Connect with us

KOTA KUPANG

Pj Walikota Kupang Apresiasi Karang Taruna, Stenly Boymau Gencarkan Program Daur Ulang Sampah, Mimpi Hadirkan Bank Sampah

Published

on

Rapat Koordinasi Karang Taruna Kota Kupang di Restoran Subasuka pada Kamis (21/9/2023).

KUPANG, PENATIMOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang memberikan penghargaan atas kontribusi yang berharga dari Karang Taruna dalam membangun Kota Kupang. Karang Taruna Kota Kupang telah memberikan kontribusi positif dalam pembangunan kota ini melalui inisiatif seperti, Kupang Green and Clean, fogging untuk mengatasi penyakit DBD, dan pelatihan daur ulang sampah.

“Kerja keras yang telah dilakukan oleh Karang Taruna sangat berarti bagi masyarakat Kota Kupang,” kata Penjabat Walikota Kupang, Fahren Funay, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakornas) Karang Taruna Kota Kupang di Restoran Subasuka pada Kamis (21/9/2023).

Fahren menambahkan bahwa upaya keras Karang Taruna Kota Kupang sangat penting untuk kemajuan daerah ini dan patut dihormati dan dihargai. Ini juga membuktikan bahwa forum Karang Taruna, sebagai generasi muda, merupakan komponen penting dalam pembangunan Kota Kupang.

Apresiasi kepada Karang Taruna ini diberikan karena mereka telah aktif dalam pengelolaan sampah, yang merupakan bagian yang sangat penting dalam masyarakat dan mendukung pembangunan hingga tingkat kelurahan.

Sebagai Pj Walikota Kupang, Fahren sangat berharap bahwa Karang Taruna dapat membantu Pemkot Kupang dalam memanfaatkan potensi yang ada untuk meningkatkan kemandirian. Mereka juga diharapkan dapat mendukung program-program Pemerintah Kota Kupang yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Fahren juga menekankan pentingnya Karang Taruna sebagai contoh teladan dalam mengatasi masalah sosial, terutama di era saat ini. Dia juga mengingatkan mereka untuk tetap bertindak dengan integritas dan menjalankan peran yang positif dalam pembangunan Kota Kupang.

“Sekali lagi, saya mengimbau Karang Taruna Kota Kupang untuk menjadi wadah bagi generasi muda yang berdedikasi dan berkontribusi, serta menjadi penggerak dalam pembangunan Kota Kupang,” kata Fahren.

Stenly Boymau, Ketua Karang Taruna Kota Kupang, menjelaskan bahwa program daur ulang sampah menjadi penting, karena Karang Taruna Kota Kupang tersebar di seluruh kelurahan. Oleh karena itu, penanganan sampah menjadi tanggung jawab bersama Pemprov NTT dan Pemkot Kupang.

“Kami telah menyiapkan program daur ulang sampah untuk tahun 2023, dengan partisipasi 100 orang dari 51 kelurahan,” kata Stenly.

Stenly juga mencatat bahwa pada tahun 2008, program Kupang Green and Clean telah sukses, tetapi perlu kerjasama antara media dan Pemerintah Kota Kupang. Namun, pergantian kepemimpinan dan komunikasi yang kurang efektif menyebabkan masalah sampah di Kota Kupang tidak terselesaikan dengan baik.

Oleh karena itu, program daur ulang sampah menjadi solusi yang diusulkan, dengan melibatkan kader-kader Karang Taruna di seluruh kelurahan. Mereka, yang berusia antara 17-45 tahun, akan berkolaborasi dengan pemerintah untuk mengatasi masalah sampah.

Pelatihan daur ulang sampah akan mengajarkan cara mendaur ulang sampah menjadi aksesori kecil yang dapat dilelang kepada siapa saja yang tertarik. Tujuannya adalah untuk menciptakan agen-agen daur ulang sampah di setiap kelurahan.

Stenly juga mengungkapkan bahwa semua peserta pelatihan daur ulang sampah adalah anggota Karang Taruna. Mereka memiliki beragam keahlian, seperti daur ulang ban bekas, pembuatan tas etnik, dan desain aksesoris dari sampah.

Pola pelatihan ini akan berlangsung di kelurahan Fontein, yang menjadi pusat pelatihan untuk berbagai kelurahan lainnya. Mimpi Karang Taruna Kota Kupang adalah menghadirkan bank sampah sebagai langkah lanjutan dalam mengatasi permasalahan sampah di Kota Kupang. (wil)

Advertisement


Loading...
error: Content is protected !!