Connect with us

HUKRIM

Dokter Dianiaya di Oepura, Polisi Buru Pelaku

Published

on

I Wayan Pasek Sujana

Kupang, penatimor.com – Pihak Polres Kupang Kota terus memburu pelaku pengeroyokan dan penganiayaan terhadap dr Budi, dokter Anistesi yang bertugas di Rumah Sakit Dedari Kupang pada Senin (10/9) dinihari di Jl. Teratai, Naikolan, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Kepada wartawan di Mapolres Kupang Kota pada Kamis (13/9) siang, Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon Christian Nugroho melalui Kaur Binops Satreskrim Ipda I Wayan Pasek Sujana SH menyampaikan bahwa polisi telah mengantongi identitas pelaku pengeroyokan dan penganiayaan terhadap dokter yang bertugas di RS Dedari itu.

“Kita sudah kantongi identitasnya, ada dua orang yang pukul. Pokoknya lebih dari satu dan sekarang kita sedang buru untuk tangkap mereka,” ungkap I Wayan.

Lanjut I Wayan, kronologis kejadian bermula ketika dokter Budi yang pulang bertugas memeriksa pasien di RSIA Dedari itu hendak kembali ke rumahnya di daerah Naikolan.

Saat itu dicegat sekelompok pemuda untuk memintai uang ketika akan memasuki jalan Teratai di Kelurahan Naikolan. Dokter yang dihalangi jalan mobilnya itu kemudian dirampas kunci mobilnya dan dipukul oleh beberapa pelaku.

Beruntung dokter itu menyimpan kunci reserep mobil dan kemudian melarikan diri dari kelompok pemuda itu dan melaporkan kejadian itu kepada pihak Kepolisian. Dalam peristiwa itu beruntung ia selamat dan tidak mengalami kerugian materil. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Seorang Balita di TTS Ditemukan dalam Kondisi Tangan Terikat

Published

on

Tangkapan layar balita dengan tangan terikat dan tergeletak di lantai kamar.
Continue Reading

HUKRIM

Dua Anak NTT Dipromosi jadi Asisten di Kejati NTT

Published

on

Shirley Manutede, SH.,MH., dan Ridwan Sujana Angsar, SH.,MH
Continue Reading

HUKRIM

Jaksa Bongkar Chat WA Randy Badjideh, Ada Aliran Uang ke Oknum Pejabat BPK NTT dari Kontraktor

Published

on

Persidangan terdakwa Irawati Ua di Pengadilan Negeri Kupang, Kamis (19/1/2023).
Continue Reading