Connect with us

UTAMA

Dituding Minta Uang ke Bupati, Dedi Wolo Ancam Polisikan Empat Media Online di NTT

Published

on

Fransisco Bernando Bessi (IST)

Kupang, penatimor.com – Dedi Wolo mengancam akan mempolisikan empat Pemimpin Redaksi (Pemred) media online di NTT.

Hal ini terkait dengan pemberitaan berjudul: “Bawa nama Gubernur, Oknum Wartawan di Ende Minta uang ke Bupati”.

Pemberitaan ini terdapat di empat media online,Yaitu suaranusabunga.com, korantimor.com, suaraflobamora.com, mediaflores.com dan Delegasi.com

“Saya merasa sangat dirugikan dan saya akan polisikan kedua wartawan tersebut, karena menulis tanpa ada fakta,” kata Dedi Wolo kepada wartawan di Kupang.(3/6/2020) petang.

Dia menjelaskan bahwa dalam screenshot WA tidak ada nama Dedi Wolo, tapi mereka sudah menyatakan itu adalah” Dedi Wolo”.

Ia juga mempertanyakan judul berita yang menyatakan dirinya mencatut nama gubernur.

“Dimana saya catut nama gubernur itu. Saya tidak mengatas nama gubernur untuk menekan bupati dari isi WA, jika itu WA dari saya,” tandasnya.

Dedi Wolo mengaku telah melakukan konfirmasi langsung ke Bupati Ende bahwa beliau tidak meneruskan WA Dedi Wolo kepada siapapun.

“Jika ada WA minta bantuan bupati, itu hal yang biasa saja, karena kami adik-kakak. Ya wajar saja. Kenapa orang lain yang persoalkan. Saya buktikan dengan WA dari bupati,” tegasnya.

Salah satu pengacara Kota Kupang, Fransisco Bernando Bessi, SH,MH,CLA, menyesalkan tulisan di empat media online itu, karena dia menilai tulisan itu hanya akal-akalan untuk menyudutkan orang lain.

“Berita itu tidak masuk akal. Judulnya lain, isinya lain. Wartawan tidak boleh begitu. Ini berita akal-akalan, dan jangan menyudutkan orang lain,” katanya.

Menurut dia, WA antara masyarakat dan pimpinam daerah (Bupati) adalah hal yang biasa. Menjadi tidak biasa, jika pembicaraan itu di screenshot lalu dibuatkan menjadi berita.

“Harus dicari siapa yang membuat hal tersebut. Karena pastinya bupati dan keluarga tidak nyaman atas pemberian itu,” ujarnya.

Dia juga mempertanyakan pencatutan nama gubernur yang ditulis dalam berita tersebut.

“Dari screenshot WA sama sekali tidak membawa nama gubernur. Kecuali ada WA yang bawa nama gubernur lalu ancam-ancam,” tandasnya. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KOTA KUPANG

Penyidik Kejati NTT Sita Aset Tersangka Korupsi Rehabilitasi Sekolah di Alor

Published

on

Tim penyidik Pidsus Kejati NTT menyita aset milik tersangka Agustinus Yacob Pisdon alias Gusti Pisdon, Selasa (23/7/2024).
Continue Reading

PILKADA

Dapat Restu Demokrat, Marsianus Jawa dan Paskalis Laba Siap Bertarung di Pilkada Lembata

Published

on

RESTU DEMOKRAT. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lembata Marsianus Jawa dan Paskalis Laba menerima Surat keputusan (SK) langsung dari tangan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Sabtu, 20 Juli 2024. (TRIBUNFLORES.COM/HO-IST)
Continue Reading

HUKRIM

Kinerja Gemilang Kejati NTT Tahun 2024: Pengelolaan Anggaran Efisien, Penegakan Hukum Optimal

Published

on

Kajati Zet Tadung Allo yang didampingi oleh Wakajati NTT N. Rahmat R, S.H., M.H., beserta para pejabat utama menyampaikan capaian kerja dalam jumpa pers di Aula Lopo Sasando Kantor Kejati NTT, Senin (22/7/2024).
Continue Reading