Connect with us

HUKRIM

Polisi Periksa Tambahan Pegawai Panwaslu Kota Kupang

Published

on

Pinten Bagus Satrianing Budi (IST)

Kupang, penatimor.com – Tim penyidik Unit Tipidkor Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Kupang Kota kini menunggu hasil penghitungan kerugian negara (PKN) tiga perkara dugaan korupsi yang disidik.

Tiga perkara dugaan korupsi yang sudah pada tahap penyidikan adalah perkara dugaan korupsi dana Rp 3 miliar di Panwaslu Kota Kupang, dugaan korupsi proyek rehab rumah jabatan Wali Kota Kupang senilai Rp 1,7 miliar dan dugaan korupsi dana Wali Kota Cup I 2017 senilai Rp 750 juta lebih.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, AKP Pinten Bagus Satrianing Budi yang diwawancarai, Jumat (6/7), mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTT selaku pihak yang melakukan PKN terhadap ketiga kasus tersebut.

“Kita sudah koordinasi. Informasinya dalam waktu dekat BPKP segera serahkan PKN ketiga perkara itu. Prinsipnya penetapan tersangka setelah ada PKN. Namun setelah ada PKN kami akan gelar perkara dulu,” kata Pinten.

Dia melanjutkan, hasil PKN untuk melengkapi berkas perkara dan selanjutnya dilimpahkan ke jaksa peneliti Seksi Tipidsus Kejari Kota Kupang.

Perwira dengan pangkat tiga balok di pundak itu optimis pihaknya segera menuntaskan penyidikan ketiga perkara tersebut.

“Setelah penyidikan rampung, kita segera limpahkan ke kejaksaan untuk diteliti. Kalaupun nantinya jaksa menyatakan belum lengkap dan mengembalikan berkas perkara dengan petunjuk, kita akan berusaha maksimal memenuhi petunjuk sampai P-21 (lengkap, Red),” tandas Pinten.

Pinten melanjutkan, penyidikan perkara dugaan korupsi dana Panwaslu Kota Kupang telah mengerucut pada para pihak yang dinilai patut bertanggungjawab dalam dugaan korupsi yang diperkirakan merugikan negara Rp 500 juta lebih tersebut.

Penyidik dikabarkan telah mengantongi calon tersangka yang dalam waktu dekat akan diumumkan dan dilanjutkan dengan tindakan hukum penahanan.

Calon tersangka kata Pinten, sebelumnya telah diperiksa sebagai saksi. Yang bersangkutan dinilai penyidik paling bertanggung jawab terhadap penyelewengan anggaran Panwaslu Kota Kupang saat pelaksanaan Pilwalkot 15 Februari 2017.

Dalam kasus ini, tim penyidik telah memeriksa sejumlah saksi baik dari internal Panwaslu Kota Kupang dan Pemkot Kupang.

Sementara itu, lanjut Pinten, penyidikan perkara dugaan korupsi proyek rehab rumah jabatan Wali Kota Kupang juga terus dikebut dengan melakukan pemeriksaan saksi tambahan yang merupakan para pihak terkait.

Pekerjaan tersebut diduga menggunakan bahan yang tidak sesuai spesifikasi yang tertuang dalam kontrak kerja.

Pinten juga katakan pihaknya terus mengembangkan penyidikan perkara dugaan korupsi Wali Kota Cup dengan memeriksa sejumlah saksi tambahan yang memiliki keterkaitan dengan perkara dimaksud.

Kita terus mendalami perkara ini, dan semua panitia sudah diperiksa. Masih pendalaman semua. Sudah ada belasan orang yang diperiksa sebagai saksi,” imbuh dia.

Penyidik Polres Kupang Kota menemukan indikasi korupsi dalam pelaksanaan Wali Kota Cup 2017, dimana sesuai nomenklatur dana tersebut hanya untuk kegiatan fun bike.

Namun dalam pengelolaannya dipakai juga oleh panitia penyelenggara untuk membiayai kegiatan futsal dan dimasukan dalam realisasi penggunaan anggaran, sehingga menyalahi aturan dan merupakan tindak pidana korupsi.

Sementara, terpantau ini di Kantor Unit Tipidkor Satreskrim pada Mapolres Kupang Kota, pemeriksaan saksi tambahan terus dilakukan penyidik terkait perkara dugaan korupsi dana Rp 3 miliar di Panwaslu Kota Kupang. Para saksi tambahan adalah pegawai pada Panwaslu Kota Kupang. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Diduga Terlibat Pengeroyokan, Oknum Sipir Rutan Kupang dan Rekannya Ditangkap Polisi, Terancam 5 Tahun Bui

Published

on

Tim Jatanras Polres Kupang Kota berhasil menangkap seorang oknum sipir rumah tahanan (Rutan) Kelas II B Kupang dan rekannya yang diduga terlibat kasus tindak pidana pengeroyokan.
Continue Reading

HUKRIM

Kajati Jateng Lantik 11 Kajari Baru, Ada 1 Putra NTT

Published

on

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jateng Ponco Hartanto melantik 11 Kajari baru di Semarang, Kamis (20/6/2024).
Continue Reading

HUKRIM

Resmi Kajari di SOLO RAYA, Roberth Lambila Komit Bawa Semangat Baru Penegakan Hukum

Published

on

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Ponco Hartanto, S.H., M.H., saat melantik Dr Roberth Jimmy Lambila, S.H., M.H., sebagai Kajari Karanganyar pada Kamis (20/6/2024).
Continue Reading