Connect with us

UTAMA

Kapolresta Kupang Bagikan Bantuan Sembako, Masker dan Makanan ke Tunanetra

Published

on

Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana PT Binti menyerahkan bantuan sembako kepada warga Kelurahan Maulafa, Kota Kupang.

Kupang, penatimor.com – Pihak Polres Kupang Kota melakukan bakti sosial dengan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19.

Aksi sosial ini berupa pembagian bantuan paket sembako, masker dan makanan.

Pembagian bantuan dilakukan secara door to door.

Ada 56 KK yang terbantu dalam aksi sosial ini, terdiri atas penyandang disabilitas (tunanetra), pemulung, tukang ojek dan keluarga miskin yang berada di Kota Kupang.

Ada 150 paket sembako yang dibagikan, termasuk 230 bungkus makanan.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana PT Binti, SIK., bersama jajaran Polres Kupang Kota, Selasa (21/4/2020) pagi.

Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana PT Binti, mengatakan, terkait bakti sosial Polri Peduli Covid -19, pihaknya bekerja sama dengan Bhayangkari dan juga kelompok masyarakat Sayang Kota Kupang.

Paket sembako didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan sasarannya kali ini adalah masyarakat miskin dan kaum disabilitas.

“Seperti kaum tunanetra yang selama ini bergantung pada pekerjaan, sehingga mungkin tidak lagi ada pekerjaan bagi mereka. Sehingga Polri terpangil untuk saling membantu,” kata Kapolresta.

“Yang kita bagikan hari ini ada sembako 150 paket. Untuk paket makan sebanyak 230 bungkus. Sedangkan pembagian masker juga dilakukan serentak yang dibagikan oleh personel Satlantas dan Satbinmas,” lanjut dia.

Mengenai dana kegiatan dimaksud, Kapolres jelaskan didapat dari personel Polri yang terpanggil untuk memberikan bantuan.

Adapun kelompok masyarakat yang terpanggil untuk memberikan bantuan.

Yohanes Ngongo Wolang (52), seorang tunanetra yang juga warga RT 26/RW 10, Kelurahan Maulafa, Kota Kupang, berterima kasih kepada Kapolresta dan jajaran yang telah membantu memberikan bantuan sembako dan masker.

“Karena dari dampak Covid-19 ini kami mengikuti anjuran pemerintah agar tidak keluar rumah, sehingga kami tidak bisa bekerja sebagai tukang pijit dan semua tempat biasa kami bekerja tidak dibuka,” kata Yohanes.

“Kami sekeluarga sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dari bapak Kapolres Kupang Kota beserta seluruh jajaran,” sambung dia. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Seorang Balita di TTS Ditemukan dalam Kondisi Tangan Terikat

Published

on

Tangkapan layar balita dengan tangan terikat dan tergeletak di lantai kamar.
Continue Reading

HUKRIM

Dua Anak NTT Dipromosi jadi Asisten di Kejati NTT

Published

on

Shirley Manutede, SH.,MH., dan Ridwan Sujana Angsar, SH.,MH
Continue Reading

KOTA KUPANG

153 PPS Se-Kota Kupang Diminta Jujur dan Adil dalam Bekerja

Published

on

Pelantikan, pengambilan sumpah janji dan bimbingan teknis PPS se-Kota Kupang pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 dilakukan Ketua KPU Kota Kupang, Decky Ballo, di Aston Hotel Kupang.
Continue Reading