Connect with us

SPORT

Siapkan Bonus Rp150 Juta, Kajati Sumut Tegaskan Adhyaksa FC Harus Menang Lawan PSMS Medan

Published

on

BERSAMA. Kajati Sumut Harli Siregar berpose bersama skuad Adhyaksa FC dalam suasana penuh keakraban. Di balik momen sederhana ini, tersimpan dukungan penuh, pesan tegas, dan keyakinan bahwa sejarah besar tengah menanti untuk diwujudkan.

MEDAN, PENATIMOR – Bukan sekadar jamuan makan malam, welcome dinner antara Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar, dan skuad Adhyaksa FC di Restoran Pondok Indah, Medan, Jumat (24/4/2026) malam, menjelma menjadi panggung motivasi penuh energi.

Ya, sebuah malam yang menguatkan tekad untuk mengukir sejarah menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, jajaran Kejati Sumut, manajemen, pelatih, hingga para pemain Adhyaksa FC larut dalam kebersamaan tanpa sekat.
Namun di balik canda dan tawa, terselip pesan besar bahwa kemenangan di depan mata bukan lagi sekadar target, melainkan takdir yang harus diperjuangkan.

Presiden klub Adhyaksa FC, Eko Setyawan, dalam sambutannya secara terbuka menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kajati Sumut yang selama ini konsisten memberikan dukungan penuh setiap tim berlaga di Medan.

“Terima kasih Pak Kajati yang selalu support setiap kita ke Medan, dan beliau selalu hadir. Terima kasih loh Pak,” ujar Eko, disambut tepuk tangan hangat.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Kajari Medan Ridwan Angsar yang dinilainya sebagai sosok yang memahami perjalanan panjang tim sejak masih bernama Farmel FC di level amatir hingga bertransformasi menjadi Adhyaksa FC.

“Beliau tahu sejarah kami sejak di liga amatir. Beliau senior yang juga kebetulan Wakil Ketua PSSI NTT. Jangan kapok ya jadi pengurus sepak bola,” tambahnya dengan nada akrab.

Namun lebih dari sekadar nostalgia, Eko menegaskan bahwa momen kebersamaan itu adalah titik krusial dalam perjalanan tim.

Ia mengingatkan seluruh pemain dan ofisial bahwa mereka kini berada di ambang sejarah besar.

“Ini adalah momentum mengukir sejarah. Pesan Jaksa Agung jelas yaitu kita harus jaga kehormatan Kejaksaan. Dan alhamdulillah, sampai pertandingan ke-26, tidak ada keributan, tidak ada perilaku buruk dari tim ini,” tegasnya.

Dengan nada penuh semangat, Eko mengobarkan motivasi jelang laga krusial melawan PSMS Medan yang akan digelar Sabtu (25/4/2026).

Ia menekankan bahwa tiga poin menjadi kunci emas menuju gerbang grand final sekaligus langkah besar menuju Liga 1 Indonesia.

“Kalau besok kita dapat tiga poin, tiket grand final sudah di tangan kalian. Jangan jadikan itu beban, tapi jadikan energi yang meledak-ledak. Semangat harus terus membara. Bisa?” serunya, dijawab kompak para pemain.

Menurutnya, perjalanan Adhyaksa FC bukanlah perjalanan instan. Tim ini dibangun dari bawah yaitu dari liga amatir, berjuang musim demi musim, hingga kini berdiri di ambang kasta tertinggi sepak bola nasional.

“Momentum tidak datang dua kali. Ini hasil dari capek, sakit, dan perjuangan panjang. Tinggal dua pertandingan lagi. Jangan sia-siakan,” tandasnya.

Eko juga mengingatkan para pemain untuk tetap bermain sebagai tim, menjaga kekompakan, dan tidak terintimidasi oleh nama besar lawan maupun tekanan suporter.

“Anggap semua supporter itu supporter kita. Jangan jadi beban, jadikan motivasi. Kalian harus punya mental petarung,” pesannya tegas sembari menambahkan bahwa manajemen klub telah menyiapkan bonus jika tim berhasil memenangkan laga nanti.

Sementara itu, Kajati Sumut Harli Siregar dalam sambutannya menegaskan bahwa laga melawan PSMS Medan adalah momentum penentu yang tidak boleh disia-siakan.

“Harapan saya, ini benar-benar jadi sejarah. Pertandingan besok adalah momentum yang menentukan. Tidak usah pikirkan yang lain, pokoknya menang,” tegas Kajati.

Ia juga menegaskan bahwa ke depan, dukungan terhadap Adhyaksa FC akan semakin kuat, seiring dengan potensi besar tim untuk menembus Liga 1 Indonesia.

“Kalau besok menang, posisi sudah terjaga. Ke depan akan lebih besar lagi program untuk Adhyaksa FC,” ujarnya penuh optimisme.

Kajati juga menyatakan dukungannya dengan menyiapkan bonus sebesar Rp 100 juta apabila Adhyaksa FC sukses memenangkan pertandingan melawan PSMS Medan.

Tak ketinggalan Owner Restoran Pondok Indah Eko Chang juga secara spontan menyatakan dukungan bonus kepada Adhyaksa FC sebesar Rp50 juta. (bet)

Simak juga video di bawah ini:

Advertisement


Loading...
error: Content is protected !!