Connect with us

LIFESTYLE & KESEHATAN

Ngefutsal di GOR Oepoi, Dapat Sehat, Dapat Saudara

Published

on

Pemain legendaris Mathias Bisinglasi dan Piter Fomeni berpose bersama tim Kejari Kabupaten Kupang di GOR Flobamora Oepoi, Kupang, Sabtu (30/10/2021) pagi.

KUPANG, PENATIMOR – Hari masih pagi. Jam di ponsel menunjukkan pukul 08.00. Di venue futsal GOR Flobamora Oepoi sudah berkumpul 20an pria.

Mulai dari remaja hingga dewasa, bahkan ada yang sudah lansia namun masih energik.

Beberapa dari mereka ternyata punya nama besar di kanca persepakbolaan daerah ini.

Ada pesepak bola legendaris Mathias Bisinglasi dan juga Piter Fomeni yang di zamannya pernah memperkuat PS Kota Kupang (PSKK) Kupang di El Tari Memorial Cup (ETMC) dan sejumlah klub sepak bola di Jawa-Bali.

Tidak ketinggalan bung Ridwan Angsar yang pernah memperkuat PSKK di ETMC di era tahun 1990an.

Kehadiran bintang-bintang sepak bola NTT ini sesungguhnya untuk memotivasi kaum muda untuk lebih menekuni sepak bola secara baik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Tanpa menunggu lama, mereka langsung membentuk dua tim. Sementara yang lain antre menunggu giliran di luar lapangan. Tidak hanya menonton, namun juga menyemangati yang tengah berlaga.

Gol demi gol tercipta lewat tendangan dan sundulan ke gawang. Mereka pun larut dalam kegembiraan.

Tidak peduli kalah atau menang, karena memang tidak ada hadiah yang diperebutkan di momen tersebut. Hanya semata-mata untuk menjaga kesehatan dan menjalin persaudaraan.

Permaian futsal ini memang sudah menjadi agenda rutin setiap Sabtu pagi.

Sarana olahraga yang dikelola Dispora NTT ini memang dibuka untuk umum.

Itu sebabnya, tak sedikit pelajar dan mahasiswa, serta karyawan instansi pemerintah dan swasta yang tidak mau melewatkan kesempatan ini begitu saja.

Bermain futsal memang sudah menjadi gaya hidup bagi mereka. Selain menyehatkan tubuh, olahraga beregu ini juga sekadar untuk melepas kepenatan setelah selama sepekan diperhadapkan dengan seabrek rutinitas yang padat.

Piter Fomeni mengatakan, setiap Sabtu pagi, dengan dibantu dua putranya, dia selalu lebih awal datang ke GOR untuk menyiapkan lapangan.

“Setiap Sabtu pagi saya datang lebih awal untuk siap lapangan, ikat jaring dan lainnya. Kalau sudah siap duduk sambil SMS kumpul-kumpul orang untuk ingatkan waktu main bola,” kata Piter.

“Terkadang hanya main sebentar dan lebih senang melihat teman-teman bermain. Ada yang belum main diajak cerita sambil tertawa bahagia. Sambil atur-atur biar semua merasakan bermain. Lebih senang memberi umpan untuk teman mencetak gol ketimbang mencetak gol sendiri. Aneh memang tetapi di situlah beta (Saya, Red) merasa bahagia,” lanjut dia.

Setelah bermain, Piter juga mengajak cerita yang baru datang biar bisa kenalan dan menjadi dekat seperti saudara.

“Main bola adalah hobi beta, bisa dapat keringat atau sehat, teman, saudara dan pastinya happy,” imbuh pria berkepala plontos itu.

Sementara itu, Ridwan Angsar yang kini menjabat Kajari Kabupaten Kupang, mengatakan, bermain futsal setiap Sabtu pagi di GOR Flobamora sudah menjadi agenda rutin bersama jajarannya.

“Staf yang laki-laki, baik itu jaksa, tata usaha dan honorer, saya ajak semua untuk bermain futsal di sini, dan ternyata semuanya hobi juga,” kata Ridwan yang juga mantan Kajari Kabupaten Lembata.

Ridwan yang juga calon Wakil Ketua Asprov PSSI NTT itu, mengaku, dengan bermain futsal sekaligus dapat memupuk kebersamaan agar semakin solid dalam pelaksanaan tugas-tugas yang diemban bersama. (wil)

Advertisement


Loading...
error: Content is protected !!