Connect with us

HUKRIM

Intip Peran Shirley Manutede dan Tim dalam Mengawal Anggaran 2024 untuk Kejati NTT

Published

on

Asisten Bidang Pembinaan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Shirley Manutede, SH., M.Si., bersama dengan tim Perencana Keuangan dan Perencana Kegiatan Kejati NTT, saat ini sedang mengikuti kegiatan pengembangan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-K/L) di Jakarta.

JAKARTA, PENATIMOR – Asisten Bidang Pembinaan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Shirley Manutede, SH., M.Si., bersama dengan tim Perencana Keuangan dan Perencana Kegiatan Kejati NTT, saat ini sedang mengikuti kegiatan pengembangan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-K/L) di Jakarta.

Kegiatan ini merupakan bagian vital dalam menyusun rincian anggaran yang komprehensif untuk seluruh satuan kerja Kejaksaan di seluruh Indonesia, termasuk Kejaksaan Tinggi NTT dan Kejaksaan Negeri di wilayahnya.

Asisten Bidang Pembinaan, Shirley Manutede, memberikan klarifikasi terbaru mengenai perkembangan signifikan ini pada Rabu, 11 Oktober 2023.

Shirley menjelaskan bahwa penelaahan RKA-K/L adalah langkah awal dalam memastikan alokasi anggaran yang diperlukan oleh lembaga Kejaksaan di seluruh Indonesia.

“Proses penelaahan ini melibatkan Aparat Pengawas Instansi Pemerintah (APIP) sebelum hasilnya diajukan kepada Direktorat Jenderal Anggaran di Kementerian Keuangan,” kata Shirley.

Mantan Kajari Klungkung itu melanjutkan, setelah mendapatkan persetujuan dari pihak berwenang, rencana anggaran ini akan dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Kemudian, Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara akan disahkan bersama DPR, dan baru kemudian diserahkan ke lembaga Kejaksaan,” imbuh Shirley yang juga mantan Kajari Kabupaten Kupang.

Harapannya, semua proses ini dapat selesai dalam waktu yang memadai untuk pelaksanaan pada tahun anggaran 2024.

Shirley Manutede juga menekankan, “Pada tahap penelaahan saat ini, kita menentukan sejumlah anggaran yang akan dialokasikan untuk masing-masing bidang, seperti Intelijen, Pidana Khusus, Pidana Umum, dan lainnya”.

Pembahasan yang tengah berlangsung di Jakarta ini adalah bukti nyata komitmen para pejabat Kejaksaan dalam memastikan bahwa seluruh satuan kerja, termasuk Kejaksaan Tinggi NTT, memiliki dana yang cukup dan terencana dengan baik, untuk menjalankan tugas mereka dengan efisiensi dan efektivitas. (bet)

Advertisement


Loading...
error: Content is protected !!