Connect with us

HUKRIM

Kajati NTT Utus Tim Jemput Tersangka Wiliam Kodrata dan Loe Mei Lien

Published

on

Tersangka William Kodrata dan Loe Mei Lien alias Indrasari saat tangkap tim.Kejaiŕ

Kupang, penatimor.com – Kajati NTT Dr Yulianto mengutus tim ke Surabaya untuk menjemput dua tersangka yang baru saja ditangkap.

Kedua tersangka adalah William Kodrata dan Loe Mei Lien alias Indrasari.

Keduanya adalah pasangan suami istri yang menjadi tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian fasilitas kredit modal kerja pada Bank NTT Cabang Surabaya tahun 2018 sebesar Rp139 miliar lebih dengan estimasi kerugian negara Rp 127 miliar lebih.

Penangkapan kedua tersangka yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) ini dilakukan tim penyidik Kejati NTT, dibantu tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Tersangka diamankan oleh tim kejaksaan di sebuah Villa Puncak Trawas, Kelurahan Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, sekira pukul 11.55 WB, Sabtu (4/7).

Selanjutnya kedua tersangka diamankan dan dibawa ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur untuk dilakukan pemeriksaan dan langsung dititipkan di Rutan Kejati Jawa Timur sambil menunggu penerbangan ke Kupang.

Sesuai informasi, tim penyidik Kejati NTT akan membawa kedua tersangka ke Kupang pada hari ini, Senin (6/7).

Kasi Penkum Kejati NTT Abdul Hakim yang dikonfirmasi, membenarkan.

“Ya, ada penangkapan tersangka yang DPO. Sebelumnya sudah dipanggil tapi mangkir,” singkat Abdul.

Dia sampaikan, Kejati NTT akan menggelar jumpa pers guna menjelaskan tentang penangkapan tersebut setelah kedua tersangka tiba di Kupang.

Sekadar tahu, saat ini sudah ada 8 tersangka dalam perkara ini.

Para tersangka masing-masing, Siswanto Kodrata dengan nilai kredit Rp 10 miliar,
Willyan Kodrata Rp 10 miliar, Loe Mei Lien alias Indrasari Rp 10 miliar, Ilham Nurdiyanto Rp 10 miliar, Muhammad Ruslan Rp 40 miliar, dan Yohanes Ronald Sulayman dengan nilai kredit modal kerja Rp 44 miliar dan kredit modal investasi Rp 5 miliar, Stefanus Sulaiman dan Dedikus Leba selaku mantan Kepala Bank NTT Cabang Surabaya. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Balai Karantina Kupang Musnahkan 500Kg Daging Celeng Asal Sultra

Published

on

Balai Karantina Kupang memusnahkan 500kg daging celeng asal Provinsi Sulawesi Tenggara yang merupakan wilayah zona merah PMK.
Continue Reading

HUKRIM

Balita dengan Tangan Terikat dalam Kamar Terkunci di TTS Merupakan Korban Kekerasan

Published

on

Balita malang di Kabupaten TTS yang ditemukan dalam kondisi kedua tangan terikat dalam sebuah kamar terkunci.
Continue Reading

HUKRIM

BRI Sebut Raibnya Uang Tabungan Mantan Wagub NTT Merupakan Transaksi Normal dan Sah

Published

on

Mantan Wakil Gubernur NTT Drs. Benny Letelnoni (tengah) didampingi Kuasa Hukum Emanuel Passar, SH., saat memberikan keterangan pers.
Continue Reading