Connect with us

HUKRIM

Kasus Penguasaan Tanah Negara di Kota Kupang Naik Penyidikan

Published

on

Kajati NTT Dr Yulianto didampingi Aspidsus Sugiyanta, Asintel Bambang Setyadi, Kajari Kabupaten Kupang Shirley Manutede, dan Kasi Penkum Abdul Hakim saat memberikan keterangan pers, Kamis (2/7/2020) siang.

Kupang, penatimor.com – Kejati NTT telah meningatkan ke tahap penyidikan penanganan perkara dugaan korupsi dalam pengalihan aset yang dulunya direncanakan untuk dibangun kantor Dukcapil di Jalan Veteran, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, dan ternyata dikuasai oleh perorangan.

“Telah dilakukan ekspos penyelidikan kasus ini, dan saat ini sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan,” kata Kajati NTT Dr Yulianto dalam jumpa pers di kantornya, Kamis (2/7/2020).

Kajati NTT Dr Yulianto yang ditanyakan apakah penguasahan tanah negara yang menjadi obyek perkara ini dikuasai oleh oknum pejabat negara atau swasta, Kajati enggan menjelaskan lebih jauh.

“Saya rasa di dalam penyidikan, itu ada etikanya. Kami tidak akan bisa menyebut orang per orang. Ini statusnya dari penyelidikan dinaikan ke penyidikan umum,” kata Kajati.

“Jadi tadi secara bulat diputuskan penanganan perkara itu naik ke tahap penyidikan,” sambung dia.

Karena sudah naik tahap penyidikan, Kajati sampaikan, pasti akan ada upaya paksa.

Namun ketika akan dilakukan penyitaan dan sebagainya, itu tahapannya perlu masih ada pemeriksaan saksi lagi di tahap penyidikan dan tindakan hukum lain sebagainya.

“Itu sekali lagi teknis penyidikan,” tegas Kajati.

Terkait aktivitas ekonomi di atas lahan yang menjadi obyek perkara, Kajati juga enggan menjelaskan apakah akan dilakukan penghentian dan penyitaan.

“Itu juga teknis penyidikan,” tandas Kajati yang didampingi Aspidus Sugiyanta, Asintel Bambang Setyadi, Kajari Kabupaten Kupang Shirley Manutede dan Kasi Penkum Abdul Hakim. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Balai Karantina Kupang Musnahkan 500Kg Daging Celeng Asal Sultra

Published

on

Balai Karantina Kupang memusnahkan 500kg daging celeng asal Provinsi Sulawesi Tenggara yang merupakan wilayah zona merah PMK.
Continue Reading

HUKRIM

Balita dengan Tangan Terikat dalam Kamar Terkunci di TTS Merupakan Korban Kekerasan

Published

on

Balita malang di Kabupaten TTS yang ditemukan dalam kondisi kedua tangan terikat dalam sebuah kamar terkunci.
Continue Reading

HUKRIM

BRI Sebut Raibnya Uang Tabungan Mantan Wagub NTT Merupakan Transaksi Normal dan Sah

Published

on

Mantan Wakil Gubernur NTT Drs. Benny Letelnoni (tengah) didampingi Kuasa Hukum Emanuel Passar, SH., saat memberikan keterangan pers.
Continue Reading