Connect with us

SPORT

Kusa FC Singkirkan Juara Bertahan Tunas Muda, LLMC III 2026 Dipastikan Lahirkan Juara Baru!

Published

on

Tim Kusa FC.

KUPANG, PENATIMOR – Kejutan besar mewarnai semifinal Lazarus Laiskodat Memorial Cup (LLMC) III 2026. Kusa FC, tim pendatang baru asal Desa Kusa, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka, sukses menumbangkan juara bertahan SSB Tunas Muda Kota Kupang melalui drama adu penalti dengan skor 2-3, Senin (2/11/2026) malam.

Kemenangan dramatis ini memastikan Kusa FC melangkah ke grand final sekaligus memupus ambisi Tunas Muda FC mempertahankan mahkota juara yang diraih pada LLMC II tahun 2025.

Pertandingan semifinal yang berlangsung di Lapangan Lazarus Laiskodat, Desa Uitao, Pulau Semau, Kabupaten Kupang, itu menyuguhkan duel sengit antara dua tim dengan karakter permainan berbeda.

Kusa FC yang dikenal memiliki pertahanan disiplin dan mental petarung, mampu meredam agresivitas Tunas Muda FC hingga pertandingan harus ditentukan melalui adu tendangan penalti.

Sepanjang 90 menit waktu normal, kedua tim bermain dengan intensitas tinggi. Kusa FC lebih dahulu membuka keunggulan melalui Petrus Sili Dulimaking pada menit ke-12 lewat eksekusi tendangan bebas yang mematikan.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. 12 menit berselang, tepatnya pada menit ke-24, Alberto Soares berhasil menyamakan kedudukan bagi Tunas Muda FC setelah memanfaatkan bola sepak pojok dengan cemerlang.

Skor 1-1 bertahan hingga babak kedua berakhir. Pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu, tetapi kedua tim gagal menambah gol. Drama pun mencapai puncaknya di babak adu penalti.

Adu Penalti Penuh Drama, Kusa FC Menang 2-3

Adu penalti berlangsung menegangkan. Kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk memastikan kemenangan, tetapi kegagalan sejumlah eksekutor membuat pertandingan semakin dramatis.

Bona Kapnani, pemain bernomor punggung 14, menjadi eksekutor pertama Kusa FC dan sukses menjalankan tugasnya. Tunas Muda FC membalas melalui London Marselino More, yang juga berhasil mencetak gol dari titik putih.

Namun, momentum mulai bergeser ketika Ananias Roy dari Kusa FC gagal mengeksekusi penalti. Tunas Muda FC juga gagal memanfaatkan kesempatan setelah tendangan Arki Tanesib membentur mistar gawang.

Herman Januarius, eksekutor Kusa FC berikutnya, turut gagal menuntaskan tugasnya. Sementara itu, penjaga gawang Tunas Muda FC, Baptista Ula, tampil impresif dengan menggagalkan dua tendangan pemain Kusa FC.

Ketegangan semakin memuncak setelah Bryan Radja, penendang keempat Tunas Muda FC, juga gagal mencetak gol.

Valentino Rimo alias Asno kemudian sukses mengeksekusi penalti bagi Kusa FC dan membawa timnya semakin dekat ke kemenangan.

Penentuan akhirnya terjadi ketika Lalong, eksekutor Tunas Muda FC, gagal menaklukkan penjaga gawang Kusa FC, Petrus Balsamus Mura. Sepakannya berhasil ditepis dengan gemilang.

Petrus Balsamus Mura menjadi salah satu sosok penting di balik kemenangan Kusa FC. Penyelamatan krusialnya pada momen penentuan memastikan tim asal Kabupaten Malaka tersebut menang 2-3 dalam adu penalti. Kusa FC pun resmi mengunci tiket ke grand final LLMC III 2026.

LLMC III Lahirkan Juara Baru

Tersingkirnya SSB Tunas Muda FC menjadi kejutan tersendiri dalam turnamen bergengsi yang digagas untuk mengenang mendiang Lazarus Laiskodat tersebut.

Sebagai juara bertahan, Tunas Muda FC sebelumnya tampil sangat meyakinkan sejak fase grup. Tim besutan Coach Anton Kia itu dikenal memiliki lini serang tajam, kolektivitas permainan, serta kedalaman skuad yang mumpuni.

Mereka menggilas Kupang Putra 9-4, PSAL Jalasena 7-0, dan Brilink Arifin 3-0. Bahkan, pada babak 16 besar, Tunas Muda FC membantai PS Kabupaten Kupang dengan skor 10-2.

Namun, menghadapi Kusa FC di semifinal, ketajaman lini serang Tunas Muda FC tidak cukup untuk membawa mereka kembali ke partai puncak.

Kusa FC membuktikan bahwa disiplin, kerja keras, dan mentalitas pantang menyerah mampu menjadi senjata ampuh untuk menumbangkan tim unggulan.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi catatan istimewa bagi Kusa FC yang tampil sebagai pendatang baru perkasa di LLMC III 2026.

 

Kusa FC, Pendatang Baru dengan Mental Juara

Perjalanan Kusa FC menuju grand final bukanlah sebuah kebetulan. Tim asal Desa Kusa, Kabupaten Malaka, tersebut tampil konsisten sejak fase grup dengan menjuarai Grup C. Mereka menumbangkan Lomblen United 2-1, Fajar Timur FC 3-0, dan Nikesport Teratai FC 3-1.

Di babak 16 besar, Kusa FC kembali menunjukkan kualitasnya dengan mengalahkan Angkasa FC 3-1. Pada babak perempat final, Kusa FC sukses menaklukkan SL Benfica, juara Liga Timor-Leste 2026, dengan skor 2-1. Kemenangan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Kusa FC bukan sekadar tim pelengkap dalam turnamen ini.

Di bawah arahan Coach Dzulfikri Bashari El Hassan, didampingi asisten pelatih dan manajemen tim, Kusa FC tampil sebagai skuad yang solid dengan perpaduan pemain muda dan senior berpengalaman.

Nama-nama seperti Yoris Nono, Heron Ago, Yoko Jehaman, Bona Kapnani, Leonijo de Cruz, Valentino Rimo, hingga Petrus Sili Dulimaking menjadi bagian penting dari kekuatan Kusa FC.

Sebelumnya, Kusa FC juga mencatat prestasi membanggakan dengan menjuarai Bupati Belu Cup 2026 setelah mengalahkan PS Kabuna di partai final.

Kini, Kusa FC semakin dekat untuk menambah koleksi prestasinya dengan memburu trofi Lazarus Laiskodat Memorial Cup III 2026.

Menunggu Lawan di Grand Final

Kusa FC kini tinggal menunggu calon lawannya di partai puncak. Satu tiket grand final lainnya akan diperebutkan Perselaya Lamahala dan Satria Muda Maumere dalam pertandingan semifinal kedua yang dijadwalkan berlangsung Selasa, 3 November 2026, pukul 16.00 WITA.

Kemenangan atas Tunas Muda FC menjadi bukti bahwa Kusa FC memiliki kapasitas untuk bersaing dengan tim-tim terbaik dalam turnamen ini.

Satu langkah telah dilewati. Satu sejarah telah ditorehkan. Kini, Kusa FC hanya tinggal selangkah lagi untuk mengukir sejarah baru sebagai juara Lazarus Laiskodat Memorial Cup III 2026.

LLMC III 2026 dipastikan akan melahirkan juara baru setelah sang juara bertahan tersingkir secara dramatis.

Semifinal Kedua LLMC III Makin Membara

Persaingan memperebutkan satu tiket tersisa ke grand final Lazarus Laiskodat Memorial Cup (LLMC) III 2026 dipastikan semakin panas. Kehadiran sejumlah punggawa PERSE Ende, termasuk Adi Atep dan kawan-kawan, yang kini melebur ke dalam dua kekuatan besar Flores, Perselaya Lamahala dan Satria Muda FC Maumere, menambah daya tarik duel semifinal kedua.

Kilas balik pesona dan kualitas para pemain Laskar Kelimutu PERSE Ende kini menjadi cerita tersendiri di tengah atmosfer kompetisi sepak bola bergengsi di Pulau Semau, Kabupaten Kupang.

Bergabungnya para pemain berpengalaman tersebut praktis menghadirkan warna baru dalam peta persaingan LLMC III 2026. Perselaya Lamahala dan Satria Muda FC Maumere kini memiliki tambahan kekuatan yang berpotensi menjadi pembeda dalam pertandingan krusial menuju partai puncak.

Duel kedua tim tidak sekadar mempertaruhkan tiket grand final, tetapi juga menjadi pertarungan gengsi, strategi, kualitas individu, kolektivitas, dan mentalitas juara.

Setelah Kusa FC asal Kabupaten Malaka lebih dahulu memastikan tempat di grand final dengan menyingkirkan juara bertahan Tunas Muda FC melalui drama adu penalti 2-3, kini seluruh perhatian tertuju pada semifinal kedua.

Perselaya Lamahala atau Satria Muda FC Maumere? Siapakah yang akan menjadi penantang Kusa FC di partai puncak?

Pertandingan semifinal kedua Perselaya Lamahala versus Satria Muda FC Maumere dijadwalkan berlangsung Selasa, 3 November 2026, pukul 16.00 WITA, di Lapangan Lazarus Laiskodat, Desa Uitao, Pulau Semau, Kabupaten Kupang.

Atmosfer pertandingan dipastikan semakin membara. Para pencinta sepak bola Nusa Tenggara Timur kini menantikan siapa yang akan keluar sebagai pemenang dan melengkapi komposisi finalis LLMC III 2026. Satu tiket tersisa. Dua kekuatan Flores. Satu ambisi menuju grand final. Siapa yang akan menantang Kusa FC untuk memperebutkan mahkota juara LLMC III 2026? Semua akan terjawab di Lapangan Lazarus Laiskodat, Pulau Semau!

Perselaya Runner-Up Dua Edisi LLMC

Satu tiket terakhir menuju grand final Lazarus Laiskodat Memorial Cup (LLMC) III 2026 bakal diperebutkan dalam duel sarat gengsi antara pendatang baru Satria Muda FC Maumere melawan Perselaya FC Lamahala, runner-up LLMC dalam dua edisi sebelumnya. Pertarungan dua kekuatan Flores ini dipastikan menjadi salah satu laga paling menarik dalam perjalanan turnamen sepak bola bergengsi di Pulau Semau, Kabupaten Kupang.

Satria Muda FC Maumere datang dengan ambisi besar sebagai pendatang baru yang ingin langsung mencatatkan sejarah. Sementara Perselaya FC Lamahala, wakil Flores Timur yang telah dua kali merasakan atmosfer partai final sebagai runner-up, tentu tidak ingin kembali kehilangan kesempatan untuk merebut mahkota juara.

Duel ini bukan sekadar pertandingan untuk memperebutkan tiket final. Lebih dari itu, laga ini menjadi pertaruhan gengsi, pengalaman, strategi, dan mentalitas juara. Dengan komposisi pemain yang semakin kompetitif, Satria Muda Maumere dan Perselaya Lamahala memiliki peluang yang sama untuk melangkah ke partai puncak dan menghadapi Kusa FC, tim asal Kabupaten Malaka yang telah lebih dahulu memastikan tiket grand final setelah menyingkirkan juara bertahan Tunas Muda FC melalui drama adu penalti 2-1.

Kini, pertanyaan besar mengemuka di kalangan pencinta sepak bola NTT: siapakah yang akan menjadi finalis kedua LLMC III 2026? Apakah Satria Muda Maumere mampu membuat kejutan sebagai pendatang baru? Ataukah Perselaya Lamahala kembali menunjukkan kelasnya sebagai tim berpengalaman yang telah dua kali menjadi runner-up? Semua akan terjawab dalam pertandingan semifinal kedua yang dijadwalkan berlangsung Selasa, 3 November 2026, pukul 16.00 WITA, di Lapangan Lazarus Laiskodat, Desa Uitao, Pulau Semau, Kabupaten Kupang. Silakan prediksi, siapa yang bakal lolos ke grand final dan menantang Kusa FC? (bet)

Advertisement


Loading...
error: Content is protected !!