Connect with us

SPORT

Diasuh Pelatih Rocky Lay, Dojang ATC Kejati NTT Optimis Dulang Medali

Published

on

Para atlet Dojang Adhyaksa Taekwondo Club (ATC) Kejati NTT melakukan latihan di GOR Flobamora Oepoi, Kupang, Kamis (8/12/2022) petang.

KUPANG, PENATIMOR – Dojang Adhyaksa Taekwondo Club (ATC) Kejati Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah mempersiapkan atlet terbaiknya untuk berlaga pada event Open Tournament Taekwondo Kejati NTT yang akan berlangsung selama tiga hari (9-11/12/2022) di GOR Flobamora Oepoi, Kupang.

Menghadapi turnamen taekwondo terakbar di NTT ini, para atlet ATC di bawah asuhan pelatih Rocky Lay melakukan latihan yang intensif.

Para atlet digenjot dengan latihan fisik yang keras mengingat ketatnya persaingan dalam kompetisi yang juga menghadirkan ratusan atlet dari negara tetangga Timor Leste itu.

Ridwan Angsar selaku Manajer Dojang ATC sampai turun langsung memantau jalannya latihan di GOR Oepoi, Kamis (8/12/2022) petang tadi.

Menurut Ridwan, Rocky Lay yang ditunjuk sebagai head coach merupakan mantan atlet NTT yang memiliki segudang prestasi di tingkat regional dan nasional.

Rocky Lay juga pernah mewakili NTT di PON Jawa Barat dan meraih medali perak.

“Dengan persiapan latihan yang intensif, kami sangat optimis atlet-atlet ATC dapat bertanding dengan baik dan meraih juara,” kata Ridwan yang juga Kajari Kabupaten Kupang itu.

“Karena keberhasilan tidak lepas dari perjuangan para atlet dan persiapan latihan menjelang berlangsungnya kejuaraan,” imbuhnya.

Ridwan juga menyemangati para atlet ATC untuk selalu memiliki mental bertanding dan daya juang yang tinggi.

“Tidak saja memiliki skill bertanding dan fisik yang baik, tetapi juga punya mental prima. Yang terpenting juga adalah selalu menjunjung tinggi sportivitas,” tandas Ridwan.

Sebelumnya, Ketua Panitia Jaja Raharja, mengatakan, turnamen ini akan diikuti oleh peserta dari 39 dojang taekwondo di NTT, termasuk dari negara tetangga Timor Leste.

“Peserta dari 39 dojang. 10 dojang dari Timor Leste dengan total 166 atlet. 28 dojang dari kota dan kabupaten di NTT. Sehingga total 810 peserta. Sebagian peserta dari Timor Leste saat ini sudah berada di Kupang dan sudah difasilitasi penginapan pada salah satu hotel,” ungkap Jaja Raharja yang juga Asisten Datun Kejati NTT.

Jaja juga menyampaikan bahwa turnamen ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit atlet potensial untuk NTT, termasuk meningkatkan ekonomi dan pariwisata di daerah ini. (nus)

Advertisement


Loading...
error: Content is protected !!