SPORT
Dukung Gavriel, Bamsoet Janji Fasilitasi Pembentukan MBI di NTT

KUPANG, PENATIMOR – Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengapresiasi terpilihnya Gavriel Putranto Novanto secara aklamasi menjadi Ketua IMI Provinsi NTT periode 2022- 2026.
Untuk itu, politikus Golkar yang juga kini menjabat Ketua MPR RI itu berjanji akan bersama Ketua Motor Besar Indonesia (MBI) Rio Castello memfasilitasi pembentukan kepengurusan Motor Besar Indonesia (MBI) di NTT.
Gavriel Novanto diminta segera merapatkan barisan untuk mensukseskan berbagai agenda penting IMI di NTT.
Salah satunya turut mensukseskan NTT sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, sehingga bisa memberikan dampak yang signifikan bagi peningkatan prestasi atlet balap di daerah itu.
“Sekaligus nanti kegiatan PON bisa memberikan multiplier effect economy yang besar bagi masyarakat NTT,” jelas Bamsoet usai menerima pengurus IMI NTT di kediamannya, Rabu (7/12/22).
Setelah kepengurusan di tingkat provinsi terbentuk, Gavriel Novanto masih memiliki tanggung jawab menyempurnakan kepengurusan IMI NTT hingga ke tingkat kabupaten/kota.
Sehingga bisa memajukan olahraga dan mobilitas otomotif, sekaligus menjaring atlet berbakat yang terdapat di berbagai kabupaten/kota se-NTT.
Bamsoet juga mengapresiasi komitmen Gavriel untuk membangun sirkuit bertaraf nasional di NTT.
Hal ini penting, agar bisa digunakan untuk menyelenggarakan berbagai kejuaraan motorsport.
“Sehingga bisa mendukung pembinaan potensi balap dari para anak-anak muda NTT,” jelas Bamsoet.
IMI sudah mendapatkan kepastian bahwa di tahun 2023, Indonesia akan mendapatkan dua kali kesempatan menjadi tuan rumah kejuaraan dunia Motocross, FIM Motocross MXGP 2023, yakni putaran 10 dan 11 pada 25 – 2 Juli 2023.
Lalu di tanggal 25 Juni 2023 rencananya akan dilaksanakan di Samota, Sumbawa, NTB yang pernah sukses menjadi tuan rumah MXGP pada 25-26 Juni 2022.
“Untuk putaran 11 pada 2 Juli 2023, dan jika IMI NTT siap, bisa kita arahkan kesini, dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan mobilitas dan olahraga otomotif. Hal ini tidak hanya menjadi sarana bagi peningkatan dan pengembangan prestasi atlet otomotif. Selain menjadi ajang penjaringan atlet otomotif berprestasi, juga berperan dalam mendorong bangkitnya perekonomian masyarakat,” jelas Bamsoet. (wil)






