Connect with us

HUKRIM

Polsek Oebobo Bekuk Pencuri yang Beraksi di Parkiran Polda NTT

Published

on

Kapolsek Oebobo AKP Yulius Lau (kiri) saat memaparkan pengungkapan kasus pencurian dompet di parkiran lapangan Mapolda NTT, Selasa (10/7).

Kupang, penatimor.com – Penyidik Unit Reskrim Polsek Oebobo berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dompet yang dialami korban Yunita Adoe Haning di area parkiran lapangan Mapolda NTT.

Pelaku berinisial RP, 32, telah ditangkap oleh tim buru sergap (Buser) di tempat kerjanya di Kelurahan LLBK, setelah polisi berkordinasi dengan pihak bank dan sementara menjalani proses hukum.

Pelaku juga terindentifikasi adalah karyawan swasta, warga Kelurahan Naikoten II, namun berdomisili di Jl. Nangka.

Kapolsek Oebobo AKP Yulius Lau kepada wartawan di kantornya, Selasa (10/7), mengatakan kasus ini dilaporkan korban pada Kamis (22/6), sekira pukul 09.00.

Yunita dalam laporannya, jelas Kapolsek, mengatakan kasus pencurian dompet yang dialaminya tersebut terjadi pada 21 Maret 2018, sekira pukul 17.30 di lapangan Mapolda NTT

Korban menguraikan, dompet yang dicuri tersebut berisi 1 buah KTP dan 1 buah SIM C atas nama Yunita Adoe Haning, 1 buah kartu Jamsostek, 1 buah kartu BPJS, 1 buah ATM BNI dan 1 buah ATM BRI atas nama Uce Oktofianus Amalo.

Dalam dompet tersebut, lanjut Kapolsek, juga terdapat uang tunai sebesar Rp 249.000, sementara uang sebesar Rp 10.000.000 yang berada di dalam ATM
BNI milik Uce Oktofianus Amalo ikut dicuri oleh pelaku.

Atas laporan tersebut, Kapolsek katakan, penyidik Unit Reskrim Polsek Oebobo melakukan penyelidikan dan mendapatkan hasil snap shoot (foto tersangka) melalui mesin ATM bersama BCA di Hotel Cendana dan mesin ATM
BNI di Kelurahan Merdeka.

“Dari hasil snap shoot tersebut dapat diketahui ciri-ciri tersangka dan kemudian dilakukan penangkapan terhadap tersangka,” kata Kapolsek.

Mantan Kabag Ops Polres Flores Timur itu melanjutkan, tersangka dalam pengakuannya membenarkan telah mencuri dompet yang berisi surat-surat berharga, ATM dan uang tunai Rp 249.000.

“Dompet korban dicuri di dalam bagasi sepeda motor merek Honda Beat milik Yunita Adoe Haning. Pelaku mengangkat sedikit jok sepeda motor yang dalam keadan terkunci, kemudian memasukan tangannya dan mengambil dompet tersebut,” jelas Kapolsek.

Sementara itu, karena di dalam dompet tersebut terdapat ATM BNI milik Uce Oktofianus Amalo, dan KTP milik Yunita Adoe Haning, sehingga pelaku kemudian mencoba pin ATM tersebut dengan tanggal bulan dan tahun lahir di KTP tersebut, dan ternyata berhasil.

“Sehingga pelaku menarik tunai uang sebesar Rp 10.000.000 dengan
bertahap, dimana pada tanggal 21 Maret 2018 sebesar Rp 5.000.000 dan 22 Maret 2018 sebesar Rp 5.000.000,” imbuhnya.

Masih menurut Kapolsek, pelaku rupahnya sudah mengincar korban saat datang dan memarkir kendaraan di lapangan Mapolda NTT dan selanjutnya berolahraga.

Tersangka dijerat dengan Pasal 362 tentang pencurian dengan ancaman maksimal 5 tahun. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Kejati NTT Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Proyek Rehabilitasi 14 SD di Alor, Termasuk Abe Senda

Published

on

Tersangka Agustinus Yacob Pisdon dan Eko Wahyudi hendak dibawa ke Rutan Kelas II B Kupang pada Jumat (19/7/2024) sore.
Continue Reading

HUKRIM

Zulkarnaen dan Rizky Kase Kembali jadi Tersangka Korupsi Beras Premium Bulog Waingapu, Kasus CBP Tambah 2 Tersangka

Published

on

Lerry Peresly Messakh dan Muhammad Farhan Efendi langsung hendak ditahan di Rutan Kelas II-B Kupang, Kamis (18/7/2024) malam.
Continue Reading

HUKRIM

Upah Tak Dibayar, Puluhan Buruh Mogok Kerja dan Segel Kantor PT Adhi Karya di Kupang

Published

on

Puluhan buruh bangunan menggelar aksi mogok kerja di depan kantor proyek PT Adhi Karya Kupang.
Continue Reading