Connect with us

PENDIDIKAN & SASTRA

250 Anak Ramaikan Gebyar PAUD di Kota Raja

Published

on

Sejumlah anak Paud sedang pentaskan tarian daerah pada kegiatan gebyar kreativitas anak di Kecamatan Kota Raja, Kupang.

Kupang, penatimor.com – Pusat Kegiatan Gugus (PKG) Kecamatan Kota Raja, menggelar gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat Kecamatan Kota Raja yang diikuti 250 peserta dari Kelompok Bermain (Kober), Taman Kanak-kanak (TK) dan Satuan Paud Sejenis (SPS) yang ada di Kecamatan Kota Raja.

Kegiatan yang dihelat di lapangan TNI AD Kuanino pada Jumat (4/5/2018) pagi tersebut, menampilkan berbagai kreativitas seni budaya yang dipentaskan oleh anak-anak dari 17 PAUD se-Kecamatan Kota Raja, berupa fashion show busana tradisional, menyanyi, tari-tarian daerah, puisi dan juga musik angklung.

Ketua PKG Kecamatan Kota Raja, Monika Malelak mengatakan, gebyar tersebut dalam rangka kegiatan tengah semester, Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional 2018. Dan jugam merupakan sebuah program yang direncanakan oleh PKG Kecamatan Kota Raja, dengan melibatkan dua gugus yakni, Gugus Teratai dan Gugus Cendana.

“Kegiatan ini diselenggarakan setiap tahun. Kali ini diikuti oleh 16 sekolah PAUD dan 1 Kelompok Bermain (Kober). Kalau tahun lalu, penyelenggaraan gebyar ini untuk guru dan anak PAUD, tetapi tahun ini dikhususkan hanya untuk anak-anak saja,” katanya.

Menurut Monika, salah satu tujuan dari pelaksanaan kegiatan dimaksud adalah untuk memperkuat semua insan pendidikan untuk meningkatkan daya saing serta peradaban bangsa Indonesia.

Selain itu, sebagai rasa nasionalisme dan kembali mengingatkan insan pendidikan akan filosofi Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara, yang senantiasa meletakkan dasar pendidikan bagi bangsa Indonesia, dengan memacu kreativitas anak dan guru dalam bidang seni dan tari.

“Juga memperkokoh kerja sama yang baik antara sekolah se Kecamatan Kota Raja, sekaligus mensukseskan program nasional Gernas Baku yaitu gerakan nasional baca buku untuk anak,” jelasnya.

Kepala Sekolah TK Kristen Koinonia Kupang, Damaris A. Balukh mengatakan, kegiatan gebyar tersebut sangat baik dan bermanfaat bagi perkembangan kreativitas anak-anak usia dini. Karena, mereka dilatih untuk bisa tampil dan berekspresi melalui seni dan tari.

“Anak-anak sangat menikmati kegiatan seperti ini, dan dengan acara seperti ini sekaligus memperkenalkan kepada anak tentang ragam budaya dan tari khas daerah khususnya di Nusa Tenggara Timur,” ujarnya. (R2)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKONOMI

Program Peduli TJSL, BRI Cabang Kalabahi Bantu Renovasi Ruang Kelas di Dua Sekolah

Published

on

BRI Cabang Kalabahi menyerahkan bantuan TJSL untuk renovasi ruang kelas sekolah di Kabupaten Alor.
Continue Reading

KOTA KUPANG

Buka Kegiatan Pelatihan Jurnalis, Ketua AJI Kupang: Menulis adalah Kunci Keabadian

Published

on

Penyelenggara, pemateri dan peserta pelatihan jurnalis untuk generasi milinial di era digital berpose bersama.
Continue Reading

PENDIDIKAN & SASTRA

Alumni Smantiq Kupang Bergerak Memajukan Sekolah dan Saling Mendukung

Published

on

Roberth Jimmy Lambila berpose bersama beberapa alumni Smantiq Kupang beserta keluarga. Diabadikan di Cafe Ambuja Kupang, Jumat (22/9/2023) malam.
Continue Reading