Connect with us

KOTA KUPANG

Jelang Akhir Jabatan FirmanMu, Angka Kemiskinan Turun jadi 9,17 Persen

Published

on

IRUP. Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore saat bertindak sebagai irup pada upacara peringatan HUT ke-77 RI di lapangan upacara Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (17/8/2022).

KUPANG, PENATIMOR – Upacara detik-detik Proklamasi Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia di lapangan upacara Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (17/8/2022) berlangsung khidmat.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore bertidak sebagai Inspektur Upacara (Irup).

Sementara Wakil Wali (Wawali) Kota Kupang, Hermanus Man juga hadir bersama seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kupang, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, Dandim 1604 Kupang, Kajari Kota Kupang dan jajaran lainnya. Upacara dimulai pukul  07.00-09.00 Wita.

Dalam amanatnya, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore mengatakan, kondisi saat ini, di mana terjadi resesi global, Indonesia juga menghadapi berbagai tantangan.

“Kita menghadapi krisis pangan, krisis energi, krisis ekonomi karena perang di Rusia dan Ukraina, tapi jika mengevaluasi perjalanan Indonesia, bangsa ini adalah bangsa yang tangguh dan pengalaman menghadapi pandemi Covid-19 selama dua tahun, menjadi kekuatan untuk maju dan bangkit lebih kuat,” kata Wali Kota Kupang.

Jefri mengatakan, tanggal 22 Agustus ini juga, dirinya bersama Wawali Kota Kupang, Hermanus Man akan mengakhiri masa jabatan.

“Kami menyampaikan limpah terima kasih atas segala dukungan yang diberikan, sehingga kami bisa menyelesaikan masa pelayanan kami selama lima tahun di Kota Kasih ini,” kata Jefri Riwu Kore.

Dia mengaku mendapatkan kepercayaan rakyat untuk memimpin kota ini dan kepercayaan itu merupakan suatu pencapaian yang luar biasa dalam hidup. Salah satunya karena pandemi Covid-19 terjadi di masa kepemimpinannya.

“Namun, dengan berbagai tantangan yang ada, kita bisa melewati badai tersebut dan bangkit lebih kuat, dibantu oleh semua stakeholder, ang saling bersinergi untuk mengatasi krisis, contohnya saat pandemi Covid-19, seluruh masyarakat saling membantu masyarakat lain yang terdampak,” katanya.

Dia juga mengaku bahwa selama masa kepemimpinannya bersama Wawali Kota Kupang, memang ada juga kekurangan, ada beberapa hal yang belum dilaksanakan untuk Kota Kupang. Ada juga hal-hal yang tidak berkenan yang dilakukan kepada mitra-mitra pemerintah.

“Kami secara pribadi memohon maaf atas segala kekurangan itu. Kami sangat berterima kasih atas semua dukungan sehingga kami bisa menyelesaikan masa jabatan kami hingga selesai,” ujarnya.

Jefri mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), indikator kinerja Makro Pemerintah Kota Kupang, menunjukan tren positif dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data BPS Tahun 2022, indikator kinerja makro Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, dalam dua tahun terakhir, indeks pembangunan manusia naik menjadi 79,74 persen apa meningkat 0,03 persen, dari tahun sebelumnya 79,71 persen.

Selain itu, tingkat kemiskinan di Kota Kupang berkurang menjadi 9,17 persen, tingkat pengangguran berkurang menjadi 9,76 persen serta pertumbuhan ekonomi yang positif yaitu 1,10 persen.

Hal ini disebabkan karena respon cepat dari pemerintah beserta seluruh jajaran dalam penanganan Covid-19 dan percepatan realisasi refocusing anggaran dalam menghidupkan ekonomi.

Angka harapan hidup masyarakat juga mengalami peningkatan sebesar 0,24 persen, dibandingkan tahun 2020 69,79 persen atau secara garis besar mengalami peningkatan sejak Tahun 2017.

Khusus di bidang pendidikan dan kesehatan, kata Wali Kota, dengan visi Kupang sehat cerdas, menunjukkan hasil seperti yang diharapkan, angka melek huruf hampir mencapai 100 persen.

Selain itu, angka stunting berkurang secara signifikan, jumlah dokter di Kota Kupang juga lebih memadai dibanding tahun sebelumnya, sehingga akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dapat terpenuhi dengan baik.

Pemerintah Kota Kupang juga berhasil mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama tiga tahun berturut-turut.

“Saya bersama Wakil Wali Kota, sekali lagi menyampaikan Terima kasih atas semua dukungan dan partisipasi positif dari semua stakeholder dan mitra kerja, sehingga Pemkot Kupang dalam dua tahun terakhir ini meraih penghargaan. Pengharagaan itu antara lain dari Anugerah Pesona Indonesia, kategori makanan tradisional terpopuler, kuliner lokai Se’i, sentra tenun ikat dan lainnya,” jelasnya.

Kota Kupang juga telah memiliki tenun Sepe yang telah memiliki HAKI dari Kantor Kemenkumham NTT, diharapkan turun sepeda dapat merambah sampai ke pasar internasional dan menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat khususnya para penenun.

Jefri juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas perhatian untuk semua pembangunan di wilayah Kota Kupang selama ini.

Juga kepada Wawali Kota Kupang, Hermanus Man atas persahabatan dan kerja bersama untuk mewujudkan cita-cita bersama. Kepada DPRD Kora Kupang, Forkopimda dan jajaran lainnya. (wil)

Advertisement


Loading...
error: Content is protected !!