KOTA KUPANG
TPS Tangguh Liliba jadi Tujuan Kaji Banding Pengelolaan Sampah

KUPANG, PENATIMOR – Mengelola sampah yang diproduksi setiap hari bukan perkara mudah.
Butuh kolaborasi dari semua elemen masyarakat. Di Kelurahan Liliba misalnya, inovasi pengelolaan sampah sudah dilakukan. Karena itu maka Kelurahan Liliba kini menjadi salah satu lokasi kaji banding.
DPRD Kabupaten Sikka dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka yang diwakili Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan kaji banding ke Kota Kupang tepatnya di Kelurahan Liliba. Kaji banding ini dilakukan terkait penanganan masalah sampah.
Salah satu titik yang dikunjungi oleh rombongan DPRD dan DLH Sikka yakni di tempat penampungan sementara (TPS) 1 Tangguh Liliba, Selasa (9/8/2022).
Rombongan kaji banding dari DPRD dan Pemkab Sikka juga didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kota Kupang, Gabriel Wio dan Kepala Sub Koordinator Pengurangan Sampah, El Menoh.
Rombongan DPRD dan Pemkab Sikka disambut hangat oleh Lurah Liliba, Viktor A. Makoni dan koordinator pengelolaan TPS 1 Tangguh Liliba, Herman Laning.
Wakil Ketua DPRD Sikka, Gorgonius Nago Bapa kepada Timor Express di lokasi TPS 1 Tangguh Liliba menjelaskan bahwa kunjungan tersebut dalam rangka kaji banding terkait pengelolaan sampah di Kota Kupang.
“Kami perlu belajar cara penataan sampah di Kota Kupang ini seperti apa sehingga kami bisa jadikan contoh untuk diterapkan di Kabupaten Sikka,” ujarnya.
Menurutnya, penanganan sampah di TPS Tangguh Liliba ini sangat baik dan bermanfaat untuk kesehatan masyarakat. Karena itu maka apa yang dilihat itu akan dijadikan contoh yang baik untuk diterapkan di Kabupaten Sikka.
Sudah banyak hal yang dilakukan dalam penanganan sampah di Kabupaten Sikka, tapi dengan kaji banding ini, maka diperoleh hal-hal baru yang nantinya diterapkan di Kabupaten Sikka.
Kepala DLH Kabupaten Sikka, Silvester Saka pada kesempatan kemarin juga mengatakan bahwa penanganan sampah di TPS Tangguh Liliba ini merupakan suatu inovasi baru.
“Kunjungan ini agar kita saling mengisi sekaligus melihat cara penanganan sampah yang baik di Kota Kupang khususnya di Kelurahan Liliba,” jelasnya.
Dengan melihat dan mengkaji secara langsung penanganan sampah di Kota Kupang, termasuk di Kelurahan Liliba, maka akan menjadi hal baik untuk diterapkan di Kabupaten Sikka. Apalagi, kata Silvester, TPS Tangguh Liliba ini ada juga dipasangan CCTV. Hal itu diakui sangat baik untuk membuat efek jerah kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarang tempat karena dipantau CCTV.
Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, DLHK Kota Kupang, Gabriel Wio mengatakan bahwa pihaknya sangat bangga karena dengan pengelolaan sampah yang baik telah memberikan dampak positif sehingga dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sikka dan DLH Sikka bisa melakukan kaji banding ke Kota Kupang.
“Kita merasa tersanjung bukan berarti kita sudah bagus dalam pengelolaan sampah, tapi ini merupakan suatu loncatan buat kita untuk semakin lebih bagus lagi dalam menangani masalah sampah,” ungkapnya.
Menurutnya, sesama kabupaten/kota di NTT sangat penting untuk berkolaborasi untuk memajukan NTT. Karena itu berbenah itu penting sekali.
Lurah Liliba, Viktor A. Makoni mengatakan bahwa sebagai Lurah Liliba, dirinya sangat bangga karena Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sikka dan Dinas Kebersihan Kabupaten Sikka bisa datang mengunjungi TPS 1 Tangguh Liliba untuk melakukan kaji banding.
“Kami di Kelurahan Liliba terus berusaha meningkatkan pelayanan yang sudah baik ini akan menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.
Penanganan sampah di Kelurahan Liliba tersebut atas kerja sama dan dukungan yang baik juga dengan DLHK Kota Kupang. (wil)






