Connect with us

HUKRIM

Penemuan Mayat Pria di Kupang Gegerkan Warga

Published

on

Aparat kepolisian Polsek Oebobo melakukan olah TKP di rumah korban, Kamis (29/4/2021).

Kupang, penatimor.com – Warga Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki di dalam rumahnya, Kamis (29/4/2021) siang.

Terindentifikasi mayat tersebut berinisial RU (44).

Menurut keterangan saksi, sebelumnya korban biasanya berinteraksi dengannya dan para tetangga.

Pasca badai Seroja, saksi masih melihat korban dan beberapa hari yang lalu juga masih melihat korban.

Pada tanggal (10/4/2021), saksi mengaku tidak pernah melihat korban dan pintu rumah korban tertutup, sehingga saksi mengirim pesan via aplikasi WhatsApp, namun tidak dibalas.

Saksi juga kembali mengirim pesan kembali, namun tidak dibalas sehingga saksi menghubungi kakak kandung korban menanyakan keberadaan korban.

Namun kakak korban mengatakan bahwa korban berada di rumahnya.

Hingga pada Kamis (29/4/2021) karena tidak melihat korban, saksi menghubungi kakak korban untuk datang, karena saksi bersama para tetangga sudah merasa curiga terhadap kondisi korban.

Sehingga datang kakak korban dan keluarga datang untuk memanggil korban tapi tidak menjawab, dan mencium aroma tidak sedap dari dalam rumah korban.

Mereka lalu melihat dari lubang jendela rumah korban dan melihat korban sudah jatuh di lantai dekat tempat tidur dengan posisi tengkurap dan banyak darah, sehingga mereka kemudian melaporkan ke pihak kepolisian.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga langsung melaporkan ke pihak kepolisian Polsek Oebobo, Polres Kupang Kota yang sesaat kemudian langsung ke tempat kejadian perkara.

Setelah tiba, pihak kepolisian langsung memasang police line dan berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Kupang Kota.

Pihak kepolisian juga langsung mendobrak pintu utama rumah korban untuk masuk melakukan olah TKP.

Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana P.T. Binti, SIK., melalui Kapolsek Oebobo AKP Magdalena Mere yang dikonfirmasi media ini (29/4/2021) petang, membanarkan kejadian tersebut.

Pihak kepolisian juga langsung melakukan olah TKP dan identifikasi, selanjutnya jenazah korban juga dievakuasi ke RS Bhayangkara Titus Uly Kupang.

Korban diduga sudah meninggal dunia beberapa hari, dikarenakan kondisi korban yang telah bengkak dan berwarna hitam.

“Korban diduga meninggal karena sakit gula,” kata Kapolsek Oebobo. (wil)

Advertisement


Loading...
error: Content is protected !!