Connect with us

HUKRIM

DPO Trafficking Yusak Gunanto Tiba di Kupang

Published

on

Tim Kejati NTT dan Kejari Kota Kupang menggiring terpidana Yusak Sabekti Gunanto saat tiba di Bandara El Tari Kupang, Jumat (26/6/2020).

Kupang, penatimor.com – Yusak Sabekti Gunanto (51), terpidana perkara tindak pidana perdagangan orang alias human trafficking telah dibawa ke Kupang, Jumat (26/6/2020).

Yusak tiba di Bandara El Tari Kupang dengan pesawat Lion Air sekira pukul 10.13 Wita, dengan pengawalan ketat tim intelijen Kejati NTT dan Kejari Kota Kupang.

Tampak Kajari Kota Kupang Oder Maks Sombu dan tim memantau langsung terpidana di bandara.

Adapula Asisten Pengawasan Kejati NTT Banua Purba dan tim.

Terpidana kemudian dibawa ke kantor Kejati NTT.

Yusak ditangkap Tim Intelijen Kejati NTT bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Kupang di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Kasi Penkum Kejati NTT Abdul Hakim yang dikonfirmasi wartawan, mengatakan, DPO ditangkap pada Rabu (24/6/2020), sekira pukul 19.15 WIB di SPBU Gombel Lama, Jalan Setia Budi, Kota Semarang.

Yusak merupakan warga Jalan Langensari Timur, RT 01/RW II, Kelurahan Langensari, Kecamatan Ungaran Barat.

Penangkapan ini menurut Abdul Hakim berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 2389 K/PID.SUS/2017 tanggal 31 Januari 2018.

Yusak merupakan terpidana dalam perkara tindak perdagangan orang (TPPO) alias human trafficking. Dia dijatuhi pidana penjara selama 7 tahun, denda Rp 120 juta subsidair 3 bulan kurungan.

Terpidana juga dihukum untuk membayar retribusi kepada ahli waris Yufrinda Selan kepada saksi Megana Farida Bureni, saksi Fridolina Us Batan dan saksi Ani Mariani sebesar Rp 3 juta.

“Selanjutnya terpidana dibawa ke Kejari Semarang untuk dilakukan pemeriksaan sebelum diberangkatkan ke Kupang,” kata Abdul Hakim. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Balai Karantina Kupang Musnahkan 500Kg Daging Celeng Asal Sultra

Published

on

Balai Karantina Kupang memusnahkan 500kg daging celeng asal Provinsi Sulawesi Tenggara yang merupakan wilayah zona merah PMK.
Continue Reading

HUKRIM

Balita dengan Tangan Terikat dalam Kamar Terkunci di TTS Merupakan Korban Kekerasan

Published

on

Balita malang di Kabupaten TTS yang ditemukan dalam kondisi kedua tangan terikat dalam sebuah kamar terkunci.
Continue Reading

HUKRIM

BRI Sebut Raibnya Uang Tabungan Mantan Wagub NTT Merupakan Transaksi Normal dan Sah

Published

on

Mantan Wakil Gubernur NTT Drs. Benny Letelnoni (tengah) didampingi Kuasa Hukum Emanuel Passar, SH., saat memberikan keterangan pers.
Continue Reading