KOTA KUPANG
Dipimpin Johni Asadoma, Alumni SMAN 1 Kupang Kembali Gelar Lomba Hias Pohon Natal

KUPANG, PENATIMOR – Menyambut hari raya Natal, Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Kupang (Iasmansa Koe) kembali menggelar lomba hias pohon Natal antar gereja se-Kota Kupang.
Lomba ini sudah dimulai sejak tanggal 20 – 5 November 2022 dan diikuti oleh 30 peserta dari gereja-gereja se-Kota Kupang.
Sebelum tahap penilaian pada tanggal (14/12/2022), panitia lomba menggelar technical meeting yang diikuti oleh perwakilan dari gereja-gereja yang mengikuti lomba.
Technical meeting dilaksanakan di Aula Rupatama Lantai 3 Mapolda NTT, Senin (6/12/2022) petang.

Ketua Ikatan Alumni SMAN 1 Kupang, Irjen Pol. Drs. Johni Asadoma, mengatakan, lomba yang kedua kalinya ini digelar untuk memeriahkan hari raya Natal yang diyakini oleh umat Kristen sebagai momentum lahirnya Yesus Kristus sang juru selamat umat manusia.
Johni Asadoma yang juga Kapolda NTT itu, mengakui bahwa dalam beberapa tahun belakangan ini kurang nampak antusias masyarakat Kota Kupang untuk menyabut Natal.
Padahal di kota-kota lain yang minoritas justeru hari Natal disambut dengan sangat meriah.
“Di Kupang juga agak menurun (antusias sambut Natal), sehingga kita alumni SMAN 1 Kupang ingin menghadirkan suasana Natal yang meriah yang bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat dari banyak kalangan,” kata Johni Asadoma
“Kegiatan kali ini adalah yang kedua. Yang pertama ada 43 peserta, tetapi kali ini hanya 30 peserta. Walaupun ada penurunan peserta lomba kita tetap menghadirkan kemeriahan hari raya Natal dii Kota kupang,” ungkap Johni Asadoma.
Sementara Ketua Panitia, Dinar Susanto, menyampaikan bahwa peserta lomba mengalami penurunan, karena pada lomba sebelumnya terdapat 43 peserta.
“Lomba ini digelar dengan latar belakangnya bahwa Kota Kupang adalah Kota Kasih yang sebagian besar penduduknya beragama nasrani. Sehingga dengan lomba ini bisa lebih meriah dalam menyambut Natal,” kata Dinar.
“Lomba tahun ini masih melibatkan gereja- gereja. Semoga tahun depan kita melibatkan juga organisasi masyarakat atau paguyuban, agar lebih meriah lagi,” jelas Dinar.
Dan tahun ini lomba hias pohon Natal mengusung tema etnik NTT, dan pada tanggal 12-19 November 2022 tim juri akan turun ke gereja-gereja peserta lomba untuk memberikan penilaian.
Sementara untuk hadiah, masing-masing Juara 1 sebesar Rp15 juta, Juara 2 Rp12,5 Juta, dan Juara 3 Rp10 juta.
Juara Harapan I berhak atas hadiah uang tunai sebesar Rp 5 juta, Juara Harapan II Rp4 juta, Juara Harapan III Rp 3 juta, dan Juara Favorit Rp3 juta. (wil)






