SPORT
Apresiasi Wasit Soeratin Cup Ende, Asprov NTT Akan Gelar Kursus Lisensi C1 Nasional

ENDE, PENATIMOR – Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Petrus Christian Mboeik, mengapresiasi jajaran wasit pada turnamen Piala Pelajar Soeratin Cup U-17 di Kabupaten Ende.
Apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan Chris Mboeik saat beraudiens dengan jajaran wasit di Ende, Senin (15/8/2022) pagi tadi.
Menurut Chris, kompetisi ini akhirnya bisa terlaksana dengan baik dan lancar hingga babak final, karena dukungan yang maksimal dari seluruh pihak terkait, termasuk jajaran wasit yang memimpin pertandingan.
Sosok yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT itu bahkan mengaku bangga dengan kerja sama yang baik antara Asprov, Askab-Askot dan panitia penyelenggara di Ende, sehingga turnamen ini dapat berlangsung sesuai tujuan dan harapan bersama, guna melahirkan pesepak bola muda terbaik untuk NTT.
“Walau dengan berbagai keterbatasan pada kita, namun turnamen ini akhirnya bisa sampai ke final. Ini luar biasa, karena tujuan bersama kita tentunya adalah memajukan sepak bola NTT. Untuk itu, terima kasih, dan semangat ini harus kita pertahankan dan tingkatkan pada event-event selanjutnya,” pinta Chris Mboeik.
Untuk laga final Soeratin Cup malam nanti, Chris juga berperan agar wasit yang ditunjuk memimpin pertandingan harus dapat bekerja secara profesional, jujur, adil dan bertanggung jawab.
Sebagai wujud apresiasi kepada jajaran wasit, Chris juga berjanji segera menggelar kursus wasit Lisensi C1 Nasional di Kupang.
Hal ini dimaksudkan untuk memperkaya sumber daya danusia (SDM) para wasit di NTT, sekaligus mendorong para wasit untuk berpartisipasi aktif dan profesional dalam memimpin pertandingan yang akan dihelat PSSI.
Lebih lanjut Chris Mboeik sampaikan, melalui kursus ini nanti, jajaran wasit di NTT dapat memperoleh pengetahuan di bidang profesinya tersebut melalui ilmu-ilmu yang akan diberikan oleh para instruktur.
Harapannya, seluruh wasit di NTT benar-benar memiliki wawasan keilmuan yang luas di bidang profesi perwasitan yang ditekuninya.
Sebab menurut dia, seorang wasit dalam memimpin pertandingan tidak hanya dituntut memiliki kebugaran fisik yang prima, tetapi juga mampu memahami dan menerapkan peraturan permainan sepakbola dengan benar.
“Melalui kursus ini nanti, para peserta diyakini akan semakin memiliki nilai integritas diri yang kuat sebagai seorang pemimpin dalam suatu pertandingan sepak bola,” imbuhnya.
Rencana kursus Wasit C1 Nasional ini juga mendapat sambutan luar biasa dari jajaran wasit NTT yang hadir saat itu.
Ketua Komite Wasit Asprov PSSI NTT, Anton Kia, menaruh harap agar program ini akan menghasilkan wasit-wasit berlisensi C1 nasional yang memiliki kualitas unggul.
“Di tengah dinamika perkembangan sepakbola Indonesia, dan lebih khusus di NTT, kita semua berharap akan semakin tumbuh wasit berkualitas yang kita miliki dari program pendidikan wasit atau kursus seperti ini,” ujar Anton Kia.
Untuk diketahui, usai laga final dan penutupan turnamen Piala Pelajar Soeratin Cup U-17 2022 malam nanti di Stadion Marilonga, Asprov PSSI NTT juga sekaligus akan mengumumkan hasil kerja tim talent scouting.
Turut dalam pertemuan ini, Wakil Sekretaris Asprov PSSI NTT Piter Fomeni, Exco Asprov Dr. Joni Lumba, Ketua Tim Talent Scouting Patrick Domal, serta sejumlah pengurus Asprov lainnya. (nus)










