Connect with us

HUKRIM

Palak dan Aniaya Pemilik Kios Bugis di Kupang, Paceh Leka Ditangkap Polisi

Published

on

Pelaku Paceh Leka saat diamankan di Mapolsek Oebobo.

Kupang, penatimor.com – Aparat kepolisian di Polsek Oebobo, Polres Kupang Kota, mengamankan pelaku dugaan tindak pidana kekerasan pada orang dan barang.

Pelaku diamankan karena melakukan kekerasan terhadap pedagang usaha kios asal Bugis di Kota Kupang.

Terindentifikasi pelaku bernama Paceh Leka (35), warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Pelaku berhasil diamankan di salah satu rumah warga, persis dekat Rumah Makan Cianjur Kelurahan Oebufu.

Penangkapan pelaku dipimpin oleh Panit 1 dan 2 Unit Reskrim Polsek Oebobo, Aipda Frid Sia, SH., dan Aipda Yosua, SH., dibantu oleh anggota Reskrim Polsek Oebobo setelah mendapat informasi dari warga berinisial VN.

Kasus kekerasan ini dengan korban adalah Kaharudin Muhamad Ise alias Paman Kahar (24).

Kasus ini tertuang dalam laporan polisi Nomor: LP/B/62/IV/2020/Sektor Oebobo, Polres Kupang Kota
(23/04) sekitar pukul 17.30 Wita.

Setelah empat bulan kasus ini diilapor aparat kepolisian baru akhirnya berhasil menangkap pelaku.

Kapolsek Oebobo Kompol I Ketut Saba yang dikonfirmasi wartawan, Rabu (19/8) membenarkan penangkapan pelaku kekerasan ini.

Sebelumnya kasus ini berawal pada saat korban berada di kios miliknya, kemudian datang pelaku dalam keadaan mabuk miras dan langsung menghampiri korban dan meminta rokok dan uang, namun korban tidak memberikan karena sudah sering dilakukan palak.

“Karena korban tidak memberikan apa yang diminta, pelaku langsung melakukan pemukulan terhadap korban sehingga mengenai bagian kening korban. Setelah itu pelaku langsung jalan meninggalkan korban,” kata Kapolsek.

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka robek di bagian kepala belakang, luka gores di bagian tangan kiri, bengkak di bagian kepala belakang dan rasa sakit di bagian belakang.

Pelaku sudah diamankan di Rutan Mapolsek Oebobo dan dikenakan Pasal 170 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Kinerja Gemilang Kejati NTT Tahun 2024: Pengelolaan Anggaran Efisien, Penegakan Hukum Optimal

Published

on

Kajati Zet Tadung Allo yang didampingi oleh Wakajati NTT N. Rahmat R, S.H., M.H., beserta para pejabat utama menyampaikan capaian kerja dalam jumpa pers di Aula Lopo Sasando Kantor Kejati NTT, Senin (22/7/2024).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT Zet Tadung Allo Naik Pangkat “Bintang Dua” di Hari Bhakti Adhyaksa Ke-64

Published

on

Kajati NTT Zet Tadung Allo, S.H.,M.H.
Continue Reading

HUKRIM

Kejati NTT Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Proyek Rehabilitasi 14 SD di Alor, Termasuk Abe Senda

Published

on

Tersangka Agustinus Yacob Pisdon dan Eko Wahyudi hendak dibawa ke Rutan Kelas II B Kupang pada Jumat (19/7/2024) sore.
Continue Reading