Su sonde tau lai mau jadi apa dengan katong punya hidup,” balas Santi lagi.

“Di depan sah b tenang tapi di dalam rumah klau b ingat yang semua Randi Perbuat b pukul dia,” jawab Ira.

Selain menampilkan isi percakapan Ira Ua dan Santi Mansula, Jefri Samuel melanjutkan bahwa kontes percakapan ini awalnya perceraian, perzinahan, dan perselingkuhan’.

“Pertanyaannya, apakah lawan bicara terdakwa menyampaikan waktu itu, bisa tidak kita memaknai konteks lain masuk dalam teks ini. Bahwa ada konteks kematian dalam teks ini terjemahan dari kata “Sonde bisa”, kata Jefri.

“Masih dalam teks yang secara keseluruhannya ada kata “Sonde bisa sayang kecuali anak dan ate sonde ada baru b tenang”. Bisakah tidak kita menterjemakan konteks ini masukan dalam teks ini?,” lanjut dia.

Terhadap pertanyaan penasehat hukum terdakwa ini, Dr Marsel Robot mengatakan, bahwa dirinya hanya mendalami teks nya, dan kalau bunyi ini hampir mirip dengan teks yang diucapkan pada baris pertama dan kedua.

“Tetapi ini adalah menyatakan sama. Saya mau digiring ke konteks mana saja, saya tetap dengan pendirian saya, bahwa kalimat ini adalah kalimat ekspresif, dan tidak punya domain atau pun proposisi sebagai dairik,” jelas ahli bahasa itu menanggapi pertanyaan penasehat hukum Ira Ua.

Dalam sidang sebelumnya, Penasehat Hukum Diky Ndun saat pemeriksaan terdakwa Ira Ua, menerangkan bahwa handphone milik terdakwa Ira Ua disita pada tanggal 21 Desember 2021.

Tetapi GPS nya diubah pada bulan Januari 2022, dan setelah semua akun Gmail, handphone dan nomor semua disita oleh pihak penyidik kepolisian.

Terpantau, hadir pada persidangan saksi a de charge atau saksi meringankan itu, masing-masing Tim JPU Kejati NTT Harry Franklin Cs, sementara terdakwa Ira Ua didampingi Tim Penasehat Hukum Ali Antonius Cs. (wil)

Advertisement


Loading...
error: Content is protected !!