HUKRIM
Wakajagung RI Pantau Langsung Kondisi Kantor Kejari Kabupaten Kupang

OELAMASI, PENATIMOR – Wakil Jaksa Agung (Wakajagung) Republik Indonesia, Dr Sunarta, SH.,MH., mengawali kunjungan kerjanya di Nusa Tenggara Timur, dengan meninjau kesiapan Kejari Kabupaten Kupang dalam rangka menuju Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Sebelumnya, orang nomor dua di korps Adhyaksa itu beserta rombongan tiba di Bandara El Tari Kupang sekira pukul 06.30 Wita, Kamis (22/6/2023), dengan menumpang pesawat Batik Air.
Sunarta disambut oleh Kajati NTT Hutama Wisnu, SH.,MH., dengan pengalungan kain tenun khas NTT.
Kajati tampak didampingi Wakajati dan para Asisten, termasuk Kajari Kota Kupang.
Turut dalam penyambutan itu, Danlanud El Tari Kupang, Danlantamal VII Kupang, Sekda NTT, dan perwakilan Polda NTT.
Sementara itu, Wakajagung Sunarta dan rombongan saat tiba di kantor Kejari Kabupaten Kupang mendapat sambutan hangat dari Kajari Muhammad Ilham, SH.,MH., beserta jajarannya.
Turut bersama, Bupati Kupang Korinus Masneno dan jajaran Forkopimda setempat.
Bupati Kupang bersama Kajari Kabupaten Kupang tampak memakaikan busana adat lengkap khas Amarasi kepada Wakajagung dan Kajati NTT, saat memasuki gerbang utama kantor tersebut.
Selanjutnya, Wakajagung dan rombongan diarak memasuki kantor Kejari Kabupaten Kupang dengan tarian Kataga khas Sumba.
Persis di teras gedung berlantai 2 itu, tampak berbaris belasan jaksa dan pegawai yang menyambut Wakajagung dengan pekikan yel-yel.
Sesaat kemudian, Wakajagung yang didampingi Kajati dan beberapa pejabat dari Kejagung, mulai memantau kondisi kantor tersebut.
Pemantauan di mulai pada gerai PTSP, kemudian berlanjut ke ruang Pidsus, Pidum, Intel hingga gudang barang bukti, ruang diversi anak, termasuk kantin.
Wakajagung Sunarta pada kesempatan itu, memberikan beberapa catatan penting kepada Kajari Kabupaten Kupang dan para Kepala Seksi untuk segera membenahi kekurangan yang ada.
Sunarta juga mengingatkan Kajari Kabupaten Kupang dan jajaran untuk memaksimalkan sistem digitalisasi dalam upaya peningkatan kinerja, sehingga lebih efektif dan efisien.
“Sistem digitalisasi harus dimaksimalkan, sehingga dari Kejagung setiap saat bisa mengontrol kinerja dan produk di sini. Sistem pelaporan juga semakin lebih mudah dan cepat,” pesan mantan Kajati NTT itu.
Kajari Muhammad Ilham pada kesempatan itu juga spontan mengajukan permohonan pengadaan meubeler untuk kantornya.
“Di sini meubelernya sudah lama semua pak,” ungkap Muhammad Ilham kepada Karo Perencanaan Kejagung yang ikut mendampingi Wakajagung.
Di tempat ini, selain melakukan peninjauan kantor, Sunarta juga mendengar langsung presentasi dari Kajari Kabupaten Kupang dan Kajari Flores Timur tentang kesiapan WBK.
Kemudian, pada pukul 14.00 Wita, sosok yang pernah menjabat JAM Pidana Umum dan JAM Intelijen itu akan meninjau kantor Kejati NTT, sekaligus memberikan pengarahan kepada Kajati NTT dan Wakajati NTT, beserta jajaran Asisten dan Kajari.
Sementara, pada Jumat (23/6/2023), sekira pukul 07.00 Wita, pria yang juga mantan Kajati Jawa Timur itu akan berkesempatan melakukan senam pagi bersama seluruh pegawai Kejati NTT.
Usai senam pagi, Sunarta akan melakukan penyerahan hewan kurban secara simbolis kepada sejumlah masjid di Kota Kupang.
Sosok yang juga mantan Wakajati Sulawesi Selatan itu juga akan didaulat melakukan penyematan sabuk hitam kepada para atlet Dojang Adhyaksa Taekwondo Club (ATC) Kejati NTT, sekaligus menyerahkan tali asih kepada sejumlah atlet berprestasi. Hal ini dikarenakan, Dojang ATC Kejati NTT pertama kali terbentuk saat Sunarta menjabat sebagai Kajati NTT.
Untuk diketahui, Wakil Jaksa Agung RI, Dr. Sunarta, SH., MM., akan melakukan kunjungan kerja ke Kejati NTT selama dua hari, Kamis-Jumat (22-23/6/2023).
Kunjungan ini dalam rangka kegiatan Asistensi Reformasi Birokrasi Kejaksaan Republik Indonesia.
Untuk diketahui, di tahun 2023, selain Kejati NTT, terdapat dua Kejari, yaitu Kejari Kabupaten Kupang dan Kejari Flores Timur, yang ikut diusulkan untuk dinilai menjadi nominasi satu kerja menuju predikat Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK). (bet)






