KOTA KUPANG
Cristiano Ronaldo Batal ke Kupang, Pemprov NTT Klarifikasi dan Minta Masyarakat Tetap Tenang

KUPANG, PENATIMOR – Rencana kunjungan megabintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, ke Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipastikan mengalami penundaan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT akhirnya memberikan klarifikasi resmi setelah muncul gelombang kekecewaan dan protes dari masyarakat yang sudah menantikan kedatangan sang superstar.
Asisten II Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Rita Wuisan, dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Gubernur NTT pada Rabu (19/2/2025) siang, menegaskan bahwa pihaknya sejak awal hanya menerima pemberitahuan mengenai rencana kedatangan Ronaldo melalui media massa serta surat resmi dari Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI NTT dan Yayasan Graha Kasih Indonesia.
“Kami menerima surat pemberitahuan dari Asprov PSSI NTT dengan Nomor 280 tertanggal 16 Februari 2025 yang menyebutkan rencana kedatangan Cristiano Ronaldo. Namun, setelah kami melakukan berbagai persiapan dengan instansi terkait, kami menerima informasi terbaru bahwa ada perubahan jadwal dan hingga saat ini belum ada kepastian tentang kapan Ronaldo akan tiba di Indonesia maupun Kupang,” jelas Rita yang didampingi Sekretaris Dispora NTT, Karel Muskanan, dan Sekretaris KONI NTT, Lambert Tukan.
Sebagai langkah antisipasi, Pemprov NTT telah mengadakan rapat persiapan pada 19 Februari pukul 14.00 WITA dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Polda NTT, pihak bandara, serta pemerintah Kota dan Kabupaten Kupang.
“Hasil rapat tersebut menunjukkan bahwa jadwal yang diberikan Yayasan Graha Kasih ternyata tidak sesuai dengan informasi terbaru yang kami terima. Kami mencoba menyesuaikan rundown serta lokasi kedatangan dengan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah daerah dan kepolisian. Namun, hingga kini kami belum mendapatkan informasi yang pasti terkait kepastian kedatangan Ronaldo,” tambahnya.
Rita menegaskan bahwa Pemprov NTT hanya bertugas memastikan keamanan dan kelancaran jika kunjungan itu benar-benar terjadi. Namun, tanggung jawab utama terkait kepastian kedatangan Cristiano Ronaldo sepenuhnya berada di tangan Yayasan Graha Kasih.
“Kami ingin menegaskan bahwa kehadiran pemerintah hanya untuk menjamin keamanan dan kelancaran acara. Segala sesuatu yang berkaitan dengan kepastian kedatangan Ronaldo adalah tanggung jawab Yayasan Graha Kasih,” kata Rita.
Setelah kabar batalnya kedatangan Ronaldo menyebar, sejumlah masyarakat yang sudah terlanjur antusias dikabarkan melakukan aksi protes di depan Kantor Gubernur NTT dan DPRD Provinsi NTT. Mereka kecewa karena merasa telah diberi harapan tanpa kepastian yang jelas.
Merespons hal ini, Rita Wuisan meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru menuju bandara ataupun lokasi yang dirumorkan menjadi tempat pertemuan dengan Ronaldo.
“Kami memahami besarnya antusiasme masyarakat NTT terhadap kehadiran Cristiano Ronaldo, tetapi kami mengimbau agar tidak berbondong-bondong ke bandara atau lokasi lain. Kami akan segera memberikan informasi terbaru melalui saluran resmi pemerintah jika ada perkembangan lebih lanjut,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada surat resmi dari pihak Yayasan Graha Kasih yang memastikan tanggal pasti kedatangan Ronaldo ke Kupang.
“Kami berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam menerima informasi dan tidak mudah terprovokasi. Kepastian kedatangan Ronaldo bukan berada di tangan pemerintah, melainkan sepenuhnya di bawah koordinasi Yayasan Graha Kasih,” tutup Rita.
Dengan adanya klarifikasi ini, Pemprov NTT berharap masyarakat bisa memahami situasi yang terjadi dan menunggu informasi lebih lanjut dari pihak yang bertanggung jawab atas kunjungan tersebut. (mel)






