Connect with us

UTAMA

Sosialisasi Satgas Nusantara ke Parpol, Wakapolda NTT Sambangi Kantor PPP

Published

on

Wakapolda NTT Brigjen Pol Johni Asadoma saat berkunjung di kantor PPP Provinsi NTT.

Kupang, penatimor.com – Wakapolda NTT Brigjen Pol. Johni Asadoma melanjutkan sosialisasi Satgas Nusantara ke partai politik di NTT.

Kunjungan kali ini ke kantor DPD Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi NTT, Jalan GOR Flobamora Oepoi Nomor 5A, Kota Kupang, Kamis (18/7/2020) siang.

Dalam kunjungan, ini Wakapolda didampingi oleh Kabid Humas Kombes Pol Johanes Bangun, Direktur Binmas Kombes Pol Tuafiq Tri Atmojo, Direktur Lantas Kombes Iroth Laurens Reki, serta anggota Satgas Nusantara.

Rombongan Wakapolda disambut oleh Ketua DPW PPP Provinsi NTT Djainudin Lonek, Ketua DPC PPP Kota Kupang Alias Bebe, anggota DPRD Provinsi NTT Dominikis Damang serta segenap insan PPP.

Wakapolda dalam sambutannya, mengatakan kunjungan ini untuk membangun silaturahmi dengan jajaran partai politik tingkat Provinsi NTT yang ada di Kota Kupang.

“Tujuan kunjungan ini juga sekaligus dari Polri telah membentuk suatu satgas yakni Satgas Nusantara, dimana pada tingkat pusat, Polda dan Polres, yakni untuk menciptakan situasi yang kondusif dan menetralisir, perang media dalam pilkada yang akan dilaksanakan di NTT,” kata Jhoni Asadoma.

Sebab, dalam pilkada nanti ada berbagai potensi pemberitaan yang ada di media sosial, karena diketahui bahwa sejak teknologi ini berkembang, banyak terjadi konflik yang diawali dari media sosial dengan disebarkan berita-berita hoax.

“Dibentuknya Satgas Nusantara bertujuan menelesirkan berita-berita yang bisa mengaduh domba antara para calon pendukung agar tidak terjadi konflik,” kata Wakapolda.

Harapannya, kedepan dapat menghimpun atau mengundang para pimpinan partai maupun calon kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk membuat deklarasi yang menolak terjadi perpecahan selama berlangsungnya kegiatan pilkada, sehingga pilkada dapat berjalan dengan baik.

Kepada pengurus parpol PPP dari pusat sampai ke tingkat bawah, agar semua pendukung partai paham akan maksud Satgas Nusantara serta sama-sama bekerja untuk menciptakan situasi kondisi yang kondusif.

Polri juga meminta dukungan dari masyarakat dalam pelaksanaan pesta demokrasi/pilkada sehingga selama berjalan perhelatan pilkada ini dapat berjalan dengan situasi aman dan kondusif.

“Telah dinyatakan oleh Undang-undang dan telah ada penegasan dari Kapolri untuk anggota Polri tidak boleh terlibat di dalam berpolitik praktis karena Polri harus netral,” tegas Jhoni Asadoma.

Terkait dengan penerbitan SKCK untuk calon, juga harus meminta rekomendasi dari daerah pemilihan dan dalam pengurusan di Polda NTT.

Sementara, Ketua DPW PPP, Djainudin Lonek, mengucapkan terima kasih atas silaturahmi Wakapolda NTT dan jajaran Polda NTT.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan kunjungan tersebut untuk memberikan edukasi dan sosialisasi Satgas Nusantara sebagai salah satu upaya Polri untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif dalam rangka menghadapi Pemilukada 2020 yang dilaksanakan di 9 kabupaten di Provinsi NTT.

“Karena konsentrasi tugas Satgas Nusantara yang dibentuk dan disosialisakan adalah kejahatan dan permasalahan di media sosial, khususnya adalah permasalahan dan berita hoax di Pilkada serentak nantinya,” tandas Djainudin Lonek. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KOTA KUPANG

Sambut HBA Ke-64, Kejati NTT Gelar Aksi Peduli Lingkungan

Published

on

Rute aksi sosial Kejati Nusa Tenggara Timur di arena Car Free Day Kupang pada Sabtu (20/7/2024) pagi.
Continue Reading

HUKRIM

Kejati NTT Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Proyek Rehabilitasi 14 SD di Alor, Termasuk Abe Senda

Published

on

Tersangka Agustinus Yacob Pisdon dan Eko Wahyudi hendak dibawa ke Rutan Kelas II B Kupang pada Jumat (19/7/2024) sore.
Continue Reading

HUKRIM

Zulkarnaen dan Rizky Kase Kembali jadi Tersangka Korupsi Beras Premium Bulog Waingapu, Kasus CBP Tambah 2 Tersangka

Published

on

Lerry Peresly Messakh dan Muhammad Farhan Efendi langsung hendak ditahan di Rutan Kelas II-B Kupang, Kamis (18/7/2024) malam.
Continue Reading