Connect with us

HUKRIM

Polresta Amankan 26 CTK Nonprosedural

Published

on

Para CTK nonprosedural saat diamankan di Unit Tipiter Satreskrim Polres Kupang Kota, Selasa (5/6).

Kupang, penatimor.com – Pihak Polres Kupang Kota mengamankan 26 calon tenaga kerja (CTK) nonprosedural, Selasa (5/6).

Para CTK yang semuanya laki-laki dewasa tersebut digagalkan keberangkatannya oleh polisi pada Satuan Intelkam di Bandara El Tari, sekira pukul 06.00.

Mereka hendak terbang ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah via Surabaya menggunakan penerbangan pesawat Lion Air.

Polisi kemudian mengamankan para CTK nonprosedural tersebut ke Mapolres Kupang Kota lalu didata dan diperiksa di Unit Tipiter Satreskrim.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota AKP Pinten Bagus Satrianing Budi kepada wartawan di ruang kerjanya, mengatakan, para CTK nonprosedural tersebut berasal dari Kabupaten Malaka, Belu dan TTU.

“Ada 16 orang asal Malaka, 9 dari Belu dan 1 asal TTU,” kata Pinten.

Dari hasil pemeriksaan, Pinten katakan, diketahui para TCK tidak mengantongi dokumen ketenagakerjaan yang sah.

Hanya 12 orang CTK yang diketahui memiliki KTP, sementara lainnya hanya mengantongi surat keterangan dari aparat desa masing-masing.

Para CTK tersebut itu hendak dipekerjakan di PT Tanah Mas, perusahan perkebunan kelapa sawit di Sampit.

Menurut Pinten, pihaknya juga telah memeriksa seorang perekrut berinisial NJ asal Medan, Sumatera Utara.

Perekrut dinilai lalai karena tidak melengkapi para CTK yang direkrut dengan dokumen ketenagakerjaan yang resmi.

“Setelah didata, kita serahkan ke Dinas Nakertras untuk dibina dan selanjutnya dipulangkan ke kampung halaman masing-masing,” sebut Pinten.

Oktovianus Louk, salah satu CTK asal Malaka, mengaku sudah lama bekerja di Sampit.

Menurut Oktovianus, dirinya baru saja pulang kampung, dan saat hendak kembali ke Sampit, dia berinisiatif mengajak beberapa saudaranya untuk bekerja di perusahan perkebunan kelapa sawit tempatnya bekerja.

“Saya sudah lama kerja di sana (Sampit). Keluarga saya juga di sana semua. Ini baru pulang kampung, waktu mau balik saya ajak saudara ikut, daripada nganggur di kampung,” kata Oktovianus di Mapolresta. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Balai Karantina Kupang Musnahkan 500Kg Daging Celeng Asal Sultra

Published

on

Balai Karantina Kupang memusnahkan 500kg daging celeng asal Provinsi Sulawesi Tenggara yang merupakan wilayah zona merah PMK.
Continue Reading

HUKRIM

Balita dengan Tangan Terikat dalam Kamar Terkunci di TTS Merupakan Korban Kekerasan

Published

on

Balita malang di Kabupaten TTS yang ditemukan dalam kondisi kedua tangan terikat dalam sebuah kamar terkunci.
Continue Reading

HUKRIM

BRI Sebut Raibnya Uang Tabungan Mantan Wagub NTT Merupakan Transaksi Normal dan Sah

Published

on

Mantan Wakil Gubernur NTT Drs. Benny Letelnoni (tengah) didampingi Kuasa Hukum Emanuel Passar, SH., saat memberikan keterangan pers.
Continue Reading