Connect with us

HUKRIM

Seorang Karyawati SPBU di Kupang Ditemukan Tak Bernyawa, Diduga Dibunuh

Published

on

Berdy Susanti Gabriel (30), karyawati salah satu SPBU di Kota Kupang ditemukan tidak bernyawa di pinggir jalan, Senin (26/10).

Kupang, penatimor.com – Berdy Susanti Gabriel (30), karyawati salah satu SPBU di Kota Kupang ditemukan tidak bernyawa di pinggir jalan, Senin (26/10).

Korban ditemukan tergeletak di pinggir Jalan Baru, Kampung Lama, Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Menurut salah satu saksi, korban diduga meninggal karena terlibat kecelakaan lalu lintas, dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Samuel J. Moeda Kupang.

Namun, pada sepeda motor korban tidak mengalami kerusakan dan tidak ditemukan tanda-tanda bahwa korban terlibat lakalantas.

Melihat kondisi luka pada korban, pihak keluarga menduga korban meninggal karena dibunuh oleh orang tak dikenal.

Salah seorang keluarga korban, Johny Christian Adoe (24), mengaku mendapat telepon dari seorang pria yang mengatakan bahwa korban meninggal karena kecelakaan di Jalan Baru Kampung Lama, Kelurahan Manulai II, Alak.

Johny kemudian mendatangi RS AL untuk memastikan dan melihat keadaan korban.

Namun korban dinyatakan sudah meninggal dunia sesuai hasil pemeriksaan dokter RS AL Samuel J. Moeda Kupang, dr Renoir.

Aparat dari Unit Laka Sat Lantas Polres Kupang Kota dipimpin Kanit Laka, Ipda Ikun Sally, SH., ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Mengingat situasi di lokasi kejadian gelap dan tidak didukung oleh penerangan yang baik, maka olah TKP lanjutan dilaksanakan pada Selasa (27/10/2020).

Jenazah korban juga kemudian dipindahkan ke RS Bhayangkara Titus Uly Kupang untuk dilakukan otopsi oleh Bidokkes Polda NTT.

Kapolsek Alak, AKP Tatang P. Panjaitan yang dikonfirmasi Selasa (27/10/2020) membenarkan kejadian ini.

“Pihak keluarga korban tidak menerima kejadian ini dan telah membuat laporan polisi karena merasa kematian korban tidak wajar setelah melihat kondisi korban,” kata Kapolsek.

Keluarga membuat laporan polisi dan kasus ini tertuang dalam LP/B/217/X/2020/Sektor Alak.

Setelah membuat laporan polisi, pihak kepolisian juga sudah mengambil Keterangan dari beberapa orang saksi.

Jenazah korban juga sudah dilakukan autopsi pada Selasa (27/10) siang.

Sampai saat ini pihak kepolisian Polsek Alak masih melakukan penyelidikan, terkait kematian korban apakah lakalantas, atau dugaan pembunuhan.

Jenazah korban juga sudah dimakamkan oleh pihak keluarga pada (28/10).

Sampai berita ini diturunkan, belum ada hasil autopsi dari pihak kepolisian, apakah korban meninggal karena lakalantas atau akibat pembunuhan. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Kinerja Gemilang Kejati NTT Tahun 2024: Pengelolaan Anggaran Efisien, Penegakan Hukum Optimal

Published

on

Kajati Zet Tadung Allo yang didampingi oleh Wakajati NTT N. Rahmat R, S.H., M.H., beserta para pejabat utama menyampaikan capaian kerja dalam jumpa pers di Aula Lopo Sasando Kantor Kejati NTT, Senin (22/7/2024).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT Zet Tadung Allo Naik Pangkat “Bintang Dua” di Hari Bhakti Adhyaksa Ke-64

Published

on

Kajati NTT Zet Tadung Allo, S.H.,M.H.
Continue Reading

HUKRIM

Kejati NTT Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Proyek Rehabilitasi 14 SD di Alor, Termasuk Abe Senda

Published

on

Tersangka Agustinus Yacob Pisdon dan Eko Wahyudi hendak dibawa ke Rutan Kelas II B Kupang pada Jumat (19/7/2024) sore.
Continue Reading