Connect with us

HUKRIM

Aniaya Dicky Dethan, Pimpinan Kolektor Sinarmas Multifinance Kupang Dipolisikan

Published

on

KBO Reskrim Iptu I Wayan P. Sujana

Kupang, penatimor.com – Seorang karyawan salah satu perusahaan swasta di Kota Kupang dipolisikan lantaran diduga melakukan tindak pidana
penganiayaan. Yang bersangkutan bertugas sebagai kolektor.

Kasus penganiayaan ini dilaporkan oleh Dicky Hebarat Dethan (48), warga RT 10/ RW 07, Kelurahan Naikoten 1, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

Tindak pidana penganiayaan yang dialami pelapor ini terjadi di halaman depan Bank Sinarmas pada (27/3/2020) sekitar pukul 16.30 Wita.

Kasus penganiayaan ini dengan terlapor adalah Andi selaku Kepala Kolektor pada PT Sinarmas Multi Finance (SMMF) Cabang Kupang.

Kasus penganiayaan ini tertuang dalam laporan polisi Nomor: LP/B/389/III/2020/SPKT Resort Kupang Kota,
(27/03/2020) sekitar pukul 18.30 Wita.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Manasye Jaha, SH., melalui Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskrim, Iptu Wayan Pasek Sujana, SH., di Mapolres Kupang Kota, Senin (31/3/2020) petang,
membenarkan laporan tindak pidana penganiayaan tersebut.

Dijelaskan Iptu Wayan, kejadian penganiayaan berawal pada saat korban menuju ke Tempat kejadian Perkara (TKP) untuk menanyakan mobil yang telah ditarik oleh salah satu karyawan swasta (kolektor) pada leasing di PT Sinarmas Multifinance.

Pada saat terlapor sampai di kantor tersebut dan bertanya ke pihak leasing terkait mobil yang ditarik, terlapor mengatakan bahwa, kenapa mobil yang dijaminkan BPKB ke Sinarmas Multifinance, harus digadaikan ke orang lain.

Namun pelapor menjelaskan bahwa mobil tersebut tidak digadaikan kepada orang lain, sehingga terjadi perdebatan antara pelapor dan terlapor.

“Namun pada saat terjadinya perdebatan tersebut, korban dikelilingi oleh beberapa kolektor dan mengakibatkan korban mendapat penganiayaan,” kata Iptu Wayan.

Dengan kejadian penganiayaan ini, pelapor langsung datang mengadukan kasus ini di SPKT Polres Kupang Kota.

Perlapor juga sudah divisum di Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.

Pelapor juga sudah diperiksa oleh penyidik Sat Reskrim, sedangkan terlapor dikenakan Pasal 351 KUHP.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terlapor belum berhasil dikonfirmasi terkait perkara ini. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Kinerja Gemilang Kejati NTT Tahun 2024: Pengelolaan Anggaran Efisien, Penegakan Hukum Optimal

Published

on

Kajati Zet Tadung Allo yang didampingi oleh Wakajati NTT N. Rahmat R, S.H., M.H., beserta para pejabat utama menyampaikan capaian kerja dalam jumpa pers di Aula Lopo Sasando Kantor Kejati NTT, Senin (22/7/2024).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT Zet Tadung Allo Naik Pangkat “Bintang Dua” di Hari Bhakti Adhyaksa Ke-64

Published

on

Kajati NTT Zet Tadung Allo, S.H.,M.H.
Continue Reading

HUKRIM

Kejati NTT Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Proyek Rehabilitasi 14 SD di Alor, Termasuk Abe Senda

Published

on

Tersangka Agustinus Yacob Pisdon dan Eko Wahyudi hendak dibawa ke Rutan Kelas II B Kupang pada Jumat (19/7/2024) sore.
Continue Reading