EKONOMI
Taman Wisata dan Kuliner Pantai Kelapa Lima Dilaunching, Sektor Ekonomi Kian Bergeliat

KUPANG, PENATIMOR – Penjabat Wali Kota Kupang George M. Hadjoh, SH., resmi melaunching Taman Wisata dan Kuliner Pantai Kelapa Lima.
Hal ini bertujuan meningkatkan geliat ekonomi masyarakat Kota Kupang agar terus berkembang pesat.
“Kita berharap agar geliat ekonomi Kota Kupang terus hidup dan berkembang dengan cepat, serta aktivitasnya berjalan selama 24 jam,” kata George Hadjo ketika melaunching Taman Wisata dan Kuliner Pantai Kelapa Lima, Selasa (11/10/2022) petang.
Menurut George, hadirnya pimpinan dan anggota DPRD Kota Kupang pada kegiatan launcing tersebut, sebagai bukti dukungan politik yang sangat kuat dalam rangka pemanfaatan lokasi itu secara maksimal.
“Saya pikir sudah saatnya kita launching tempat ini, sehingga para pegiat kuliner ikan bisa memanfaatkan tempat ini. Termasuk dengan para pengusaha ikan bisa memasukan ikan mereka ke tempat ini supaya persediaan ikan tetap terpenuhi,” ungkap George.

ACARA LAUCHING. Pejabat Wali Kota Kupang George Hadjo saat bersama pimpinan dan anggota DPRD Kota Kupang.
“Selain itu, kami akan minta pihak manajemen Hotel Aston Kupang agar bisa terlibat dalam pemanfaatan tempat ini,” lanjut dia.
Menurut George, semua tempat kuliner akan diaktifkan untuk memberikan nilai tambah dan menghasilkan pendapatan asli daerah yang dapat mendorong peningkatkan pendapatan masyarakat Kota Kupang.
“Pemerintah menyadari bahwa untuk mencapai itu semua, kita tidak bisa kerja parsial, tapi harus berkolaborasi dengan melibatkan semua pihak, termasuk perbankan yang ada di kota ini,” imbuhnya.
George melanjutkan, tempat tersebut juga sangat cocok untuk digelar berbagai kegiatan baik seni budaya dan lain sebagainya.
Pada kesempatan itu juga, George langsung meminta anggota DPRD Kota Kupang, Zyeto Ratuarat untuk menggelar even-even seni dengan mendatangkan artis-artis untuk menghidupkan tempat tersebut.
Selain itu, untuk mengamankan aset-aset umum yang ada di Kota Kupang, George mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Forkompinda, baik itu Kapolres Kupang Kota, Dandim Kupang, Kajari Kota Kupang dan semua elemen yang terkait di dalamnya.
Harapannya, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan tokoh agama dapat ikut serta mendukung, dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga aset-aset yang sudah dibangun, baik itu oleh pemerintah pusat, Pemprov NTT maupun Pemkot Kupang.
Sementara, anggota DPRD Kota Kupang, Zyeto Ratuarat, mengaku sangat mengapresiasi dan mendukung Pemkot Kupang yang telah melaunching Taman Wisata dan Kuliner Kelapa Lima dan LLBK, agar masyarakat bisa memanfaatkan tempat itu untuk berjualan atau kegiatan ekonomi lainnya.
“Prinsip kita sebagai anggota DPRD Kota Kupang sangat mendukung langkah yang dilakukan pemerintah. Dengan dilaunchingnya tempat itu maka perputaran ekonomi masyarakat akan berjalan dengan baik dan kesejahteraan mereka bisa terpenuhi,” kata Zyeto.
Ia juga meminta agar masyarakat Kota Kupang bisa ikut menjaga tempat tersebut.
”Kita minta agar masyarakat yang ada bisa menjaga tempat ini,” harap legislatif asal Partai Golkar itu.
Sementara Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) I NTT, Roy Marthen, mengatakan, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membangun tiga segmen pembangunan infrastruktur yakni Kuliner Kelapa Lima, LLBK dan Frans Seda, dengan waktu pelaksanaan multi years yang dilaksanakan pada tahun 2020 hingga 2021 dengan total anggaran sebesar Rp79,9 miliar.
“Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami, karena telah membangun aset dari Kementerian PUPR dan bisa dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Kupang. Kami mengucapkan limpah terima kasih kepada bapak Penjabat Kota Kupang bersama jajarannya atas kerja kerasnya. Semoga aset-aset yang telah dibangun oleh Kementerian PUPR dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Pemerintah Kota Kupang,” kata Roy Marthen. (wil)












