Connect with us

HUKRIM

Korupsi Proyek Irigasi di TTU, Polda NTT Tahan Tiga Tersangka

Published

on

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Johanis Bangun bersama Direktur Reskrimsus Kombes Pol Yudi Sinlaeloe saat memberikan keterangan pers soal penanganan kasus korupsi proyek jaringan irigasi di Kabupaten TTU, Senin (29/6/2020).

Kupang, penatimor.com – Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTT menetapkan tiga orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pada paket pekerjaan peningkatan jaringan irigasi di Manesatbatan, Dinas PUPR Kabupaten TTU Tahun Anggaran 2017.

Sesuai surat perjanjian kontrak, paket pekerjaan ini bernilai Rp 1.256.149.000, dengan waktu pekerjaan selama 150 hari kalender kerja.

Tetapi dalam pelaksanaannya, pembangunan pekerjaan peningkatan jaringan irigasi ini tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak kerja.

Sehingga diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 1.107.180.042.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Johanis Bangun yang didampingi Dirkrimsus Polda NTT, Kombes Pol Yudi Sinlaeloe dalam Jumpa pers di Mapolda, Senin (29/6/2020) siang.

Menurut Kombes Johanis, dalam dugaan tindak pidana korupsi ini, penyidik Dit Krimsus Polda NTT telah mengamankan barang bukti tiga box yang berisikan dokumen.

Dimana berupa dokumen perencanaan proses pengadaan, dokumen pelaksanaan kontrak serta dokuman pembayaran terkait terhadap paket pekerjaan ini.

Menurut Kabid Humas, penyidik Krimsus Polda NTT telah melakukan pemeriksaan beberapa saksi dan kemudian mengambil keterangan dari para ahli, dan melakukan gelar perkara.

Sehingga pada (24 /6/2020), penyidik mengamankan dua orang berinisial PWL yang mana sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) dan DMD selaku konsultan pengawas.

Tidak sampai di situ, pada (25/6/2020) penyidik juga mengamankan MMS selaku kontraktor pelaksana.

Untuk ketiga orang ini juga langsung ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan Pasal 2 ayat 1 Pasal 3 dan atau Pasal 11 UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Kinerja Gemilang Kejati NTT Tahun 2024: Pengelolaan Anggaran Efisien, Penegakan Hukum Optimal

Published

on

Kajati Zet Tadung Allo yang didampingi oleh Wakajati NTT N. Rahmat R, S.H., M.H., beserta para pejabat utama menyampaikan capaian kerja dalam jumpa pers di Aula Lopo Sasando Kantor Kejati NTT, Senin (22/7/2024).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT Zet Tadung Allo Naik Pangkat “Bintang Dua” di Hari Bhakti Adhyaksa Ke-64

Published

on

Kajati NTT Zet Tadung Allo, S.H.,M.H.
Continue Reading

HUKRIM

Kejati NTT Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Proyek Rehabilitasi 14 SD di Alor, Termasuk Abe Senda

Published

on

Tersangka Agustinus Yacob Pisdon dan Eko Wahyudi hendak dibawa ke Rutan Kelas II B Kupang pada Jumat (19/7/2024) sore.
Continue Reading