Connect with us

EKONOMI

Dukung Pemkot Kupang, UMKM Binaan Bank NTT Salurkan Produk Moringa kepada 396 Siswa SMPK Sta. Theresia

Published

on

PRODUK KELOR. UMKM MoriGe Binaan Bank NTT Salurkan Ratusan Produk Kelor di SMPK Theresia Kupang pada Minggu, 12 Februari 2023. Foto: Pos-Kupang.com

KUPANG, PENATIMOR – Untuk mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Bank NTT bersinergi dengan salah satu UMKM-nya yaitu MoriGe.

UMKM MoriGe, milik Gledis Naray merupakan UMKM yang bergerak dalam bidang makanan berbahan dasar kelor seperti Moringa Tea, Moringa Cookies, Shorgum Cookies.

Langkah awal mendukung Pemkot, Sinergitas Bank NTT dan MoriGe menyalurkan dan membagikan langsung produk Moringa kepada 396 murid di SMPK Sta Theresia Kupang.

Kepala SMPK Sta Theresia Kupang, Sr Dafrosa Muti, SSpS, SE mengatakan, membicarakan kelor ini bukan hal baru. Dulu sebelum program melalui surat edaran pemerintah, orang NT sudah mengonsumsi kelor, tetapi saati ini dengan melihat khasiatnya yang baik, pemerintah mewajibkan semua siswa di sekolah untuk mengonsumsi kelor.

“Dulu kan kalau orang-orang suka atau mungkin di tempatnya tidak ada sayur, sayurnya itu,” ungkap Sr Dafrosa sebagaimana dikutip dari kupang.tribunnews.com.

Tetapi dari perkembangan selama ini, pengolahan kelor sudah mengalami kemajuan, ia juga berharap pemerintah buat lebih menarik lagi karena kita tahu kelor memiliki manfaat yang banyak.

Ia juga menyebutkan dua jenis kelor yaitu kelor hijau dan kelor merah. Kepala sekolah yang masa kecilnya sering mengonsumsi kelor sebagai sayur ini mengaku senang dengan program pemerintah.

Apalagi dengan melihat kelor dalam berbagai bentuk olahan makanan ringan sehat dengan kemasan yang menarik dibandingkan dulu yang hanya diolah secara tradisional.

Dijelaskannya, sudah banyak fakta bahwa kelor bukan hanya memiliki vitamin tetapi juga kandungan untuk meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas. Sebagia orang tua juga ia mengatakan pemerintah mencanangkan sesuatu untuk membiasakan siswa-siswi hidup sehat untuk menjaga imunitas.

“Sebenarnya kan instruksi dari pemerintah, hari Rabu dan Jumat, tetapi hari ini ada kegiatan dan kami biasa ada kegiatan seperti ini di hari Sabtu dan ada tawaran dari Morige jadi kami bersedia supaya para siswa tahu bahwa makanan dari kelor lebih sehat dibandingkan jajanan manis lainnya yang sering dikonsumsi. Tetapi hari ini kita wajibkan untuk seluruh siswa yang hadir,”terang kepala sekolah asal Alor ini.

Siswa-siswi yang hadir masing-masing mendapatkan Moringa Tea, Moringa Cookies dan Shorgum Cookies yang menurutnya sudah sesuai, namun tidak dengan lidah siswa-siswinya.

Siswa-siswi masih terbiasa dengan jajanan manis, Suster Dafrosa menyarankan agar lebih menarik dengan rasa yang disesuaikan dengan lidah anak-anak agar mereka bisa terbiasa dengan jajanan sehat berbahan dasar kelor.

“Untuk cookies dan tehnya mungkin untuk kami sudah pas. Tapi kurang manis, dan mungkin untuk tekstur cookies dan campuran tehnya kalau kita makan cookies dan campur tehnya kurang pas. Semoga dengan datang ke sekolah-sekolah seperti supaya bisa merubah dari kekurangan-ke depannya bisa cocok dengan lidah anak-anak,”jelas Alfa saat memberikan testimoni produk kelor MoriGe.

Lanjutnya, produk ini bagus dan sehat sehingga respon kami sangat baik karena menurutnya anak-anak sekolah bisa mengonsumsi makanan herbal agar bisa meningkatkan daya tahan tubuh kesehatan serta untuk pembelajaran selanjutnya. Apalagi mendapatkan produk-produk makanan ini secara gratis.

Menanggapi hal ini, ke depannya Gledis akan mengeluarkan produk Moringa Cookies dengan varian cokelat khusus anak-anak.

“Harapan ke depannya ada sponsor dari pihak lain agar bisa menjangkau sekolah-sekolah di seluruh kota Kupang,”ungkapnya.

Kelor merupakan tumbuhan yang memiliki beragam nutrisi. Kelor memiliki kadar vitamin C dan kalium tinggi, protein dan mineral yang bermanfaat untuk memperkuat daya tahan tubuh, menjaga kesehatan kulit, mengontrol kadar gula darah, menjaga kesehatan jantung, melindungi tubuh dari racun arsenik dan menghambat pertumbuhan sel kanker.

Mengingat manfaat kelor yang sangat besar bagi pertumbuhan dan perkembangan fisik anak, sebelumnya Pemkot Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang mengeluarkan surat edaran untuk mewajibkan semua siswa PAUD, SD/MI dan SMP/MTS mengonsumsi Kelor yang menjadi salah satu potensi Sumber Daya Alam (SDA) di NTT yakni agar masing-masing siswa menyiapkan dan membawa makanan dan minuman sendiri dari rumah untuk dikonsumsi di sekolah, serta husus Rabu dan Jumat wajib mengonsumsi makanan/minuman yang mengandung Kelor. (*/bet)

Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul UMKM MoriGe Binaan Bank NTT Salurkan Ratusan Produk Kelor di SMPK Theresia Kupang.

Advertisement


Loading...
error: Content is protected !!