SOSBUD
Atap Gereja GMIT Naioni Rusak Diterjang Hujan Badai

KUPANG, PENATIMOR – Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kota Kupang dan sekitarnya pada Jumat (19/11/2021) siang, menjadi berkah sekaligus bencana.
Menjadi berkah karena hampir seminggu terakhir cuaca panas di Kota Kupang cukup menyengat dan meresahkan warga masyarakat.
Sementara di sisi lain menjadi bencana bagi warga yang mendiami wilayah Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang.
Di wilayah ini terjadi hujan lebat disertai angin kencang, sehingga mengakibatkan atap gedung gereja dan rumah warga rusak tertiup angin.
Tidak sedikit pepohonan berukuran sedang yang tumbang menutup akses jalan umum lantaran dihantam badai yang berlangsung hanya sekira 15 menit itu.
Cuaca ekstrem mengakibatkan atap gedung gereja GMIT Pukan Aknino Naioni rusak berat.
Atap gedung gereja yang diterbangkan angin membuat air hujan dengan leluasa masuk, merusak plafon dan menggenangi bagian dalam gedung. Tidak sedikit perabot gereja yang rusak karena terkena air hujan.
Rony dari Ormas Laskar Timor Indonesia (LTI) mengaku pihaknya telah mendatangi dan memantau kondisi gedung gereja yang rusak, dan bersama-sama pengurus gereja dan jemaat mengevakuasi bagian-bagian atap gereja yang diterbangkan angin.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pemerintah Kelurahan Naioni, maupun pihak gereja yang menjadi korban. (wil)
Simak videonya:






