Connect with us

HUKRIM

Gegara Kandang Ayam, Oknum Anggota DPRD Kabupaten Kupang Dipolisikan

Published

on

Aparat Polsek Fatuleu melakukan olah TKP kandang ayam yang dirusaki oknum anggota DPRD Kabupaten Kupang.

Kupang, penatimor.com – Noldi Anderias Sio, anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Partai Hanura dilaporkan ke polisi di Polsek Fatuleu, Polres Kupang, Jumat (22/5/2020).

Penyebabnya, anggota dewan ini diduga merusaki kandang ayam milik warga di RT 02/RW 01 Dusun I, Desa Kuimasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang.

Noldi Anderias Sio dipolisikan oleh Thomas Lungu (44), warga RT 08/RW 04, Dusun II, Desa Kuimasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang.

Aksi pengrusakan ini dilakukan pelaku pada Rabu (20/5/2020) saat korban tidak berada di lokasi kejadian.

Ditemui di Mapolsek Fatuleu, Jumat (22/5/2020) usai membuat laporan polisi, korban mengaku kalau kandang ayam yang baru dibangun untuk tempat usaha rusak dan dipotong pelaku dengan parang.

“Saat kejadian, saya sedang antar istri saya ke bank,” tandas korban.

Korban masih sempat melanjutkan pekerjaan pembuatan kandang ayam itu pada pagi hari.

Siang hari korban mengantar istri ke bank BRI Naibonat. “Karena bank BRI Naibonat antriannya banyak maka saya dan istri ke bank BRI Oesao,” ujarnya.

Setelah urusan di BRI selesai, korban mengantar kembali istrinya ke rumah dan korban kembali ke tempat usaha untuk melanjutkan pembuatan kandang ayam.
Korban kaget karena mendapati kandang ayam sudah rusak dan kayu-kayu dipotong.

“Saya dapat laporan dari anak-anak yang membantu kerja kandang ayam kalau pelaku datang membawa parang dan memotong kandang ayam yang saya bangun,” ujarnya.

Korban sendiri mengaku tidak mengetahui alasan pengrusakan oleh pelaku. “Tanah/lahan adalah milik kami dan bahan-bahan membangun kandang ayam juga saya yang beli,” tambahnya.

Ia mengaku kalau kandang ayam ini dibangun untuk usaha menyambung hidup setelah adanya ancaman gagal panen.

“Kami orang susah malah dibuat susah oleh anggota dewan. Harusnya anggota dewan melindungi dan mendukung usaha kami saat ini,” tandasnya.

Kapolsek Fatuleu, Iptu Marthen Lasiko didampingi Kanit Reskrim Aiptu Basilio Pereira di kantornya, Jumat (22/5/2020) mengaku sudah menerima laporan kasus ini.

“Kita langsung periksa pelapor selaku korban dan juga saksi-saksi,” tandasnya.

Polisi juga sudah ke lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti.
Polisi juga segera memanggil pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Pelaku akan kita jerat dengan pasal 406 ayat (1) KUHP tentang pengrusakan,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, terlapor belum berhasil dikonfirmasi terkait kasus ini. (mel)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Kejati NTT Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Proyek Rehabilitasi 14 SD di Alor, Termasuk Abe Senda

Published

on

Tersangka Agustinus Yacob Pisdon dan Eko Wahyudi hendak dibawa ke Rutan Kelas II B Kupang pada Jumat (19/7/2024) sore.
Continue Reading

HUKRIM

Zulkarnaen dan Rizky Kase Kembali jadi Tersangka Korupsi Beras Premium Bulog Waingapu, Kasus CBP Tambah 2 Tersangka

Published

on

Lerry Peresly Messakh dan Muhammad Farhan Efendi langsung hendak ditahan di Rutan Kelas II-B Kupang, Kamis (18/7/2024) malam.
Continue Reading

HUKRIM

Upah Tak Dibayar, Puluhan Buruh Mogok Kerja dan Segel Kantor PT Adhi Karya di Kupang

Published

on

Puluhan buruh bangunan menggelar aksi mogok kerja di depan kantor proyek PT Adhi Karya Kupang.
Continue Reading