HUKRIM
Dicopot dari Ketua Komisi III, Herman Hery: Saya Taat dan Loyal pada Keputusan

KUPANG, PENATIMOR – Legislatif PDI Perjuangan asal Dapil NTT 2, Herman Herry (HH) mengaku taat dan loyal pada keputusan partainya yang mencopot dirinya dari jabatan Ketua Komisi III DPR RI.
Anggota DPR RI tiga periode itu sejak awal di parlemen memang selalu ditempatkan pada komisi yang membidangi hukum tersebut.
HH memulai karier di DPR RI sebagai anggota biasa Komisi III, hingga menduduki jabatan wakil ketua dan terakhir menjadi ketua komisi.
Sehingga tidak mengherankan jika pencopotan Herman Herry dari Ketua Komisi III dan dipindahkan sebagai anggota biasa Komisi VII merupakan kabar yang cukup mengejutkan.
Namun demikian, Herman Herry tetap legowo dan menunjukan kebesaran hatinya sebagai politisi senior.
Dalam postingan di akun funpage facebook pribadinya, Kamis (18/11/2021) siang, Herman Herry mengaku akan tetap taat dan loyal terhadap keputusan tersebut.
Menariknya, Herman Herry memastikan bahwa tugas konstitusional sebagai wakil rakyat dari NTT akan terus ia emban untuk bisa mengabdi pada tanah NTT tercinta.
“Pengabdian sepenuh hati. Komitmen itu yang selalu saya pegang teguh sejak pertama kali memutuskan bergabung dengan PDI Perjuangan berpuluh-puluh tahun lalu. Sebagai petugas partai, prinsip saya cuma satu, yakni memenangkan pertempuran di medan perang manapun saya ditempatkan oleh Ibu Ketua Umum Megawati Sukarnoputri dan pimpinan partai yang saya cintai ini,” tulis politisi kawakan partai berlambang banteng moncong putih itu.
“Begitupun ketika partai memberikan mandat baru untuk bertugas di Komisi VII DPR RI. Saya taat dan loyal pada keputusan tersebut. Yang pasti, tugas konstitusional sebagai wakil rakyat dari NTT akan terus saya emban untuk bisa mengabdi pada tanah NTT tercinta,” lanjut dia.
Sekadar tahu, sejak tanggal 16 November 2021, fraksi partai besutan Megawati Soekarnoputri telah mencopot Herman Herry dari jabatan Ketua Komisi III, dan dipindahkan sebagai anggota Komisi VII. (wil)






