Connect with us

KOTA KUPANG

Kesbangpol Kota Kupang Sosialisasi Nilai Wawasan Kebangsaan bagi Tokoh Pemuda

Published

on

SOSIALISASI. Badan Kesbangpol Kota Kupang menggelar sosialisasi nilai wawasan kebangsaan bagi tokoh pemuda dari Karang Taruna se-Kota Kupang di aula Sasando Lantai III Balai Kota Kupang, Kamis (25/8/2022).

KUPANG, PENATIMOR – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kupang menggelar kegiatan sosialisasi nilai wawasan kebangsaan bagi tokoh pemuda dari Karang Taruna se-Kota Kupang.

Kegiatan sosialisasi ini digelar di Aula Sasando Lantai III Balai Kota Kupang, Kamis (25/8/2022).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesbangpol Kota Kupang, Noce Nus Loa.

Sementara pemateri dalam kegiatan ini yakni Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang, Juvensius Tukung, Dosen Fakultas Hukum Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Jeremia Alexander Wewo.

Kepala Kesbangpol Kota Kupang, Nolce Nus Loa melalui Sekretaris Adi Mesakh dalam laporannya menyampaikan, kegiatan sosialisasi yang digelar itu merupakan agenda tahunan.

“Ini adalah kegiatan tahunan yang kami gelar setiap tahun khususnya di bidang wawasan kebangsaan dan ideologi. Kami melakukan sosialisasi,” kata Adi Mesakh.

Sosialisasi tersebut, jelasnya, bertujuan sebagai penguatan untuk meneruskan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat terutama bagi generasi muda.

“Dalam kegiatan sosialisasi kali ini, kami lebih fokus ke pemuda, khususnya karang taruna dari semua kelurahan di Kota Kupang,” imbuhnya

Karena itu, dirinya berharap kepada para pemuda yang mengikuti kegiatan tersebut agar bisa menjadi contoh bagi generasi muda lain di wilayahnya masing-masing.

Menurut dia, tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut yakni untuk menghadapi tantangan wawasan kebangsaan masyarakat yang saat ini mulai tergerus oleh adanya berbagai ideologi lain yang mengganggu ketahanan wawasan kebangsaan atau nasionalisme.

Dia menyebutkan, masuknya ajaran ideologi seperti ajaran khilafah, materialisme dan komunisme moderen serta lainnya saat ini justru mengganggu wawasan kebangsaan yang ada saat ini.

Dia juga berharap agar tahun depan dengan adanya dukungan anggaran dari pemerintah daerah melalui badan anggaran maka pihaknya akan lebih masif menyosialisasikan persoalan ini dengan metode yang lebih akurat.

“Saat ini, kami hanya bisa sosialisasi dalam bentuk seminar. Ke depan, kami berharap dapat melaksanakannya dalam bentuk pelatihan serta dapat libatkan narasumber dari BPIP,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang, Yuven Tukung menjelaskan bahwa karang taruna memiliki peran yang strategis serta eksistensi mereka dapat menjadi garda terdepan untuk Kota Kupang maupun bangsa ini.

Menurut dia, generasi muda merupakan bagian dari wajahnya Bangsa Indonesia, serta kekuatannya generasi muda menjadi tiang penyanggah untuk bangsa ini.

Dia pun menganggap bahwa program Kesbangpol tersebut sangat luar biasa untuk dilaksanakan, karena perannya tidak jauh berbeda dengan pembahasan tentang dampak badai seroja dan pandemi Covid-19.

Program ini dianggap luar biasa, karena dapat membantu membangun pola pikir generasi muda untuk tetap mencintai bangsa dan tanah air.

“Wawasan kebangsaan butuh dibangun dalam sebuah proses yang berkesinambungan serta utuh,” ungkapnya.

Dia berharap agar ke depan, kegiatan tersebut agar lebih masif lagi dan lebih digelorakan lagi bagi generasi muda.

Dikatakan, partisipasi pemuda sangat penting. Karena itu maka diharapkan dapat dilibatkan dalam akselerasi pembangunan kota ini.

“Karang taruna sebagai elemen yang sangat penting, maka dapat dilibatkan aktif dalam pembangunan kota ini,” pungkasnya. (wil)

Advertisement


Loading...
error: Content is protected !!